Review Novel Rintihan Kalbu, Kisah Gadis yang Harus Menelan Pil Pahit Kehilangan Ibu

0
1187
Review Novel Rintihan Kalbu

Review Novel Rintihan Kalbu – Sebelum membeli novelnya, hal pertama yang harus dilakukan adalah membaca Review Novel Rintihan Kalbu. Meski hanya cuplikan singkat, tetapi pembahasannya sudah mewakili garis besar cerita di dalam novel.

Novel Rintihan Kalbu recomended dibaca untuk yang sedang bersedih karena ditinggal pergi untuk selama-lamanya oleh orang tuanya. Pembaca akan dibawa merasakan situasi tokoh yang dibahas.

Review Novel Rintihan Kalbu

Novel merupakan salah satu karya sastra yang banyak dicari oleh para pembaca saat ini karena kisahnya relate dengan kehidupan. Salah satu judul novel yang sayang untuk dilewatkan adalah Rintihan Kalbu. Belum tahu siapa pengarang dan informasi penting lainnya? Berikut penjelasannya:

  • Judul novel: Rintihan Kalbu
  • Pengarang: Hidjrahwati         
  • No ISBN: 978-623-02-3577-1
  • Ukuran : 14×20 cm
  • Halaman: viii, 97 hlm
  • Tahun terbit: 2021

Kisah dalam Novel Rintihan Kalbu menceritakan tentang seorang gadis yang mulai beranjak dewasa. Tidak seperti anak-anak kebanyakan, gadis yang diketahui bernama citra dan sang adik bernama Gendhis ini tumbuh besar tanpa sosok ibu biologisnya.

Namun, ternyata takdir masih berpihak kepada mereka dengan menghadirkan sosok wanita kedua selain ibu kandungnya yang memberi kasih sayang berlimpah. Pada awalnya, Citra tidak bisa menerima kehadiran wanita yang dipanggilnya dengan sebutan tante.

Ia merasa wanita tersebut memiliki niat jahat pada keluarganya sehingga dirinya takut menerima keberadaan sang tante. Apalagi Citra merasa bahwa kematian ibunya disebabkan karena campur tangan orang tidak bertanggung jawab.

Citra berpikir bahwa wanita yang disebut sebagai tante itu merupakan orang di balik kematian ibundanya. Akhirnya, Citra berprinsip untuk selalu menunjukkan sikap dinginnya.

Meski mendapatkan perlakuan yang seperti itu, sang tante senantiasa menunjukkan sikap positif bagi diri Citra dan Gendhis, baik dalam tutur kata ataupun perilakunya. Sikapnya sehari-harinya sangat mencerminkan keteladanan, kesetiaan, dan ketulusan. Sangat sulit untuk mencari keburukannya.

Melihat perilaku citra yang buruk, ayahnya kemudian mencoba untuk membuat Citra mau menerima keberadaan sosok wanita tersebut. Sesuai dugaan, hal itu tidaklah mudah karena Citra malah berbalik melawan ayahnya.

Review Novel Rintihan Kalbu

Tidak disangka, seiring berjalannya waktu, rasa benci yang ada di dalam hati Citra berubah menjadi rasa sayang. Sikapnyapun juga mulai melunak dan tidak sedingin seperti sebelumnya.

Meski sudah mulai memiliki rasa sayang, tetapi ibu biologisnya tetap menjadi nomor satu di hati Citra. Dalam kondisi yang masih bimbang dengan hatinya, Citra berusaha untuk berdamai dengan keadaan.

Dia mencoba mencintai wanita yang telah mendampinginya dan ayahnya setelah kepergian sang ibunda. Akhirnya, cinta serta rasa sayang tumbuh di hati Citra yang membuatnya bisa menerima kehadiran wanita yang dipanggilnya tante.

Kebahagiaan keluarganya semakin lengkap dengan kehadiran adik kecil. Citra yang sudah berdamai dengan keadaan merasa keluarganya kembali lengkap meskipun rasa sayang kepada ibu kandungnya tidak meluntur sama sekali.

Bagaimana, tertarik membaca kisah lengkapnya setelah mengetahui Review Novel Rintihan Kalbu? Silakan melakukan pembelian buku fisik versi aslinya di penyedia terpercaya dengan kisaran harga Rp 141.000.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY