Rejeki yang Digelar oleh Allah: Kisah Sahabat Rasulullah Abdurahman Bin Auf

1
1237

Ada salah satu sahabat Cahayaislam yang mengirim pertanyaan beberapa waktu lalu. Sebut saja dengan inisial RK. Sobat RK satu ini memiliki pekerjaan yang mapan dengan penghasilan yang lumayan bagus. Namun ada satu masalah yang dihadapinya. Dia memiliki jam kerja yang tidak memungkinkan dia untuk ikut melaksanakan ibadah shalat jum’at. Sobar RK ini beranggapan bahwasanya tidak masalah bila kita meninggalkan shalat jumat karena kita memiliki halangan dan Allah akan memaafkan kita atas hal itu. Ini adalah pemikiran yang salah kaprah.

Dalam artikel kami yang berjudul agama dan skala prioritas, kami telah membahas tentang hal yang serupa. Yaitu memiliki prioritas dalam beribadah. Ibadah saja ada prioritasnya, apalagi bila anda membandingkan antara urusan dunia dan akhirat (tentu saja urusan akhirat lebih penting). Oleh karena itu kami merekomendasikan kepada sobat RK untuk mencari pekerjaan lain yang memungkinkan dia untuk tetap bisa melakukan shalat jumat. Namun disisi lain ada hati yang bimbang, banyak pertanyaan yang akan muncul di dalam benak: apakah saya akan mendapatkan pekerjaan yang seenak dan sebanyak itu penghasilannya.

Oleh karena itu, pada kesempatan kali ini, kami akan membawakan kisah salah satu sahabat Rasulllah SAW yang dikenal sebagai orang yang sangat dermawan, patuh dan memiliki ketaqwaan yang hebat dalam perjuangannya bersama Rasulullah. Hingga banyak yang mengatakan bahwa beliau adalah orang yang telah mendapatkan rekomendasi dari Rasulullah sebagai orang yang akan menempati surga kelak diakhirat. Beliau adalah Abdurrahman bin Auf. Berikut ada kisah yang serupa dengan keadaan diatas.

Kisah Hijrahnya Abdurrahman Bin Auf ke Madinah Mengikuti Jejak Rasulullah

Dalam sejarah islam, titik balik dimulainya kesolidan pemerintahan islam oleh Rasulullah adalah ketika masa hijrah dimana Rasulullah pindah dari Makkah ke Madinah. Pada waktu itu Rasulullah meminta atau mengajak sahabatnya ini, yakni Abdurrahman bin Auf untuk mengikuti jejaknya hijrah ke Madinah. Tanpa pikir panjang, beliau mengiyakan permintaan beliauuntuk hijrah ke Madinah, namun ditengah jalan dia menuju Madinah, sesuatu hal terjadi.

Karena mendengar bahwa Abdurrahman bin Auf yang merupakan orang terkaya dikalangan kaum Quraish di Makkah ingin mengikuti nabi untuk Hijrah ke Madinah, orang-orang Makkah atau kafir Quraish berusaha mencegahnya. Ditengah perjalanan hijrahnya Abdurrahman bin Auf, orang kafir Quraish menutup jalan beliau dan memberikan 2 pilihan: (1) Tetap tinggal di Makkah, atau (2) Hijrah ke madinah namun harus meninggalkan seluruh hartanya.

Karena Abdurrahman bin Auf merupakan sahabat nabi yang tahu betul pentingnya berjuang bersama Rasulullah, beliau memilih pilihan kedua. Beliau meninggalkan seluruh harta kekayaannya dan hanya berangkat ke Madinah dengan pakaian lusuh. Berbekal keyakinan bahwa Allah akan membantu hambanya yang memperjuangkan agama Allah, sesampainya di Madinah beliau bertemu dengan salah satu saudagar bernama Sa’d bin Robiq. Sa’d sangat salut kepada Abdurrahman dan kemudian (atas kehendak Allah) berusaha menolongnya dengan menawarinya dengan harta serta dua orang istri.

Tak hanya terkenal dengan akhlaknya yang baik, Abdurrahman bin Auf juga merupakan seorang yang perwira dan pantang meletakkan tangannya dibawah (menengadah tangan untuk mendapatkan sesuatu). Beliau menolak pemberian Sa’d bin Robiq dan mendoakan dia dengan doa-doa yang baik. Beliau hanya ingin meminta tolong ditunjukkan jalan menuju pasar Madinah. Setelah itu, hari demi hari silih berganti, Abdurrahman bin Auf menjadi salah satu orang terkaya di Madinah. SubhanAllah.

Apa yang bisa dipetik dari cerita diatas?

Dari segelintir cerita hidup sahabat nabi yang bernama Abdurrahman bin Auf tersebut, kita bisa mengambil kesimpulan bahwa Allah tidak menutup mata pada pengorbanan hambanya untuk memperjuangkan agama Allah. Allah menjanjikan akan selalu menggelar rejeki kepada orang-orang yang selalu mengedepankan urusannya dengan Allah. Jadi jangan khawatir sobat Cahayaislam, termasuk sobat RK. Yakin saja bahwa Allah pasti akan memberi pertolongan kepada anda. Semua kesempurnaan dan pertolongan hanya dari Allah. Semoga bisa menginspirasi kita ya!

1 KOMENTAR

Ikut Berkomentar Yuk!