Yuk Semangat, Belajar Dari Rasa Sakit Dinda Kirana

0
107
Dinda kirana

Dinda Kirana – Beberapa hari yang lalu, aktris cantik Dinda Kirana kembali mencuat di jagat publik karena penyakitnya. Sebagian medis melansir bahwa Dinda mengidap penyakit kista yang biasa menjadi bawaan bagi perempuan. Tentu, hal ini cukup membuat umat syok sebab selain energik dan aktif Dinda juga termasuk seseorang yang cakap dalam menjaga kesehatan.

Sobat Cahaya Islam, menderita penyakit yang cukup membawa resiko bukanlah takdir yang mudah diterima termasuk oleh Dinda Kirana. Namun, sebagai umat muslim alangkah baiknya jika umat mampu menerima dengan ikhlas penyakit yang telah Allah SWT berikan padanya. Semakin umat ikhlas, Allah SWT akan melihat seberapa besar keimanan umat tersebut.

Bagaimana Tanggapan Umat terhadap Penyakit Dinda Kirana?

Dinda kirana

Sebagai umat Islam, tentulah merasa prihatin sebab ada umat yang menderita sakit dan sedang berjuang dengan pengobatannya. Berbagai keprihatinan tersebut terwujud dalam beberapa hal diantaranya adalah :

1. Memberikan Motivasi

Umat yang sakit tentu akan merasa bahagia bila orang – orang di sekitarnya berkumpul bersama memberikan motivasi padanya. Hal inilah yang akan menjadikan sakitnya umat tidak terasa lagi bahkan seakan – akan telah hilang. Selain itu, motivasi juga menjadikan si umat yang sakit untuk tetap berjuang akan kesembuhannya. Pun, memberikan motivasi juga dapat menjadikan umat mendapat ridho Allah Ta’ala.

2. Ikut Menjaga Kesehatannya

Selain memberinya motivasi, sangat penting bagi umat yang sakit untuk diperhatikan kesehatannya. Tentu, perhatian tersebut bida didapat dari keluarga maupun teman – teman sekitar. Misalnya, antar teman dapat saling mencari tahu makanan dan minuman apa yang dapat dikonsumsi. Pun juga dapat mencari beberapa tempat sebagai self-healing.

3. Memberikan Bantuan Moril dan Materill

Selain kedua hal diatas, Sobat Cahaya Islam juga dapat menunjukkan keprihatinan melalui pemberian bantuan baik secara moril maupun materiil. Pemberian bantuan akan sangat berguna bagi unat yang sedang sakit agar pikirannya tak terganggu dengan biaya pengobatan.

Mengapa Rasa Sakit Harus Disyukuri?

Dinda kirana

Tak semua umat Islam dapat menahan rasa sakit yang dialami, sebab fitrah seorang manusia yakni dapat melakukan aktivitas secara nyaman dan tentram jika sedang sehat secara fisik maupun mental.

Hanya saja, rasa sakit manusia adalah wujud dari kelemahannya itu sendiri. Idealnya, ketika seseorang sedang sakit mereka dapat lebih merasakan kehadiran sang Pencipta. Namun, hal ini tenyata tak mudah untuk diterapkan. Alih – alih dekat dengan sang Pencipta, umat malah menjauh dan menghakimi yang telah memberi sakit yakni Allah Ta’ala.

 Ironinya, bahkan ada umat yang sampai mencari alternatif bantuan ke orang pintar alias dukun yang sudah jelas tak sesuai dengan syariat. Umat tentu harus menghindari hal tersebut. Sebab, selain menjadi musyrik umat juga tak dapat mendapatkan ridho Allah SWT. Padahal sakit dapat menjadi salah satu wasilah agar umat dekat dan dikabulkan do’anya.

Hal ini sesuai dengan penyampaian Rasulullah SAW yakni :

Dari Abu Yahya Suhaib bin Sinan Radhiyallahu anhu ia berkata: Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda

: عَجَبًا لِأَمْرِ الْمُؤْمِنِ إِنَّ أَمْرَهُ كُلَّهُ خَيْرٌ، وَلَيْسَ ذَاكَ لِأَحَدٍ إِلاَّ لِلْمُؤْمِنِ  إِنْ أَصَابَتْهُ سَرَّاءُ شَكَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُ، وَإِنْ أَصَابَتْهُ ضَرَّاءُ صَبَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُ

 Sungguh menakjubkan urusan seorang Mukmin. Sungguh semua urusannya adalah baik, dan yang demikian itu tidak dimiliki oleh siapa pun kecuali oleh orang Mukmin, yaitu jika ia mendapatkan kegembiraan ia bersyukur dan itu suatu kebaikan baginya. Dan jika ia mendapat kesusahan, ia bersabar dan itu pun suatu kebaikan baginya. Diriwayatkan oleh Imam Muslim, no. 2999 (64); Ahmad, VI/16; Ad-Darimi, II/318 dan Ibnu Hibban (no. 2885, at-Ta’lîqatul Hisân ‘alâ Shahîh Ibni Hibbân).

Nah Sobat Cahaya Islam, demikianlah ulasan mengenai sakitnya Dinda Kirana serta ibrah yang bisa dipelajari darinya. Semoga perjuangannya mencapai kesembuhan diberkahi oleh Allah Ta’ala.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY