Lubna Dari Cordoba: Wanita Hebat Islam Yang Hidup Di Zaman Umayyah

1
16055
kisah wanita muslimah lubna dari Cordoba sang ahli tulis

Cerita Islami – Assalamu’alaikum sahabat Cahaya Islam yang dirahmati Allah. Membicarakan sejarah Islam memang tidak akan ada habisnya, bukan hanya di Mekkah, Arab atau madinah saja. Ternyata Islam juga sempat mencicipi masa kejayaan di Andalusia Spanyol. Pada masa peradaban tersebut, banyak tokoh muslim baik pria ataupun wanita lahir dan berpengaruh berasal dari sana. Bila kita berkunjung kesana, masih terdapat bukti-bukti kejayaan Islam pad masa tersebut. Salah satu wanita muslimah yang namanya masih menggema hingga saat ini adalah Lubna, pejuang muslimah dari Cordoba yang di muliakan karena bakat serta bukunya.

Wanita Muslim Lubna Dari Cordoba

Lubna merupakan seorang putri asli Spanyol pada abad ke 10, yang tumbuh di lingkungan istana khalifah Abdurrahman III (931 – 961) dari Bani Umayah. Putri Lubna mempunyai peran serta bakat yang sangat banyak, sayangnya semua itu belum jelas kebenarannya.

Hal ini terjadi karena sedikitnya literatur yang ditemukan. Akan tetapi banyak sumber yang menyatakan bahwa Lubna merupakan seorang penyair, juru tulis, penerjemah, sekretaris pribadi dan ahli matematika. Bahkan Lubna juga di sebut sebagai wanita muslimah yang penuh dedikasi terhadap buku perpustakaan dimasa tersebut.

Sumber lain juga menyebutkan bahwa dedikasi Lubna akan perpustakaan sangat besar, dia bertanggung jawab untuk memperoleh buku guna melengkapi perpustakaan. Akhirnya wanita muslimah ini melakukan perjalanan ke Kairo, Damaskus hingga Baghdad untuk tanggung jawabnya tersebut. perjuangan menjadi pustakawan kekhalifahan ini membuatnya berhasil mengkoleksi lebih dari 500 ribu buku. Selama berabad-abad, perpustakaan pimpinan Lubna menjadi perpustakaan terbesar di Eropa.

Pustakawan Wanita Muslimah yang Patut Kita Contoh

Selain kesuksesan sebagai seorang pustakawan, perannya sebagai juru tulis juga sangat patut kita contoh. Pada masa itu juru tulis memiliki tanggung jawab melampaui tugas standar juru tulis saat ini, kisah Lubna dari Cordoba, dia menulis dan menterjemahkan dan menyalin banyak teks termasuk Euclid dan Archimedes.

Memahami teks dan menterjemahkan sendiri tentu bukan perkara mudah bukan? seperti yang kita ketahui sebelumnya, sosok inspiratif ini juga menjadi seorang ahli matematika. Bahkan dia menjadi seorang matematikawan besar pada masanya. Dia sering berjalan, sepanjang jalan Cordoba untuk mengajarkan persamaan matematika kepada anak-anak.

Anak-anak ini lalu mengikutinya hingga dinding pembatas istana Cordoba sambil membaca tabel perkalian yang diajarkan Lubna. Seorang penulis dan sejarawan Andalusia Ibnu Bashkuwal mengatakan bahwa Lubna menjadi seorang wanita muslimah yang ahli dalam banyak bidang, hingga memujinya “Saat itu tak ada seorang pun yang lebih mulia selain dirinya” (Ibnu Bashkuwal kitab al Silla vol. 2:324).

Sosoknya mungkin menjadi tokoh perempuan yang berpengaruh namun terlupakan dalam sejarah peradaban Islam di Cordoba. Namun bukan berarti namanya tidak berbekas sama sekali. Banyak argumen yang belum pasti tentang sosok ini, bahkan nama panjangnya pun menjadi misteri.

Inspirasi Sosok Lubna Dari Cordoba

Berhasil munculnya sosok wanita muslimah bernama Lubna tersebut dapat menjadi sebuah inspirasi untuk wanita lainnya. Banyak hal yang dapat kita ambil hikmah dari kisah sosok inspiratif ini. Kisah sebuah perjuangan gigih tanpa mengenal lelah, perpustakaan juga menjadi jendela dunia dan harus senantiasa di baca agar ilmu selalu bertambah. Menjadi seorang wanita pun harus tetap cerdas, tidak hanya mengandalkan wajah serta penampilan semata. Menebar kebaikan juga harus terlaksana dengan baik tanpa pamrih serta ikhlas.

Demikianlah yang dapat saya sampaikan dari kisah wanita inspiratif dari Cordoba. Sosoknya memang terlupakan, namun keharuman namanya tetap tercium hingga saat ini. Para sahabat Cahaya Islam terlebih lagi wanita muslimah, jadikanlah Lubna menjadi sosok inspiratif dan panutan yang patut bisa kita contoh.

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY