Love Divorce and Marriage – Beberapa hari ini, pembahasan series Love Divorce and Marriage sedang melambung tinggi. Ada sebagian yang pro dengan alur series tersebut, namun ada juga sebagian yang menyayangkan ending nya.
Sobat Cahaya Islam, umat bisa saja teralihkan fokusnya karena tontonan series semacam Love Divorce and Marriage ini. Sebab selain menarik, scene adegan bersama pasangan tentu dapat menjadikan umat kabur pemahamannya akan posisi pergaulan dalam Islam.
Bagaimana Umat Menyikapi Kemunculan Series Love Divorce and Marriage Tersebut?


Sobat Cahaya Islam, kemunculan series Love Divorce and Marriage tersebut tentu memiliki tujuan sendiri agar dapat pangsa pasar kenali.
Salah satunya yakni iklim kehidupan dunia pernikahan hari ini yak tak sesuai denhan kehidupan umat muslim.
Perceraian seakan – akan menjadi hal yang biasa sekali dalam pernikahan. Padahal itu dibenci oleh Allah Ta’ala.
Kalau Allah SWT sudah membencinya, lantas bagaimana umat menjalankan kehidupan dengan bahagia dan nyaman? Sebab, ketenangan dalam hati umat hanya akan teraih bila diridhoi Allah SWT.
Maraknya kasus perceraian sehingga menjadi series dalam dunia industri bisa saja tersebab karena berbagai faktor.
Misalnya saja, dari segi ekonomi. Kondisi finansial yang tak mendukung serta iman yang cepat pudar akan meningkatkan tingkat kebosanan bahkan kekecewaan yang mendalam bagi salah satu pihak pasangan.
Apalagi jika mulai membandingkan dengan teman – teman sepermainan terkait dengan harta benda. Padahal, jika hidup hanya sekedar hidup maka tentu saja umat tersebut tak ubahnya dengan kinerja binatang yang hanya cari makan saja.
Walaupun pasangan keluarga sedang terhimpit secara ekonomi sudah seharusnya tetap menjaga keimanan dalam diri.
Sehingga, selain faktor finansial tersebut ada faktor keimanan. Idealnya, keimanan dalam diri manusia akan setegar karang di lautan.
Meski ditimpa oleh berbagai masalah, maka umat akan tetap menggenggam aqidah Islam. Keimanan memang bukanlah bersifat turunan.
Namun harus dengan berbagai aktivitas taqarrub ilallah supaya lebih terupgrade imannya. Hal ini sesuai dengan firman Allah SWT dalam surat Al Alaq ayat 19 :
كَلَّاۗ لَا تُطِعْهُ وَاسْجُدْ وَاقْتَرِبْ ࣖ
Artinya : sekali-kali tidak! Janganlah kamu patuh kepadanya; dan sujudlah serta dekatkanlah (dirimu kepada Allah).
Bagaimana Menjaga Kondisi Keluarga Generasi Islam agar tetap Utuh?


Sobat Cahaya Islam, maraknya kasus perceraian di tengah derasnya jaman sekarang tentu tak boleh menjadi legitimasi akan perceraian bagi umat muslim.
Sebab, idealnya setiap umat harus bisa dan mencoba mempertahankan keutuhan keluarga.
Namun, perceraian dapat saja dijalankan apabila ternyata telah beda agama maupun hal yang bertentangan dengan syariat dan lainnya.
Salah satu upaya agar generasi Islam tak kehilangan figur ayah maupun ibu maka harus ada mekanisme penjagaan keluarga baik secara fisik maupun hati itu sendiri.
Misalnya, dengan melakukan beberapa aktivitas sederhana seperti berlibur bersama, diskusi bareng dan aktivitas sederhana untuk meningkatkan kebersamaan.
Walaupun sederhana, namun biasanya aktivitas tersebut juga dapat menjadi gerbang awal keharmonisan keluarga.
Selain itu, aktivitas mengaji serta berdzikir bersama juga dapat umat lakukan untuk bisa lebih dekat dengan Allah Ta’ala.
Nah Sobat Cahaya Islam, demikianlah ulasan mengenai series yang lagi booming yakni Love Divorce and Marriage . Semoga series tersebut hanya menjadi hiburan semata bagi umat, namun bukan menjadi trend yang harus umat ikuti. Aamiin Yarobbal ‘Alamin.






























