LDII Gencarkan Pembinaan 29 Karakter Luhur Perkuat Karakter Generasi Emas

0
56
29 karakter luhur

29 karakter luhur – DPD LDII Kabupaten Sanggau mengambil langkah mempersiapkan generasi masa depan dengan memaksimalkan program pembinaan 29 karakter luhur. Upaya penanaman nilai moral fundamental ini diwujudkan melalui pergelaran festival edukatif Generasi Anak Sholeh atau GAS 2026.

Pembinaan 29 Karakter Luhur di berbagai Daerah

GAS berlangsung di halaman Masjid Darul Akhirah, Sekayam, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat. Suasana penuh keceriaan terlihat jelas saat ratusan anak dari perwakilan Kelompok Belajar Mengaji di bawah naungan LDII se-Kabupaten Sanggau.

Berbagai perlombaan interaktif sengaja disuguhkan bukan sekadar untuk unjuk kemampuan, melainkan sebagai instrumen utama dalam membentuk kepribadian mulia sejak usia dini.

Menjawab Tantangan Disrupsi Digital

Ketua DPD LDII Kabupaten Sanggau, Suyanto, menegaskan bahwa menghadapi era bonus demografi, Indonesia sangat membutuhkan pasokan SDM yang berkarakter kuat. Tak hanya fokus pada unggul dari segi intelektual, namun lebih kompleks lagi. 

Oleh sebab itu, LDII berkomitmen penuh untuk mengintegrasikan pembinaan 29 karakter luhur ke dalam sistem pendidikan nonformal. Tujuannya guna membentuk profil generasi yang memiliki kriteria Tri Sukses, yaitu alim-faqih, berakhlakul karimah, dan mandiri.

Melalui skema kurikulum pembinaan 29 karakter luhur, anak-anak didik ditempa untuk memahami dan mengaplikasikan pilar-pilar penting dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai dasar tersebut meliputi aspek kejujuran, memegang teguh amanah, memiliki etos kerja keras, disiplin, mengutamakan hidup rukun, menjaga kekompakan.

Peserta yang hadir merupakan utusan terbaik dari Pengurus Cabang dan Pengurus Anak Cabang LDII di seluruh Kabupaten Sanggau. Panitia mengemas acara evaluasi ini melalui kompetisi sehat, seperti lomba mewarnai, tahfiz Al-Qur’an, adzan, baca Pegon, dan cerdas cermat. 

29 karakter luhur

Yusuf berharap festival moral ini bisa bertransformasi menjadi agenda rutin tahunan yang berkesinambungan.

Mengisi Libur Sekolah Menjadi Produktif Melalui PPLS dan Munaqosah

Langkah masif pembentukan karakter bangsa ini juga bergerak serentak di wilayah lain. Di Kalimantan Timur, DPD LDII Kabupaten Paser memanfaatkan momentum liburan semester sekolah untuk mengoptimalkan pembinaan 29 karakter luhur.

Kegiatan yang dihelat selama tiga hari ini diikuti oleh sekitar 150 peserta remaja dari berbagai PC dan PAC di Kabupaten Paser. Guna mengefektifkan jalannya kegiatan, panitia membagi lokasi menjadi dua zona strategis. 

Zona Paser Selatan dipusatkan di Komplek Masjid Miftahul Huda Tanah Grogot, sedangkan Zona Batu Sopang ditempatkan di Komplek LDII Sungai Terik. Ketua DPD LDII Kabupaten Paser, Sofwan Setyawan, menerangkan bahwa PPLS dirancang agar para generasi muda tidak hanya berwawasan duniawi.

Kegiatan ini fokus pada kemampuan mengamalkan prinsip keislaman secara utuh. Selama program PPLS, para peserta mendapatkan bimbingan intensif mengenai pemahaman Al-Qur’an dan Al-Hadits. Sebagai indikator kelulusan, panitia menyelenggarakan sesi munaqosah untuk menguji hafalan dan pemahaman materi. 

Tidak sebatas materi di dalam kelas, para santri juga melakukan aktivitas luar ruangan seperti kerja bakti kebersihan lingkungan tempat ibadah hingga olahraga bersama. Aktivitas fisik ini sengaja dipadukan untuk mempraktikkan langsung nilai kekompakan dan gotong royong yang menjadi bagian dari pembinaan 29 karakter luhur.

LDII optimistis mampu melahirkan sumber daya manusia yang religius, tangguh, serta siap menghadapi kompleksitas tantangan zaman.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY