Doni Salmanan Donasi Semilyar Gara – Gara Gabut?

0
118
Doni Salmanan

Doni Salmanan – Beberapa hari ini, salah satu kanal media favorit seperti Twitter mengenalkan nama seseorang setelah Reza Arap sebutkan dalam tayangan Youtubenya yaitu Doni Salmanan.

Karena namanya banyak disebut oleh sebagian besar netizen Indonesia, maka Ia memberikan klarifikasi. Pernyataan klarifikasinya cukup santai dengan mengatakan bahwa Ia berdonasi lantaran karena gabut saja. Masya Allah.

Sobat Cahaya Islam, perlakukan Doni Salmanan atas kekayaan yang Ia miliki pasti juga pernah umat lakukan. Walaupun bukan dengan nominal yang sama, tapi bagi yang tak berkecukupan, pastilah hal itu sangat berarti. Tentu saja uang nominal semilyar dapat umat gunakan untuk membiayai anak dan istrinya.

Bagaimana Sikap Umat terhadap Perilaku Doni Salmanan tersebut?

Doni Salmanan

Aktivitas manusia berjalan sesuai dengan pemahamannya, tak terkecuali Doni Salmanan. Ketika Ia mendonasikan uang sejumlah 1 Milyar kepada reza Arap, tujuannya yakni hanya untuk mengisi kegabutan. Baginya mungkin saja nominal semacam itu tak ada apa – apanya. Namun, bagi umat Islam yang ada di kalangan bawah, tentu hal tersebut sangatlah berharga.

Umat pun tak perlu marah dengan sikap Doni yang terkesan menghamburkan uang. Sebab bisa saja niatnya mendonasikan hanya dia yang mengetahui. Adapun yang tersebar di media, bisa saja hanya untuk mencairkan suasana bukan?

Sehingga, umat tak perlu berfokus untuk memuja bahkan mengidolakan Doni seperti layaknya sultan. Justru alangkah lebih baik bila umat mendo’akan agar ia dapat lebih banyak berkontribusi untuk umat dari segi harta. Hal ini pun sudah banyak umat contohkan dalam berbagai kisah sahabat Rasulullah SAW yakni Abdurrahman bin Auf. Sobat Cahaya Islam, masih ingatkah dengan beliau?

Abdurrahman Bin ‘Auf adalah seorang saudagar yang bijak dengan kecerdasan ekonominya. Jika umat coba samakan kemampuan marketingnya hari ini, bisa saja setara dengan S3 kan?  Sewaktu beliau hijrah dari Makkah ke Madinah bersama kaum muslimin lainnya, kaum Anshar menawari mereka dengan harta, termasuk Abdurrahman bin Auf.

Namun, beliau menolak. Beliau lebih memilih untuk melihat pasar, sebab dengan begitu beliau akan mengatur strategi marketingnya. Selang beberapa waktu kemudian, beliau kembali seperti saudagar kaya kembali sewaktu tinggal di Makkah.

Beliau pun tak sombong. Bahkan sampai mendermakan seluruh hartanya demi dakwah dan jihad fi sabilillah. Masya Allah ya! Walaupun beliau sangat kaya dengan limpahan harta namun tak sombong bahkan menjadikan hartanya untuk lebih dekat dengan Allah SWT dan dikenal oleh seluruh penghuni langit.

Tips Menjadi Hartawan yang Berkah

Doni Salmanan

 Sobat Cahaya Islam tak mudah untuk menguatkan diri di jaman serba materi sekarang. Harta dan kekayaan yang umat miliki seakan – akan adalah kepemilikan pribadi padahal ada hak umat di dalam harta yang umat miliki. Hal tersebut sudah Allah SWT sampaikan dalam Alquran yakni surat Al Baqarah ayat 267 :

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اَنْفِقُوْا مِنْ طَيِّبٰتِ مَا كَسَبْتُمْ وَمِمَّآ اَخْرَجْنَا لَكُمْ مِّنَ الْاَرْضِ ۗ وَلَا تَيَمَّمُوا الْخَبِيْثَ مِنْهُ تُنْفِقُوْنَ وَلَسْتُمْ بِاٰخِذِيْهِ اِلَّآ اَنْ تُغْمِضُوْا فِيْهِ ۗ وَاعْلَمُوْٓا اَنَّ اللّٰهَ غَنِيٌّ حَمِيْدٌ

Artinya : Wahai orang-orang yang beriman! Infakkanlah sebagian dari hasil usahamu yang baik-baik dan sebagian dari apa yang Kami keluarkan dari bumi untukmu. Janganlah kamu memilih yang buruk untuk kamu keluarkan, padahal kamu sendiri tidak mau mengambilnya melainkan dengan memicingkan mata (enggan) terhadapnya. Dan ketahuilah bahwa Allah Mahakaya, Maha Terpuji.

Salah satu tips agar harta umat menjadi berkah yakni dengan senantiasa bersedekah dan berinfaq baik melalui lembaga maupun secara personal. Selain itu, umat juga dapat melalui program bakti sosial di panti asuhan maupun lembaga yang membutuhkan lainnya.

Nah Sobat Cahaya Islam, demikianlah ulasan mengenai sikap Doni Salmanan dalam menggunakan hartanya. Semoga umat ke depan lebih menjadi umat yang baik dan bijak dalam penggunaan harta di jalan kebenaran yang Allah SWT ridhoi. Aamiin.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY