Film Street Kings – Cukup banyak film dengan cerita seru dan tidak membosankan penontonnya. Salah satunya ada film Street Kings yang cukup menarik.
Bagaimana tidak, meskipun Street Kings adalah film yang rilis cukup lama, masih banyak orang menonton kembali tayangan tersebut. Bahkan Street Kings menjadi film yang kerap kali diputar di televisi.
Sinopsis Film Street Kings
Sebagai informasi, film Street Kings adalah tayangan genre aksi criminal garapan David Ayer.
Film satu ini mendapat rating sebesar 6.8 dari 10 bintang dalam penilaian IMDB. Cerita Street Kings berawal dari seorang kepolisian Los Angeles bernama Tom Ludlow.
Ia mengalami kesulitan hidup sesudah kematian sang istri yang membuatnya kerap melanggar aturan. Tetapi, atasan Tom yakni Jack Wander kerap memberikan perlindungan kepadanya secara tidak langsung.
Sebab dalam kesatuan tempat Tom dan Jack bekerja, terdapat aturan tak tertulis yang menyebut bahwa sesama polisi harus melindungi satu sama lain. Sampai suatu ketika Tom terlibat perselisihan dengan petugas bernama Terrence Washington.
Sampai akhirnya Washington tewas karena terlibat adu tembak dengan Tom. Namun ada kecurigaan bahwa Tom sengaja membunuh Washington sebagai rekan sesama polisinya.
Tetapi Tom membantah dan bertekad untuk mencari tahu dalang di balik pembunuhan polisi bernama Washington.
Pembunuhan dalam Agama Islam
Sobat Cahaya Islam, apa yang berada dalam cerita film Street Kings jelas merupakan perbuatan tercela. Bahkan agama islam dengan tegas menentang aksi pembunuhan tanpa alasan yang jelas.
Sebab agama islam adalah agama yang menjunjung tinggi perdamaian dan persaudaraan satu sama lain. Karena itu, manusia sangat dilarang terlibat pembunuhan apalagi kepada sesama saudara muslim.
Dalam Al Quran dan hadist, sangat jelas tertulis larangan agar tidak saling membunuh satu sama lain. Agama islam senantiasa mengajarkan kedamaian dan saling menjaga antar saudara.
Oleh sebab itu, umat islam jangan sampai terlibat aksi pembunuhan karena alasan apapun.
Pandangan Islam Terhadap Aksi Pembunuhan
Sobat Cahaya Islam, berikut ada beberapa pandangan islam terhadap aksi pembunuhan yang sering terjadi:
1. Pembunuhan adalah Dosa yang Besar
Di dalam hukum islam, pembunuhan merupakan satu di antara sejumlah dosa besar. Bahkan dalam Al Quran, Allah SWT berfirman yang dengan tegas melarang pembunuhan terjadi.
Ini tertuang dalam:
مِنْ أَجْلِ ذَٰلِكَ كَتَبْنَا عَلَىٰ بَنِىٓ إِسْرَٰٓءِيلَ أَنَّهُۥ مَن قَتَلَ نَفْسًۢا بِغَيْرِ نَفْسٍ أَوْ فَسَادٍ فِى ٱلْأَرْضِ فَكَأَنَّمَا قَتَلَ ٱلنَّاسَ جَمِيعًا وَمَنْ أَحْيَاهَا فَكَأَنَّمَآ أَحْيَا ٱلنَّاسَ جَمِيعًا ۚ وَلَقَدْ جَآءَتْهُمْ رُسُلُنَا بِٱلْبَيِّنَٰتِ ثُمَّ إِنَّ كَثِيرًا مِّنْهُم بَعْدَ ذَٰلِكَ فِى ٱلْأَرْضِ لَمُسْرِفُونَ
Artinya: “Oleh karena itu Kami tetapkan (suatu hukum) bagi Bani Israil, bahwa: barang siapa yang membunuh seorang manusia, bukan karena orang itu (membunuh) orang lain, atau bukan karena membuat kerusakan di muka bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya. Dan barang siapa yang memelihara kehidupan seorang manusia, maka seolah-olah dia telah memelihara kehidupan manusia semuanya. Sesungguhnya telah datang kepada mereka rasul-rasul Kami dengan (membawa) keterangan-keterangan yang jelas, kemudian banyak diantara mereka sesudah itu sungguh-sungguh melampaui batas dalam berbuat kerusakan di muka bumi.” (QS. Al-Maidah: 32).
2. Pelaku Pembunuhan Kekal di Neraka Jahanam
Jika pelaku pembunuhan melakukan aksinya secara sengaja, Allah sudah mengancamnya dengan neraka jahanam yang azabnya begitu kekal. Ini tertuang dalam QS An Nisa ayat 93 yang berbunyi:
وَمَن يَقْتُلْ مُؤْمِنًا مُّتَعَمِّدًا فَجَزَآؤُهُۥ جَهَنَّمُ خَٰلِدًا فِيهَا وَغَضِبَ ٱللَّهُ عَلَيْهِ وَلَعَنَهُۥ وَأَعَدَّ لَهُۥ عَذَابًا عَظِيمًا
Artinya: “Barang siapa yang membunuh seorang mukmin dengan sengaja maka balasannya ialah Jahannam, kekal ia di dalamnya dan Allah murka kepadanya, dan mengutuknya serta menyediakan azab yang besar baginya.” (QS. An-Nisa: 93).
3. Mendapat Balasan dari Walinya
Pelaku pembunuhan berhak mendapat balasan setimpal dari wali korban yang sudah dibunuh. Ini tertuang dalam QS Al Isra’ ayat 33 yang berbunyi:
وَلَا تَقْتُلُوا النَّفْسَ الَّتِيْ حَرَّمَ اللّٰهُ اِلَّا بِالْحَقِّۗ وَمَنْ قُتِلَ مَظْلُوْمًا فَقَدْ جَعَلْنَا لِوَلِيِّهٖ سُلْطٰنًا فَلَا يُسْرِفْ فِّى الْقَتْلِۗ اِنَّهٗ كَانَ مَنْصُوْرًا
33. Dan janganlah kamu membunuh orang yang diharamkan Allah (membunuhnya), kecuali dengan suatu (alasan) yang benar. Dan barang siapa dibunuh secara zalim, maka sungguh, Kami telah memberi kekuasaan kepada walinya, tetapi janganlah walinya itu melampaui batas dalam pembunuhan. Sesungguhnya dia adalah orang yang mendapat pertolongan.
Sobat Cahaya Islam, itulah beberapa pandangan tentang pembunuhan dalam agama islam. Oleh sebab itu, umat islam jangan sampai meniru aksi yang terjadi dalam film Street Kings dan terus menciptakan kedamaian di dunia.






























