Kajian islam tentang Modern Woman: Karakteristik Positif atau Penuh Mudharat?

0
487
Kajian islam tentang Modern Woman Karakteristik Positif atau Penuh Mudharat

Kajian islam tentang modern womankira kira awal bulan lalu tim cahaya islam sudah membikin satu ulasan tentang modern woman dan segi positifnya dari perspektif islam. Kita bakal lanjutin nih beberapa ulasan lebih jauh pada aspek yang banyak menjadi concern para alim ulama tentang trend wanita modern ini.

Kajian islam tentang modern woman: Sisi Gelap menuju kesesatan

Yang menjadi sorotan para alim ulama terkait wanita modern ini sebenarnya bukan soal kesetaraan gender, usaha pengembangan diri, menjadi lebih mandiri dan sejumlah hal serupa. Namun yang menjadi bahan pembicaraan utama adalah soal karakteristik dan perilaku yang muncul dari para wanita modern ini. Secara psikologis dan mental yang memang cukup melelahkan. Banyak kemudian sikap yang melenceng dari ajaran islam.

Rawan Budaya Seks Bebas

Banyak sekali dari wanita yang mengklaim dirinya modern ini kemudian malah melakukan praktik seks bebas. Kehidupan kota besar dan kemudahan akses membuat wanita modern ini mudah tergiur untuk mengumbar aurat demi tampak modis. Hal ini tentu mengundang pergaulan yang lepas pula dan pada akhirnya terjerumus pada pelanggaran haq yang sangat hina, yakni melakukan perzinahan. Padahal Allah jelas jelas melarang hambanya untuk tidak dekat pada perzinahan seperti dalam Surat Al Isra’ ayat 32:

وَلَا تَقْرَبُوا الزِّنَا ۖ إِنَّهُ كَانَ فَاحِشَةً وَسَاءَ سَبِيلًا

Tidak mengindahkan fungsi penciptaan manusia

سُبْحَانَ الَّذِي خَلَقَ الْأَزْوَاجَ كُلَّهَا مِمَّا تُنْبِتُ الْأَرْضُ وَمِنْ أَنْفُسِهِمْ وَمِمَّا لَا يَعْلَمُونَ

Allah telah menciptakan lelaki dan wanita dengan berpasangan. Dalam Quran surat Ya sin ayat 36 sudah ada secara detail. Sikap menyepelekan hal ini (yang juga dikarenakan gaya hidup seks bebas) pula yang tidak baik di mata dan perspektif islam

Merendahkan kodrat lelaki

Seks bebas mengarah kepada menyepelekannya fungsi diciptakannya manusia oleh Allah. Kemudian pula berakhir pada wanita wanita modern yang bertindak merendahkan lelaki. Banyak dari mereka merasa mandiri dan congkak. Hingga pada akhirnya ketika bahkan sudah menikah, mereka tidak lagi tahu cara untuk menghargai suaminya dan ta’at kepada pemimpin rumah tangganya seperti yang seharusnya telah diajarkan dalam Al Quran dan sunnah Rasulullah:

وَعَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عَلَيْهِ وَسلم: «لَو كُنْتُ آمُرُ أَحَدًا أَنْ يَسْجُدَ لِأَحَدٍ لَأَمَرْتُ الْمَرْأَة أَن تسْجد لزَوجهَا» . رَوَاهُ التِّرْمِذِيّ

Rasulullah dalam hadits diatas menyatakan bahwa bila saja beliau harus memerintahkan seseorang untuk bersujud kepada seseorang. Maka ia akan memerintahkan para istri untuk berlutut bersujud kepada suami mereka (wujud keta’atan).

Gaya hidup yang berfoya foya

Karakteristik selanjutnya dari para wanita modern ini adalah gaya hidup yang jauh dari ajaran Allah Rasul. Allah dan Rasul selalu mengajarkan kepada umatnya untuk hidup zuhud dan sederhana. Kehidupan yang ringan tangan untuk bersedekah dan tidak berlebihan tiada lagi indah di mata kebanyakan wanita wanita ini

Kesimpulan: Mengikuti Peradaban dengan tetap berpedoman Al Quran dan Hadits

Jadi gini, dari dua seri artikel kajian islam tentang modern woman kita ini, sebenarnya kita bisa menarik sebuah kesimpulan yang solid. Bahwasanya Allah telah menciptakan lelaki dan permpuan dengan cara berbeda. Dan memiliki hak dan kewajiban berbeda sebagai manusia. Menjadi sosok wanita modern mengikuti peradaban bisa berarti baik selama hal itu berjalan seiring dengan tetap memegang teguh Al Quran dan Hadits sebagai tali penguatnya. Jangan sampai hal itu malah menjauhkan kita dari Allah. Sayang dong Surga Allah kok dituker sama hal remeh kayak gitu kan. Semoga bermanfaat ya!

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY