3 Keistimewaan Perempuan dalam Pandangan Islam

0
926
Perempuan dalam pandangan Islam

Perempuan dalam pandangan Islam – Sobat Cahaya Islam pasti pernah mendengar tentang keistimewaan perempuan. Perempuan dalam pandangan Islam merupakan makhluk yang mulia. Bagaimana tidak, di kakinya terdapat surga. Jika ia sudah menjadi seorang ibu, maka derajatnya akan terangkat.

Derajat seorang ibu sangatlah tinggi, bahkan Nabi Muhammad SAW mengakui hal tersebut dalam sebuah hadits.

‘Seorang sahabat bertanya kepada Rasulullah: ‘Wahai Rasulullah, kepada siapakah seharusnya aku harus berbakti pertama kali?’. Rasulullah memberikan jawaban dengan ucapan ‘Ibumu’ sampai diulangi tiga kali, baru kemudian yang keempat Nabi mengatakan ‘Ayahmu’.’ (HR. Bukhari no. 5971 dan Muslim no. 2548).

Tergambar dengan jelas bahwa perempuan yang nantinya menjadi seorang ibu, derajatnya sangatlah tinggi, lebih tinggi dari laki-laki atau seorang ayah. Kita sebagai anak harus menghormati dan menyayangi orang tua kita, terutama ibu kita.

Banyak sekali ayat Al-Quran yang menjelaskan tentang menghormati orang tua. Terdapat juga beberapa ayat yang menjelaskan tentang keutamaan seorang perempuan. Jika Al-Quran saja sudah mengakui keistimewaan perempuan, maka pantaskan seorang laki-laki menyakiti perempuan?

Keistimewaan Perempuan Dalam Pandangan Islam

Al-Quran menjelaskan lewat beberapa surahnya tentang keistimewaan perempuan. Hal ini bisa menjadi pandangan kita agar kita lebih menghormati dan menyayangi seorang perempuan.

1.      Perempuan Adalah Makhluk Mulia yang Harus Dijaga

Seperti yang kita semua ketahui jika perempuan adalah makhluk mulia, maka kita harus menjaganya dengan baik. Allah memberikan kekuatan dan ketegasan kepada seorang laki-laki, pastinya dengan maksud dan tujuan, salah satunya untuk melindungi perempuan. Maka, menjaga seorang perempuan adalah kewajiban untuk seorang laki-laki.

Perempuan dalam pandangan Islam

Allah menciptakan perempuan dengan kelembutan dan hati yang penuh dengan perasaan. Mereka bukannya tidak bisa melawan atau tidak bisa berlaku tegas, mereka dengan kelembutannya memang membutuhkan seorang laki-laki. Mereka membutuhkan laki-laki sebagai pendamping dan pelindung mereka.

2.      Perempuan Adalah Karunia Allah

Sobat Cahaya Islam pasti mengetahui cerita tentang Allah yang menciptakan Siti Hawa untuk menemani Nabi Adam AS, kan? Allah menciptakan Siti Hawa agar Nabi Adam tidak kesepian dan bisa mendapatkan ketenangan hidup.

Perempuan dalam pandangan Islam

Sama halnya dengan perempuan di dunia ini. Mereka diciptakan untuk menemani pasangannya (laki-laki) dalam menggapai ketenangan lahir dan batin. Tanpa perempuan, laki-laki tidak dapat memperkaya keturunan, perempuan ada untuk melengkapi hidup seorang laki-laki.

Kasih sayang, perhatian, dan perlakuan yang lembut dapat memberikan ketenangan dan semangat tersendiri untuk seorang laki-laki. Sesuatu yang tidak didapatkan laki-laki dari dirinya sendiri.

وَاللّٰهُ جَعَلَ لَكُمْ مِّنْ اَنْفُسِكُمْ اَزْوَاجًا وَّجَعَلَ لَكُمْ مِّنْ اَزْوَاجِكُمْ بَنِيْنَ وَحَفَدَةً وَّرَزَقَكُمْ مِّنَ الطَّيِّبٰتِۗ اَفَبِالْبَاطِلِ يُؤْمِنُوْنَ وَبِنِعْمَتِ اللّٰهِ هُمْ يَكْفُرُوْنَۙ

Artinya:

‘Dan Allah menjadikan bagimu pasangan (suami atau istri) dari jenis kamu sendiri dan menjadikan anak dan cucu bagimu dari pasanganmu, serta memberimu rezeki dari yang baik. Mengapa mereka beriman kepada yang batil dan mengingkari nikmat Allah?’ (QS. An-Nahl:72)

3.      Perempuan Adalah Pelengkap

Keistimewaan perempuan dalam pandangan Islam yang selanjutnya adalah kedudukan seorang perempuan sama dengan laki-laki, tidak ada yang membedakan. Islam sudah mengajarkan jika perempuan dan laki-laki memiliki peran yang sama. Antara laki-laki dan perempuan adalah pelengkap.

Mereka tidak akan bisa menjalani kehidupan tanpa satu sama lain, mereka memerlukan pasangan untuk menjadi pelengkap hidup mereka. Dalam Al-Quran Allah menjelaskan bahwa ia menciptakan seorang perempuan dengan tujuan untuk menjadi pelengkap hidup laki-laki.

Itulah beberapa keistimewaan perempuan yang dijelaskan dalam Al-Quran. Perempuan mana pun nantinya akan menjadi seorang ibu, maka menyakitinya sama dengan kita menyakiti ibu kita sendiri.

Jika ada yang mengatakan perempuan itu lemah, itu adalah kesalahan besar. Jika laki-laki menyakiti hati perempuan dan membuatnya menangis, maka hal itu akan menjadi penyesalan besar dalam hidupnya. Seharusnya kita menyayangi, mengasihi, dan berprilaku baik kepadanya. Ingat bahwa mereka adalah makhluk yang mulia.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY