Doa Ziarah Kubur dan Hukumnya Menurut Islam

0
87
doa ziarah kubur

Doa Ziarah Kubur – Doa Ziarah Kubur menjadi pencarian teratas akhir-akhir ini. Tidak heran karena menjelang bulan Ramadhan, umat islam biasanya melakukan ziarah kubur ke makam kerabatnya. Hal tersebut menjadi kebiasaan dari generasi ke generasi.

Ziarah kubur merupakan ibadah yang tidak wajib dilakukan. Sehingga jika tidak di kerjakan maka tidak akan berdosa. Berziarah dalam islam tak lain hanya sebagai sarana untuk meningat kematian.

Namun ziarah kubur juga merupakan amalan sunnah yang islam anjurkan. Terlebih lagi berziarah ke makam orang tua. Saat ziarah kubur kita mengirimkan doa untuk orang yang ada dalam kubur, bukan meminta perotolongan.

Para ulama mengatakan doa dan zikir yang peziarah bacakan dengan niat untuk mengirimkan pahala kepada yang telah meninggal. Namun seringkali banyak pertanyaa, bagaimana hukumnya? hingga saat ini berziarah masih menjadi kebingungan bagi sebagian umat muslim.

Sobat Cahaya Isla, dari pandangan cendekiawan muslim, berziarah kubur masuk ke dalam kategori sunnah Nabi Muhammad SAW. Sehingga bisa mengerjakannya atau tidak. Namun di tengah-tengah pandemi ini, amalan ziarah kubur bisa tergantikan dengan doa berikut ini.

Doa Ziarah Kubur dan Hadist Nabi Muhammad SAW

Tradisi ziarah kubur sering umat muslim kerjakan di Indonesia. Terlebih lagi menjelang bulan ramadhan atau saat idul fitri. Dalam hadist Nabi Muhammad SAW yang di riwayatkan oleh berbagai imam dalam berbagai kitab dengan sanad dan matan yang shahih.

Imam Muslim meriwayatkan dari Buraidah al-Aslami, bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda.

“Aku pernah melarang kalian ziarah kubur, sekarang berziarah kalian karena hal itu mengingatkan akhirat” (Shahih Muslim, II/672, Hadist nomor 977).

Kemudian Nabi Muhammad SAW mengajarkan doa bagi para peziarah kubur.

“Assalamu’alaykum Daara qaumin mu’miniin wa aataakum maa tuu’aduuna ghadan mu-ajjaluunaa wa innaa insya Allahu bikum laahiquun. Allahumagfir li ahli Baqi’il Gharqad”

“Salah sejahtera atas kalian wahai para penghuni kuburan dari kaum mukminin. Apa yang di janjikan Allah kepada kalian niscaya akan kalian dapati esok (pada hari kiamat) dan kami insya Allah akan menyusul kalian. Ya Allah ampunilah penghuni kuburan Baqi’al gharqad” (Shahih Muslim, II/699. Hadist nomor 974).

Hadist tersebut mengajarkan tentang doa bagi peziarah kubur. Hal tersebut sesuai dengan riwayat Nabi Muhammad SAW.

Keutamaan Ziarah Kubur

Ziarah kubur hukumnya di anjurkan dalam agama islam. Dengan berziarah kita bisa mengingat kematian agar menjadi manusia yang lebih baik lagi dalam beramal dan beribadah.

Pada prinsipnya berziarah tidak hanya di lakukan pada momen tertentu. Melainkan bisa di lakukan kapan saja tanpa terikat waktu. Namun waktu terbaik adalah pada hari Jumat.

Nabi Muhammad SAW mengajurkan kita untuk menziarahi kerabat, terutama orang tua. Terutama pada malam dan hari Jumat.

1. Melembutkan Hati

Ziarah kubur bisa mengingatkan kita pada kematian. Dengan itu bisa melembutkan hati, mudah menerima nasihat. Serta memperbaiki diri untuk rajin beribadah.

2. Mengurangi Hasrat Duniawi

Dengan berziarah kita bisa merenungi kematian. Bahwa kematian itu ada, sehingga kita sejenak bisa melupakan urusan duniawi. Bahkan mengurangi hasrat keduniawian yang fana.

3. Mencegah Berbuat Dosa

Seseorang yang melaksanakan ziarah kubur akan terhindar untuk berbuat dosa. Sebab ia mengingat kehidupan di akhirat kelak. Sehingga enggan untuk dirinya untuk mendekati datangnya dosa.

4. Di butuhkan Oleh Orang Tua yang Telah Tiada

Sebagai anak yang soleh kita senantiasa mendoakan kedua orang tua kita. Baik saat mereka masih hidup maupun telah tiada. Namun bagi orang tua yang telah tiada, penting bagi mereka doa dan ziarah dari anaknya.

Mereka menunggu anaknya datang dan mendoakannya. Bahkan Allah SWT mencatat kita sebagai anak yang berbakti kepada orang tua.

Demikianlah keutamaan ziarah kubur. Semoga kita selalu mengingat kematian dan tidak lupa mengirim Doa Ziarah Kubur untuk sanak saudara terutama untuk kedua orang tua kita.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY