Benarkah Orang LDII Menganggap Kafir Orang Non LDII?

1
3460

Ada sebagian kecil masyarakat yang menganggap dan menyatakan bahwa LDII SESAT. Mereka berpikir bahwa orang LDII menganggap kafir orang yang diluar LDII, atau semua orang selain LDII dianggap kafir. Benarkah fakta dan datanya demikian adanya?

Coba kita pelajari dan telusuri rujukan mereka yang menganggap LDII itu SESAT karena LDII menganggap orang diluar LDII adalah kafir. Berikut rujukannya :

“Dan dalam nasehat supaya ditekankan bahwa bagaimanapun juga cantiknya dan gantengnya orang-orang di luar jama’ah, mereka itu adalah orang Kafir, musuh Allah, musuh orang iman, calon ahli neraka, yang tidak boleh dikasihi,” (Makalah LDII berjudul Pentingnya Pembinaan Generasi Muda Jama’ah dengan kode H/ 97, halaman 8).”

Catatan : LDII memang sering dikaitkan dengan sebutan jama’ah atau ada yang menyebut jama’ah LDII. Perlu diketahui bahwa LDII adalah organisasi resmi, sah, dan berbadan hukum sebagai ormas keagamaan. Lain halnya dengan sebutan Jama’ah. Jama’ah adalah istilah yang biasa dipakai oleh umum seperti jama’ah haji, jama’ah yasin, jama’ah tahlil, jama’ah umroh, jama’ah wirid, jama’ah dzikir, dll. Oleh karena itu perlu di pahami pula bahwa istilah Jam’ah sudah melekat pada warga dan simpatisan LDII dalam kehidupan sehari-hari.

Mari kita telaah lebih mendalam fakta “Makalah LDII berjudul Pentingnya Pembinaan Generasi Muda Jama’ah dengan kode H/ 97, halaman 8”. Disini tidak disebutkan tahun dan bulan serta penerbit dan penulis makalah tersebut sebagaimana umumnya sebuah makalah yang sah. Dengan demikian fakta ini bisa dianggap tidak valid/mengada-ngada. (tentunya sebagai orang umum jika identitas makalah tidak jelas, kita akan kesulitan mencari kebenaran fakta ini bukan?)

Dilihat dari isinya “Bagaimanapun juga cantiknya dan gantengnya orang-orang di luar jama’ah, mereka itu adalah orang Kafir, musuh Allah, musuh orang iman, calon ahli neraka, yang tidak boleh dikasihi.

Yang perlu kita tekankan disini adalah kalimat “orang-orang di luar jama’ah”. Siapakah mereka? Banyak yang mengartikan sempit, yakni orang diluar LDII. Padahal itu salah! Orang –orang diluar jama’ah/LDII adalah orang non muslim, orang komunis, orang penyembah berhala, orang atheis, merekalah yang dimaksud orang diluar LDII.

Dan sesuai judul makalah tentang “pentingnya pembinaan generasi muda jama’ah” jika kita simpulkan arah makalah adalah agar orang islam (jama’ah/LDII secara khusus) tidak menikah dengan orang tidak iman, orang non muslim, walaupun mereka cantik/ganteng. Itu memang ada ayat yang melarang orang islam/orang iman menikah dengan selain orang iman.

 وَلا تَنْكِحُوا الْمُشْرِكَاتِ حَتَّى يُؤْمِنَّ وَلَأَمَةٌ مُؤْمِنَةٌ خَيْرٌ مِنْ مُشْرِكَةٍ وَلَوْ أَعْجَبَتْكُمْ وَلا تُنْكِحُوا الْمُشْرِكِينَ حَتَّى يُؤْمِنُوا وَلَعَبْدٌ مُؤْمِنٌ خَيْرٌ مِنْ مُشْرِكٍ وَلَوْ أَعْجَبَكُمْ أُولَئِكَ يَدْعُونَ إِلَى النَّارِ وَاللَّهُ يَدْعُو إِلَى الْجَنَّةِ وَالْمَغْفِرَةِ بِإِذْنِهِ وَيُبَيِّنُ آيَاتِهِ لِلنَّاسِ لَعَلَّهُمْ يَتَذَكَّرُونَ

artinya :

Dan janganlah kamu menikahi wanita-wanita musyrik, sebelum mereka beriman. Sesungguhnya wanita budak yang mukmin lebih baik dari wanita musyrik, walaupun dia menarik hatimu. Dan janganlah kamu menikahkan orang-orang musyrik (dengan wanita-wanita mukmin) sebelum mereka beriman. Sesungguhnya budak yang mukmin lebih baik dari orang musyrik, walaupun dia menarik hatimu. Mereka mengajak ke neraka, sedang Allah mengajak ke surga dan ampunan dengan izin-Nya. Dan Allah menerangkan ayat-ayat-Nya (perintah-perintah-Nya) kepada manusia supaya mereka mengambil pelajaran.(Qs. Al Baqarah [2]: 221)

ldii-dan-kodam

Jika kita mencari di website resmi LDII, terdapat ribuan fakta dan data bahwa LDII tidak menganggap kafir “ORANG ISLAM” di luar LDII. Berikut adalah “sebagian kecil” buktinya:kerjasama-ldii-mandiri

  • LDII selalu terbuka menjalin kerja sama dengan ormas Islam lainnya seperti NU, MUHAMMDIYAH, MUI, bahkan lembaga pemerintah seperti BNN, POLRI, TNI, BIN, dll.

ldii-dan-ketua-dprd-kab-jember ldii-dan-polri

  • Warga LDII berbaur dengan masyarakat baik dalam bekerja, sekolah, berpartai, bersosial masyarakat.

pelatihan-dai-kamtibmas-ldiiundangan-LDII-sulselldii-dan-senkom

  • Tidak semua keluarga warga LDII ikut pengajian LDII, bahkan tidak sedikit suaminya mengaji di LDII, istrinya mengaji di NU/MUHAMMADIYAH. Atau sebaliknya.

ldii-dan-mui

ldii-dan-bnn

NB: Ketika mubaligh/ustadz LDII menyampaikan ayat bab iman, kafir, Islam seperti man tarokah sholat faqod kafaro (orang yang sungguh meninggalkan sholat sungguh telah kafir, sehingga aneh dan konyolnya orang Islam yang tidak sholat/tidak rajin sholat tersinggung dengan dalil ini, padahal mubaligh/ustadz hanya bertugas menyampaikan isi hadits berikut:

(الْعَهْدُ الَّذِي بَيْنَنَا وَبَيْنَهُمْ الصَّلاَةُ فَمَنْ تَرَكَهَا فَقَدْ كَفَرَ. (رواه الترمذى

“Perjanjian antara kita dan orang munafik adalah shalat. Barang siapa meninggalkan shalat, maka sungguh ia telah kafir”. (HR. At-Tirmidzi)

Demikian klarifikasi, fakta, dan data tentang salahnya anggapan sebagian masyarakat Indonesia tentang kesesatan LDII. LDII bukanlah aliran sesat, dan pada dasarnya bukan pula sebuah aliran. LDII adalah organisasi Islam yang sah, benar, dan diakui kebenarannya oleh seluruh elemen bangsa Indonesia. Sebagai netizen yang cerdas sudah selayaknya dalam menerima setiap informasi, kita harus mentelaahnya lebih detail sumbernya, siapa orang dibaliknya, dan kebenaran sejati dari apa yang ia sampaikan.

ldii-mui-peringatan-1-muharam-660x330

Jika ingin mengetahui lebih dalam tentang segala kegiatan organisasi Islam yang ada di Indonesia, silahkan Anda ikuti kategori Organisasi Islam News pada website ini.

BAGIKAN
Berita sebelumyaAyo Lihat Apa Yang Tidak Terlihat Tentang LDII
Berita berikutnyaAntara Benar dan Merasa Benar
Cahaya Islam Indonesia adalah portal web yang berfokus dalam memberi infomasi, edukasi, serta propaganda kehidupan Islami yang ideal, sempurna, dan sesuai dengan tuntunan Al Quran Al Hadits secara murni, hak, dan benar.

1 KOMENTAR

Ikut Berkomentar Yuk!