Larangan Bukber Aparatur Sipil Negara, Walkot Tangsel Sarankan Uangnya untuk Anak Yatim

0
956
Larangan Bukber Aparatur Sipil Negara, Walkot Tangsel Sarankan Uangnya untuk Anak Yatim

Aparatur Sipil Negara – Keinginan buka bersama alias bukber di bulan Ramadan tentu muncul di berbagai kalangan. Hal ini juga berlaku bagi kalangan Aparatur Sipil Negara alias ASN di Indonesia.

Bukan rahasia umum lagi para ASN sering menggelar buka bersama baik dengan instansi ataupun rekan-rekan. Namun kali ini ada larangan buka bersama bagi kalangan ASN.

Wali Kota Tangsel Larang Aparatur Sipil Negara Buka Puasa Bersama

Beberapa waktu lalu, Wali Kota Tangerang Selatan meminta para Aparatur Sipil Negara tidak mengadakan acara buka puasa bersama. Menariknya, sang Walkot mengarahkan apra ASn untuk bisa berbagi kepada orang yang kurang mampu di bulan suci Ramadan tahun ini.

Sebagai informasi, larangan buka puasa bersama tersebut merujuk pada aturan dari Presiden Jokowi. Dalam surat yang tertanggal 21 Maret 2023 tersebut, ada larangan seluruh pejabat dan aparatur negara untuk menggelar acara buka bersama.

Benyamin Davnie selaku Wali Kota Tangerang Selatan mengatakan ia sudah memberikan himbauan kepada semua ASN yang ada di Pemerintah Kota Tangerang Selatan. Menurutnya, peraturan tersebut mengikat antara kalangan pimpinan dan anak buah.

Benyamin mengaku untuk saat ini, sebaiknya ASN Pemkot Tangsel menyisihkan sebagian uangnya dan memberikan santunan kepada anak yatim ataupun orang yang kurang mampu.

Keutamaan Santunan Kepada Anak Yatim

Sobat Cahaya Islam, apa yang Wali Kota Tangsel anjurkan kepada para Aparatur Sipil Negara merupakan hal yang baik. Di bulan suci Ramadan ini, memang sebaiknya para umat islam saling berbuat kebaikan dan membantu sesama.

Salah satu hal yang bisa para ASN dan masyarakat biasa lakukan adalah menyantuni anak yatim alih-alih mengadakan buka puasa bersama dengan bermewah-mewahan. Hal itu lebih bermanfaat bagi amal ibadah umat muslim baik di dunia maupun di akhirat kelak.

Apalagi banyak sekali keutamaan memberikan sedekah ataupun santunan kepada anak yatim. Berikut ini beberapa keutamaan bagi orang yang memberikan sedekah maupun santunan untuk anak yatim.

1.       Menjadi Teman Nabi Muhammad SAW

Keutamaan pertama orang yang senang menyantuni anak yatim yaitu bisa menjadi salah satu teman nabi Muhammad SAW. Hal ini tertuang dalam hadits:

“Saya dan orang yang mengasuh atau memelihara anak yatim akan berada di surga begini, (kemudian beliau mengisyaratkan dengan jari telunjuk dan jari tengah dan merenggangkannya sedikit.” (HR. Bukhari, Tirmidzi, Abu Daud dan Ahmad dari Sahl bin Sa’d). (Lihat Shahih Bukhari, Kitab Ath-Thalaq: 4892. Sunan Tirmidzi, Kitab Al-Birr wa Ash-Shilah’an Rasulillah: 1841. Sunan Abi Daud, Kitab Al-Adab:4483).

Hebatnyaa lagi, orang itu akan menjadi teman nabi Muhammad SAW di surganya Allah kelak.

2.       Mendapat Ganti yang Berlipat Ganda

Keutamaan lainnya bagi orang yang bersedekah kepada anak yatim yaitu akan diganti dengan harta berkali-kali lipat lebih banyak oleh Allah SWT. Pasalnya Allah SWT akan memberikan balasan berupa rezeki berlipat bagi siapa saja yang bersedekah dengan ikhlas terlebih kepada anak yatim.

Dalam QS Al Baqarah ayat 261, Allah SWT berfirman:

 “Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji. Allah melipatgandakan bagi siapa yang Dia kehendaki, dan Allah Mahaluas, Maha Mengetahui.”

3.       Terhindar dari Sifat Membanggakan Diri dan Sombong

Tak sampai di situ, keutamaan bersedekah kepada para anak yatim yaitu dapat terhindar dari sifat sombong serta terlalu membanggakan diri atas pencapaian yang sudah diraih. Allah SWT berfirman dalam QS Al Baqarah ayat 267:

 “Hai orang-orang yang beriman, nafkahkanlah (di jalan Allah) sebagian dari hasil usahamu yang baik-baik dan sebagian dari apa yang Kami keluarkan dari bumi untuk kamu. Dan janganlah kamu memilih yang buruk-buruk lalu kamu nafkahkan daripadanya, padahal kamu sendiri tidak mau mengambilnya melainkan dengan memicingkan mata terhadapnya. Dan ketahuilah, bahwa Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji.” (QS. al-Baqarah: 267)

Itulah beberapa keutamaan bersedekah terutama kepada anak yatim yang bisa para Aparatur Sipil Negara dan masyarakat lakukan. Berbuka puasa bersama sejatinya boleh-boleh saja, namun lebih bijak jika sebagian harta juga diberikan untuk orang yang membutuhkan.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY