Pengajian sarimbit untuk ketahanan keluarga menjadi salah satu upaya yang dikembangkan LDII dalam membangun rumah tangga yang harmonis dan tangguh. Melalui pembinaan rutin bagi pasangan suami istri, organisasi tersebut mendorong terciptanya keluarga yang mampu menghadapi tantangan kehidupan modern dengan berlandaskan nilai-nilai Islam.
Melalui Pengajian Sarimbit untuk Ketahanan Keluarga jadi Prioritas LDII
Ketua DPD LDII Kabupaten Tegal, Wijiyanto, menjelaskan bahwa keluarga merupakan pondasi utama dalam membentuk karakter generasi penerus. Oleh karena itu, pembinaan keluarga sebagai salah satu program prioritas organisasi.
Ia menilai keharmonisan hubungan suami istri akan memberikan dampak positif terhadap pola pendidikan anak, kehidupan sosial, hingga ketahanan masyarakat secara keseluruhan. Menurutnya, tantangan kehidupan saat ini menuntut pasangan suami istri memiliki kemampuan membangun komunikasi yang sehat.
Selain itu, pengajian sarimbit untuk ketahanan keluarga juga memperkenalkan bagaimana menyelesaikan persoalan rumah tangga secara bijaksana. Pembinaan yang dilakukan LDII harapannya bisa menjadi ruang belajar agar pasangan mampu saling memahami, memperkuat hubungan emosional, serta membangun keluarga yang kokoh.
Ketua Penggerak Pembina Generus , Parwoko, juga mengajak seluruh peserta mengikuti setiap sesi dengan serius agar materi bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Ia menilai keharmonisan keluarga tidak hadir dengan sendirinya, melainkan melalui proses belajar, komunikasi, dan komitmen oleh suami maupun istri.


Materi utama disampaikan Kis Triantono yang mengulas pentingnya komunikasi efektif, pembagian peran seimbang, serta penguatan kasih sayang dalam rumah tangga. Ia menekankan bahwa keluarga harmonis lahir dari sikap saling menghargai, membangun kepercayaan, dan menyelesaikan persoalan melalui musyawarah.
Pendekatan tersebut menjadi bagian penting dari pengajian sarimbit untuk ketahanan keluarga yang terus dikembangkan LDII.
Digelar di Berbagai Daerah untuk Membangun Generasi Berkualitas
Program pengajian sarimbit untuk ketahanan keluarga juga dilaksanakan DPD LDII Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Serbaguna LDII Lahat itu diikuti ratusan pasangan suami istri yang merupakan pengurus LDII dari berbagai wilayah.
Seluruh peserta mengenakan pakaian sarimbit sebagai simbol kekompakan, kebersamaan, dan keselarasan dalam membangun kehidupan rumah tangga. Dewan Penasihat DPW LDII Sumatera Selatan, Edi Musi Hartono, menjelaskan bahwa penggunaan busana serasi tidak sekadar menjadi tema acara.
Kegiatan ini juga melambangkan pentingnya kesatuan visi antara suami dan istri dalam menjalani kehidupan berkeluarga. Ia menilai kerukunan rumah tangga merupakan pilar utama dalam membentuk generasi yang religius, mandiri, dan berkarakter luhur.
Sementara itu, Ketua DPD LDII Lahat, Amat Sarjono, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bukan hanya menjadi ajang silaturahmi antaranggota. Menurutnya, pengajian juga menjadi momentum menyelaraskan tujuan hidup pasangan suami istri dalam menjalankan ibadah dan memperkuat keimanan kepada Allah SWT.
Ia berharap para peserta mampu mewujudkan keluarga sakinah, mawaddah, dan warahmah sehingga dapat menjadi teladan di tengah masyarakat. Keharmonisan yang dibangun atas dasar nilai agama diyakini akan melahirkan semangat beramal, memperkuat pendidikan keluarga, serta meningkatkan kualitas kehidupan sosial.
Melalui berbagai program pengajian sarimbit untuk ketahanan keluarga yang berkelanjutan, LDII berharap pasangan suami istri semakin siap menghadapi tantangan zaman. Penguatan komunikasi dan komitmen dalam rumah tangga sebagai fondasi penting untuk menciptakan keluarga yang harmonis sekaligus melahirkan generasi penerus berkualitas.































