Puasa Ayyamul Bidh, Ketahui Keutamaan dan Manfaatnya

0
83

Puasa Ayyamul Bidh – Puasa ayyamul bidh adalah salah satu puasa sunnah selain puasa Senin-Kamis dan puasa Daud. Puasa sunnah yang satu ini memiliki beberapa keutamaan dan manfaat bagi Sobat Cahaya Islam.

Puasa ayyamul bidh juga disebut puasa putih. Sebab puasa ini dikerjakan setiap tanggal 13, 14, dan 15 di bulan Hijriah. Dan di tanggal tersebut bulan bersinar dengan terang berwarna putih sebab dalam proses membentuk bulan purnama. Oleh sebab itu, puasa ini disebut puasa putih.

Puasa ayamul bidh sama pengerjaannya dengan puasa sunah maupun wajib lainnya. Dikerjakan mulai dari terbit fajar sampai tenggelam matahari. Saat sobat Cahaya Islam akan melaksanakan puasa ini, sebaiknya awali dengan membaca niat lebih dulu.

Puasa sunnah yang waktu pelaksanaannya 3 hari ditengah bulan Hijriah dianjurkan oleh Rasulullah. Tetapi Sobat Cahaya Islam tidak boleh melakukannya di bulan Dzulhijah. Sebabnya, tanggal 11, 12 dan 13 adalah hari Tasyrik. Di hari Tasyrik umat muslim tidak diperbolehkan berpuasa. Tanggal 13 termasuk hari Tasyrik, sehingga puasa ayamul bidh tidak dikerjakan pada bulan Dzulhijah.

Niat Puasa Ayyamul Bidh

Nawaitu shauma ayyamil biidhi sunnatan lillahi ta’ala.

Artinya “Saya niat puasa ayyamul bidh sunah karena Allah Ta’ala.”

Keutamaan Puasa Ayyamul Bidh

Ayyamul Bidh merupakan puasa yang dianjurkan oleh Rasulullah.Puasa ini memiliki banyak keutamaan serta manfaat bagi yang menjalankannya.  Berikut adalah keutamaannya:

1. Puasa 3 Hari Seperti Puasa Sepanjang Tahun

Meski ayyamul bidh waktu pelaksanaanya hanya 3 hari setiap bulannya, namun nilai pahalanya seperti puasa sepanjang tahun. Jadi sobat Cahaya Islam tidak akan rugi melakukan puasa 3 hari di pertengahan bulan.

2. Mendapatkan Pintu Khusus di Akhirat

Bagi sobat Cahaya Islam yang rutin melakukan ayyamul bidh oleh Allah akan diberi pintu Ar-Rayyan. Melalui pintu Ar-Rayyan, seorang ahli puasa dapat memasuki surga, termasuk ahli puasa ayyamul bidh.

3. Menghidupkan Sunnah Rasulullah

Puasa 3 hari di pertengahan bulan sangat dianjurkan oleh Rasulullah. Mengerjakan puasa ini berarti sobat Cahaya Islam telah menghidupkan salah satu amalan sunnah beliau. Sebagai umatnya, kita tentu ingin selalu mengikuti sunnah-sunnah beliau. Itu sebagai bentuk cinta kita kepada Baginda Rasulullah SAW.

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يَأْمُرُنَا أَنْ نَصُومَ الْبِيضَ ثَلاَثَ عَشْرَةَ وَأَرْبَعَ عَشْرَةَ وَخَمْسَ عَشْرَةَ . وَقَالَ « هُنَّ كَهَيْئَةِ الدَّهْرِ»

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa memerintahkan pada kami untuk berpuasa pada ayyamul bidh yaitu 13, 14 dan 15 (dari bulan Hijriyah).” Dan beliau bersabda, “Puasa ayyamul bidh itu seperti puasa setahun.” (HR. Abu Daud, no. 2449 dan An-Nasa’i, no. 2434.)

4. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

Puasa dapat membuat sistem kekebalan tubuh menjadi lebih baik. Ditambah dengan rutin mengkonsumsi sayuran dan buah-buahan sehat. Dengan memiliki sistem kekebalan tubuh yang bagus, tubuh kita akan kuat dari ancaman penyakit.

5. Memberi Kesempatan Tubuh Untuk Istirahat

Tubuh kita setiap hari selalu bekerja memproses makanan yang dikonsumsi. Saluran pencernaan di dalam tubuh jika terus bekerja pasti akan cepat rusak seperti halnya mesin. Maka, puasa akan memberikan waktu bagi organ pencernaan untuk istirahat supaya performanya selalu baik saat digunakan.

6. Memperbaiki Pola Makan

Pola makan saat puasa lebih teratur dibandingkan dengan saat tidak berpuasa. Pola makan yang sehat akan mempengaruhi kebugaran tubuh.

7. Dapat Menyembuhkan Penyakit

Puasa mempunyai manfaat untuk menyembuhkan penyakit. Puasa bisa mengganti sel-sel tubuh yang rusak. Penyakit-penyakit yang ada di dalam tubuh bisa disembuhakan dan hilang jika rutin melaksanakan puasa.

Itulah keutaman serta manfaat dari puasa ayyamul bidh. Biasakanlah untuk melaksanakan puasa 3 hari di pertengahan bulan Hijriah.

TIDAK ADA KOMENTAR

Ikut Berkomentar Yuk!