Ferdinand Hutahean Memilih Mundur dengan Prinsipnya, Keutamaan Memegang Prinsip dalam Islam

0
20

Ferdinand Hutahean – Awalnya merupakan Kepala Biro Energi dan Sumber Daya Mineral DPP Partai Demokrat masa periode 2020-2025, memilih undur diri dari parpol yang dipimpin oleh Agus Harimurti Yudhoyono. Dia mundur dengan dalih perbedaan prinsip.

“Daripada jadi konflik di Internal, lebih saya pergi dengan keyakinan prinsip politik saya bahwa kepentingan bangsa jauh di atas segalanya termasuk di atas kepentingan politik kelompok. Maka saya bersikap untuk pergi dan mundur,” ujar Ferdinand Hutahean lebih mantap mundur setelah perbedaan pandangan terkait UU. Cipta Kerja.

Sobat Cahaya Islam, perbedaan prinsip sering menyelimuti kehidupan bermasyarakat. Bukan hanya dalam ranah bermasyarakat, di dalam keluarga juga sering terjadi. Namun, jangan sampai perbedaan prinsip membuat orang saling bersitegang, bahkan membuat konflik berkepanjangan.

Islam agama yang memberikan solusi terhadap semua polemik yang terjadi, salah satu cara menghadapi perbedaan yakni toleransi. Sedangkan terkait dengan prinsip hidup yang diyakini dan tidak melanggar syariat Islam perlu dipegang teguh, alias teguh pendirian.

Teguh pendirian atau istiqamah, perintahnya telah tercantum dalam Al-Qur’an surah Yunus ayat 89.

قَالَ قَدْ أُجِيبَتْ دَعْوَتُكُمَا فَاسْتَقِيمَا وَلَا تَتَّبِعَانِّ سَبِيلَ الَّذِينَ لَا يَعْلَمُونَ

Dia (Allah) berfirman, “Sungguh, telah diperkenankan permohonan kamu berdua, karena itu Istiqamahlah kamu berdua pada jalan yang lurus dan jangan kamu mengikuti jalan orang-orang yang tidak mengetahui.” – (Q.S Yunus: 89)

Ayat di atas jelas, seorang muslim patut istiqamah dengan pendiriannya, hal ini bukan berarti keras kepala, manakala istiqamah dalam hal kebaikan.

Ferdinand Hutahean Memilih Pegang Prinsip, Keutamaan Memegang Prinsip

Istiqamah dengan prinsip yang diyakini menjadi salah satu tonggak seseorang berbuat. Misalnya, kalangan remaja memiliki prinsip tidak akan bermain terlebih dahulu sebelum selesai tugasnya, atau ibu-ibu yang mempunyai prinsip anaknya harus lebih sukses darinya.

Agama Islam mengajarkan umatnya untuk teguh pendirian, karena memiliki banyak keutamaan, antara lain.

  1. Hati Tenang

The Quite Heart (ketenangan hati) sering dicari, hal ini tidak pandang punya materi ataupun tidak. Orang yang kaya belum tentu hatimu tenang. Sebab, memang ketenangan hati tidak diukur banyaknya harta yang dimiliki.

Orang yang teguh pendirian akan lebih tenang hatinya, daripada orang yang memilih mengikuti orang lain, sedangkan hatinya berkata tidak sejalan. Salah satu tokoh yang teguh pendirian yakni Bilal bin Rabah, muazin yang memilih disiksa demi tetap memeluk agama Islam.

  1. Tidak Mudah Terpengaruh

Zaman akan terus maju meski kita diam, dampak tersebut sangat berpengaruh baik pengaruh baik atau buruk. Jika seseorang memiliki prinsip baik, maka dia tidak mudah terpengaruh dengan ajakan buruk orang lain.

 

  1. Bisa Mendukung Terwujudnya Impian

Cita-cita yang didamba membutuhkan niat, tekad, semangat, usaha, serta doa. Setiap orang memiliki prinsip masing-masing, prinsip tersebut bisa mendukung terwujudnya impian.

Konkret dari memegang prinsip ini dilakukan oleh para pedagang keturunan Cina yang pada umumnya memiliki prinsip untuk tidak makan terlebih dahulu sebelum barang dagangannya terjual. Sehingga tidak khayal pedagang Cina sukses, karena pengeluaran dan pendapatannya disesuaikan.

Sobat Cahaya Islam, itu tiga keutamaan dari memegang prinsip seperti halnya tindakan yang dilakukan Ferdinand Hutahean yang memilih mundur dari partai politik Demokrat demi menegakkan prinsip. Semoga kita termasuk orang yang teguh pendirian. Aamiin.

TIDAK ADA KOMENTAR

Ikut Berkomentar Yuk!