Video Viral Prank Ojol Beredar, Ternyata Begini Hukumnya dalam Islam

0
1009
Video viral prank ojol

Video viral prank ojol – Di sosial media cukup banyak tren yang penggunanya ikuti. Salah satunya ada tren prank yang membuat orang-orang merasa terhibur. Terbukti, video viral prank ojol menjadi perbincangan hangat di kalangan warganet.

Prank sendiri menjadi tren karena banyak yang menganggap di dalamnya berisi lelucon. Padahal nyatanya tidak semua prank yang ada di sosial media menghibur. Pasalnya tak jarang konten prank menuai kecaman warganet.

Heboh Video Viral Prank Ojol di Sosial Media

Video viral prank ojol menjadi perhatian usai tersebar di sosial media. Dalam video tersebut, kabarnya ada peran seorang wanita bernama Erika. Kabarnya Erika tersebut yang melakukan prank terhadap salah satu driver ojol.

Bagaimana tidak, dalam video tersebut, Erika membuat skenario yang mengakibatkan sang driver bingung. Dalam video, ia meminta driver masuk ke rumah dan melakukan bermacam tugas, seperti mengangkat galon, atau membuka sesuatu.

Ketika videonya tersebar dan menjadi viral, netizen menanggapinya dengan berbagai reaksi. Ada netizen yang menganggap isi dalam video lucu. Namun tak sedikit yang justru mengecam tindakan Erika.

Bukan tanpa alasan, dalam video pun terlihat jelas sang driver kebingungan. Ini wajar mengingat mereka semua umumnya hanya mendapat tugas mengantar penumpang/barang.

Prank di Sekitar Kita

Sobat Cahaya Islam, meskipun miris, namun video viral prank ojol menjadi salah satu konten yang disukai netizen. Prank sendiri adalah tindakan mengelabui orang lain demi lelucon, hiburan, ataupun konten.

Dalam setiap konten atau video prank, memang sering kali terlihat menyenangkan dan ringan. Kendati demikian, prank juga bisa menimbulkan kerugian fisik maupun emosional untuk korban. Tak mengherankan jika masyarakat sering mengecam tindakan tersebut.

Perlu Sobat pahami, prank sendiri bukan hal baru di dunia ini. Pasalnya sejak zaman Rasulullah SAW, ada salah satu sahabat yang terjebak sangat jahil, bernama Nuaiman. Saking jahilnya, Rasulullah SAW pun juga pernah menjadi sasarannya.

Video Viral Prank Ojol di Mata Islam

Menurut pandangan islam, hukum dari lelucon, gurauan, ataupun prank pada dasarnya boleh. Namun lelucon atau prank yang diperbolehkan sifatnya yang dapat diterima bagi sasaran lelucon atau prank.

Artinya jika prank tersebut berlebihan, maka hukumnya haram untuk Sobat lakukan. Beberapa ciri prank atau lelucon sudah berlebihan di antaranya:

1. Membuat Takut dan Kaget

Prank atau lelucon yang berlebihan dan menjadikannya haram untuk Sobat lakukan, apabila sudah membuat orang lain takut ataupun kaget. Nabi Muhammad SAW pun melarang dengan tegas lelucon atau prank yang sampai mengakibatkan orang kaget dan takut.

Ini seperti sabda Nabi Muhammad SAW,

لاَ يَحِلُّ لِمُسْلِمٍ أَنْ يُرَوِّعَ مُسْلِمًا

Tidak halal bagi seorang muslim menakut-nakuti muslim yang lain.” (HR. Abu Daud, no. 5004; Ahmad 5: 362. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa hadits ini hasan).

2. Sasaran Prank Tidak Menerimanya

Prank ataupun lelucon juga menjadi haram apabila sasaran atau objeknya tidak dapat menerimanya. Apalagi jika prank tersebut membuatnya merasa sakit hati, marah, serta tidak ridha.

3. Membuat Orang Celaka

Lelucon dan prank yang jelas terlarang berikutnya apabila sampai mencelakakan orang lain. pasalnya dari candaan yang berbahaya tersebut, bisa saja ada setan yang mengganggu. Dengan begitu, hal yang tidak diinginkan sungguhan terjadi.

Hal ini senada dengan sabda Nabi Muhammad SAW,

لاَ يُشِيْرُ أَحَدُكُمْ إِلَى أَخِيْهِ بِالسِّلاَحِ فَإِنَّهُ لاَ يَدْرِى أَحَدُكُمْ لَعَلَّ الشَّيْطَانَ يَنْزِعُ فِي يَدِهِ فَيَقَعُ فِي حُفْرَةٍ مِنَ النَّارِ

“Janganlah seseorang diantara kalian mengacungkan senjata kepada saudaranya karena sesungguhnya kalian tidak tahu bisa jadi setan merenggut (nyawanya) melalui tangannya sehingga mengakibatkannya masuk ke lubang api neraka.” (HR. Bukhari, no. 7072; Muslim, no. 2617)

Sobat Cahaya Islam, ternyata islam sangat berhati-hati dalam mengatur hambanya ketika membuat prank atau bercanda sekalipun. Hendaknya Sobat lebih bijak dalam menyikapi video viral prank ojol, agar tidak ada pihak yang dirugikan. 

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY