Kebakaran di lapas 44 napi meninggal dunia – Beberapa hari yang lalu terjadi sebuah kebakaran. Insiden tersebut terjadi di lapas kelas 1 Tangerang yang menewaskan 44 narapidana termasuk narapidana muslim.
Masih belum diketahui secara pasti penyebab dari kebakaran tersebut, namun kejadian ini diduga karena masalah arus pendek listrik. Akibat kejadian tersebut masih banyak korban meninggal yang belum dapat diidentifikasi identitasnya.
Sobat Cahaya Islam, kejadian terbakarnya lapas kelas 1 Tangerang ini telah menyita perhatian berbagai media. Dan seharusnya menjadi bahan renungan bagi umat terutama seorang muslim.
Hal ini dikarenakan seorang narapidana adalah orang yang telah melakukan kejahatan. Dan meninggal dengan keadaan yang menyedihkan yaitu terbakar didalam penjara. Naudzubillah.
Mengapa Kebakaran Dilapas Kelas 1 Tangerang Ini Harus Menjadi Bahan Renungan Umat Terutama Seorang Muslim?
Sobat Cahaya Islam, merenungi dan mengambil pelajaran atau ibrah terhadap suatu kejadian yang terjadi disekitar kita adalah baik. Apalagi kejadian tersebut adalah berkaitan tentang kematian seperti kebakaran di lapas kelas 1 Tangerang yang menewaskan banyak korban.
Kematian adalah hal yang dekat. Sebab siapapun didunia ini tidak akan pernah ada yang tahu kapan dan bagaimana seseorang akan meninggal. Hanya dengan mengingat sebuah kematian maka akan menambahkan keimanan kepada Allah S.W.T.
Kebakaran yang terjadi di lapas kelas 1 Tangerang ini ambil sebagai bahan pelajaran bahwa agar selalu hidup dengan nilai-nilai agama dan moralitas yang tinggi. Supaya jangan sampai menjadi manusia yang berurusan dengan hukum. Karena kembali lagi sebagai manusia biasa tidak akan pernah tahu bagaimana nafas ini akan berakhir.
Sobat Cahaya Islam, kebakaran dilapas kelas 1 Tangerang ini sangat memukul keluarga korban. Hal itu disebabkan karena banyak korban yang masih belum dikenali identitasnya karena kondisi yang hancur.
3 Jenis Mati Syahid


Namun perlu diketahui di dalam kajian islam meninggal dalam keadaan kecelakaan atau kebakaran disebutkan adalah syahid. Meninggal dengan syahid ini ada 3 macam jenisnya. Yaitu yang pertama mati syahid didunia, namun tidak terhitung diakhirat.
Ini adalah golongan orang-orang yang ikut dalam berperang dengan niat agar mendapat pujian. Kedua yaitu syahid bukan di dunia, tapi mendapatkan akhirat yiatu adalah orang-orang yang meninggal karena kebakaran, karena sebuah wabah atau penyakit, karena melahirkan, tenggelam dan kecelakaan.
Dan terakhir yaitu syahid mendapatkan dunia dan akhirat yaitu orang-orang yang ikut dalam berperang dijalan Allah dengan niat membela agama Allah lillahi ta’ala.
Rosulullah S.A.W bersabda : “mati syahid selain terbunuh dijalan Allah ada tujuh. Yaitu : orang yang meninggal karena penyakit tha’un (wabah) adalahj syahid, orang yang mati tenggelam adalah syahid, orang yang meninggal karena sakit radang selaoput dada adalah syahid, orang yang meninggal karena sakit perut adalah syahid, orang yang terbakar adalah syahid dan orang yang meninggal terkena reruntuhan adalah syahid, serta seorang wanita yang meninggal dalam keadaan hamil adalah syahid”(HR. Abu Daud no. 3111)
Hikmah di Balik Musibah Kebakaran di Lapas
Dengan kejadian ini dapat menjadi pembelajaran bahwa dibalik suatu kejadian yang menyedihkan pastilah akan ada hikmah dibaliknya. Selalu berserah diri kepada Allah taati aturan kehidupan yang berlaku dan tidak pernah berurusan dengan hukum apalagi hukum akhirat yang mana akan jauh lebih pedih siksanya daripada didunia. Na’udzubillah
Karena dijaman sekarang banyak manusia yang menyepelekan urusan akhirat. Oleh karena itu tetap iman dan islam sebagai benteng pertahanan supaya tidak terjerumus didalam sebuah perbuatan yang keji dan jahat.
Sobat cahaya islam, demikian ulasan kebakaran di lapas 1 tangerang semoga menjadi pengingat kepada Allah S.W.T dan semakin menambahkan keimanan dalam diri.






























