Perjuangan Marie Thomas Melawan Diskriminasi, Inilah Larangan Islam Terhadap Diskriminasi!

0
1809

Marie Thomas – Tepat pada hari Rabu, tanggal 17 Februari 2021, Google Doodle mengangkat tema Marie Thomas. Seorang dokter perempuan pertama di Indonesia. Lahir pada tahun 17 Februari 1896, tepatnya 15 tahun yang lalu. Wafat di kawasan Bukittinggi, Sumatera Barat di usia yang ke- 70 tahun. Untuk menjadi dokter perempuan pertama di Indonesia, banyak perjuangan yang dilakukan, salah satunya melawan diskriminasi kaum laki-laki terhadap perempuan pada masanya.

Sobat Cahaya Islam, diskriminasi memiliki makna membeda-bedakan. Lantas, Islam tentunya melarang hal tersebut, karena pada dasarnya manusia itu sama di hadapan Allah SWT. Secara istilah, diskriminasi diartikan sebagai salah satu perlakuan yang tidak seimbang/ membeda-bedakan antara seseorang dengan kelompok tertentu.

Larangan Islam Terhadap Perilaku Diskriminasi Serta Cara Menghindarinya!

Perilaku diskriminasi terjadi ketika seseorang merasa dirinya paling unggul dibanding orang lain.  Hal ini tentunya tidak sesuai dengan apa yang diajarkan dalam syariat Islam.

Di Indonesia terdapat perbedaan baik agama, suku, etnis, status sosial, jenis kelamin dan sebagainya. Perbedaan tersebut tentu tidak dijadikan sebagai acuan untuk membeda-bedakan seseorang dengan yang lainnya.

Hal ini dijelaskan dalam firman Allah SWT, yakni sebagai berikut:

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ لَا يَسْخَرْ قَوْمٌ مِّن قَوْمٍ عَسَىٰٓ أَن يَكُونُوا۟ خَيْرًا مِّنْهُمْ وَلَا نِسَآءٌ مِّن نِّسَآءٍ عَسَىٰٓ أَن يَكُنَّ خَيْرًا مِّنْهُنَّ ۖ وَلَا تَلْمِزُوٓا۟ أَنفُسَكُمْ وَلَا تَنَابَزُوا۟ بِٱلْأَلْقَٰبِ ۖ بِئْسَ ٱلِٱسْمُ ٱلْفُسُوقُ بَعْدَ ٱلْإِيمَٰنِ ۚ وَمَن لَّمْ يَتُبْ فَأُو۟لَٰٓئِكَ هُمُ ٱلظَّٰلِمُونَ

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah sekumpulan orang laki-laki merendahkan kumpulan yang lain, boleh jadi yang ditertawakan itu lebih baik dari mereka. Dan jangan pula sekumpulan perempuan merendahkan kumpulan lainnya, boleh jadi yang direndahkan itu lebih baik. Dan janganlah suka mencela dirimu sendiri dan jangan memanggil dengan gelaran yang mengandung ejekan. Seburuk-buruk panggilan adalah (panggilan) yang buruk sesudah iman dan barangsiapa yang tidak bertobat, maka mereka itulah orang-orang yang zalim. (Qs. Al Hujurat: 11)”.

Ayat di atas sebagai salah satu pengingat agar manusia menghindari sikap diskriminatif dengan berbagai sebab. Di antara alasan tersebut yakni manusia secara fitrahnya diciptakan beragam, diskriminatif hanya akan memicu sebuah konflik, diskriminatif sebagai tanda menolak ketentuan Allah SWT, mendekati sifat sombong,  serta memandang orang lain tanpa toleransi.

Untuk menghindari diskriminasi, maka harus dipupuk jalinan persaudaraan yang kuat. Terdapat beberapa empat faktor yang bisa dijadikan penyangga yang kuat untuk tali persaudaraan sesamamanusia. Di antara faktor tersebut yakni sebagai berikut.

1.    Ta’aruf

Untuk menghindari diskriminatif, mulailah dengan ta’aruf sebagai salah satu langkah mengokohkan tali persaudaraan. Hal ini bisa dilakukan dengan mengenal hal dasar, seperti biodata ringkas, latar belakang pendidikan, ide, cita-cita, hobi, dan sebagainya.

2.    Tafahum

Hal lainnya yang bisa dilakukan yakni dengan tafahum. Istilah bahasa Arab ini mengandung makna saling memahami terhadap kelebihan dan kekurangan masing-masing. Alih-alih menyombongkan diri, pahami setiap kelebihan dan kekurangan yang dimiliki masing-masing individu.

3.    Ta’awun

Penyangga lainnya yaitu ta’awun. Bermakna saling tolong-menolong pada sesama. Hindari sikap tidak peduli pada sesama, sebaliknya senantiasa membantu mereka yang membutuhkan pertolongan.

4.    Takaful

Cara lainnya yakni dengan takaful. Memiliki makna saling memberikan jaminan, baik berupa rasa aman maupun kepedulian. Hal ini sebagai salah satu cara untuk terhindar dari kecemasan dan kekhawatiran dalam hidup.

Nah, itulah ulasan singkat terkait larangan diskriminatif serta cara menhindarinya dalam Islam. Apa yang diperjuangkan Marie Thomas sebagai salah satu bukti perjuangan untuk mendapatkan kesetaraan antara laki-laki dan perempuan.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY