Oknum Dokter Aniaya Balita Karna Diganggu Main Catur, Ini Cara Mengelola Emosi Menurut Islam!

0
558
Oknum Dokter Aniaya Balita Karna Diganggu Main Catur 1

Oknum dokter aniaya balita – Seorang oknum dokter melakukan penganiayaan terhadap balita karena diganggu saat bermain catur di sebuah warung kopi. Pelaku penganiayaan ternyata seorang Wakil Direktur RSU Bahagia Makassar dan juga merupakan pensiunan PNS Dinas Kesehatan Sulsel. Konsultan hukum dari RSU Bahagia tersebut mengatakan bahwa perilaku dari pelaku tidak ada sangkut pautnya dengan rumah sakit.

Hal tersebut dikarenakan kejadiannya terjadi tidak pada jam kerja. Fakhruddin, konsultan hukum RSU Bahagia ini juga mengatakan bahwa pihaknya telah mencoba melakukan mediasi kepada orang tua korban. Namun, orang tua korban tetap meminta proses hukumnya tetap berjalan. Lalu bagaimana pandangan islam mengenai hal ini?

Oknum Dokter Aniaya Balita Karna Diganggu Main Catur 2

Oknum Dokter Aniaya Balita Karna Diganggu Main Catur, Ini Cara Mengelola Emosi Menurut Islam!

Oknum dokter aniaya balita karena diganggu saat main catur. Ini merupakan tindakan yang tentu yang tidak dibenarkan. Terlebih penganiayaan adalah bentuk sikap zalim terhadap sesama. Dalam islam, melakukan tindak kekerasan atau penganiayaan terhadap orang lain sangatlah dilarang. Hal ini tertuang dalam ayat Al Quran.

إِنَّمَا السَّبِيلُ عَلَى الَّذِينَ يَظْلِمُونَ النَّاسَ وَيَبْغُونَ فِي الْأَرْضِ بِغَيْرِ الْحَقِّ ۚ أُولَٰئِكَ لَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ

Sesungguhnya dosa itu atas orang-orang yang berbuat zalim kepada manusia dan melampaui batas di muka bumi tanpa hak. Mereka itu mendapat azab yang pedih.

Ayat ini telah menegaskan bagaimana Allah melarang kaum muslimin untuk berbuat zalim kepada orang lain. Barangsiapa melakukan hal tersebut maka Allah akan berikan azab yang sangat pedih. Ini artinya, melakukan tindakan aniaya terhadap balita juga termasuk dalam sikap zalim terhadap sesama lho sobat CahayaIslam.

Lalu bagaimana sebenarnya cara mengontrol emosi agar tidak berujung pada tindakan kekerasan?

Tidak Melalaikan Ibadah Sholat

Hal yang paling dasar untuk kaum muslimin laksanakan adalah tidak melalaikan ibadah sholat 5 waktu. Bagaimanapun, ibadah wajib adalah benteng bagi diri kita agar terhindar dari kemaksiatan dan kezaliman. Dengan menunaikan ibadah dengan baik, ini akan membantu kita agar dapat lebih taat dan tentu saja membuat diri sendiri bisa lebih mengontrol diri saat akan melakukan hal-hal yang tidak sesuai dengan ajaran islam.

Ingat Bahwa Emosi Hanya Akan Menyebabkan Kerugian

Cara mengontrol emosi adalah dengan menyadari bahwasanya emosi hanya akan menyebabkan kerugian bagi diri sendiri. Sehingga dengan begitu, kita dapat memberikan sugesti untuk diri sendiri agar tidak mudah emosi apalagi melakukan hal-hal yang diluar batas.

الَّذِينَ يُنْفِقُونَ فِي السَّرَّاءِ وَالضَّرَّاءِ وَالْكَاظِمِينَ الْغَيْظَ وَالْعَافِينَ عَنِ النَّاسِ ۗ وَاللَّهُ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ

(yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.

Ambil Air Wudhu

Apabila seseorang sudah dalam keadaan emosi dan tidak terkontrol, maka Allah mengajarkan untuk meredam amarah dengan mengambil air wudhu. Ini bisa membantu untuk kita lebih tenang dan juga dapat meredam amarah agar tidak menjadi kezaliman untuk diri sendiri.

Oknum dokter aniaya balita – Penganiayaan yang disebabkan oleh rasa marah atau emosi adalah hal yang menyimpang dari ajaran islam. Islam sendiri telah mengajarkan kaum muslimin untuk menahan amarah dengan baik. Oleh karena itu sobat CahayaIslam, yuk belajar menahan amarah agar memperoleh kebaikan dari Allah SWT.


Catatan Kaki:

(1) – Surat Asy-Syura Ayat 42

(2) – Surat Al-Imran Ayat 134

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY