Bahagianya Citra Monica Saat Menikah, Ada yang Mau Nyusul?

0
79
Citra Monica

Citra Monica – Syawwal adalah bulan berkah setelah Ramadhan, nampaknya hal inilah yang menjadi alasan Citra Monica melangsungkan pernikahan bersama Ifan Seventeen. Sebagian publik pasti masih mengingat kisah pilu Ifan lantaran ditinggal oleh orang yang terkasih. Namun, nampaknya Allah SWT telah gantikan kepiluan tersebut dengan kehadiran Citra sebagai pengganti sosok istrinya.

Sobat Cahaya Islam, kebahagiaan yang kini dirasakan oleh Citra Monica dan Ifan Seventeen tentunya membawa kebahagiaan juga bagi umat yang memandangnya. Sebab, bahagianya kaum muslimin adalah kebahagiaan bagi umat lainnya. Itulah makna bahwa kaum muslimin satu tubuh.

Bagaimana Umat Menyikapi Pernikahan Citra Monica?

Citra Monica

Sobat Cahaya Islam, pernikahan adalah momen yang membahagiakan. Bahkan dalam Islam pernikahan sama dengan menyempurnakan separuh agama. Masya Allah. Pernikahan juga termasuk aktivitas yang disyariatkan untuk mengikatkan lawan jenis sehingga bisa terhindarkan dari zina.

Mengapa Pernikahan Sangat Penting Dalam Islam Meski Amalan Sunnah?

Dalam Islam, pernikahan merupakan suatu amalan Sunnah. Jika melakukan amalan Sunnah, ummat akan mendapatkan pahalanya namun bila ditinggalkan tidak ada dosa darinya. Walaupun demikian, pernikahan merupakan wasilah untuk menyalurkan gharizah nau (naluri berkasih sayang) manusia.

Sehingga, jika memang umat mampu untuk tidak menikah, sebenarnya bukan hal yang disalahkan. Bahkan, pernah ada kisah salah seorang imam besar yang tidak pernah menikah semasa hidupnya lantaran ia abdikan diri untuk membaca dan menulis buku.

Namun sepertinya umat tak akan pernah bisa sanggup jika tidak menikah. Sebab fitrah berkasih sayang haruslah disalurkan. Apalagi di tengah kehidupan serba bebas seperti hari ini. Tentu, wasilah maksiat begitu banyak bertebaran. Maka dari itu, pernikahan menjadi wasilah yang efektif untuk menghindarkan umat dari pandangan dan aktivitas yang diharamkan.

Selain itu, menikah adalah wasilah utama untuk melahirkan generasi penerus peradaban. Apabila pernikahan ditakuti lantaran biaya yang bengkak, maka Allh SWT akan menjamin umat yang melakukan amalan ini. Hal tersebut telah Allah SWT sampaikan dalam firmanNya yakni :

وَأَنكِحُوا اْلأَيَامَى مِنكُمْ وَالصَّالِحِينَ مِنْ عِبَادِكُمْ وَإِمَآئِكُمْ إِن يَكُونُوا فُقَرَآءَ يُغْنِهِمُ اللهُ مِن فَضْلِهِ وَاللهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ

“Dan kawinkanlah orang-orang yang sendirian di antara kamu, dan orang-orang yang layak (berkawin) dari hamba-hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah Maha luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (QS. An Nuur: 32).

Citra Monica Nikah, Bagaimana Menjadikan Pernikahan Dapat Diridhoi Allah SWT?

Citra Monica

Berikut terdapat beberapa hal yang bisa dilakukan ummat agar pernikahan yang dijalani dapat diridhoi oleh Allah Ta’ala. Beberapa diantaranya adalah :

1. Membuat Visi Misi

Agar pernikahan dapat semakin mendapat peluang untuk diridhoi, maka ummat perlu menentukan visi misi bagi keluarga barunya. Tentu visi misi tersebut haruslah berlandaskan syariat Islam.

 Karena visi misi tidak bisa dibuat hanya dengan satu malam, maka perlu menyedikan waktu beberapa bulan bahkan sebelum menikah agar visi misi tersebut dapat dibahas secara matang. Selain itu, visi misi tersebut sangat penting dijadikan acuan atau silabus untuk memberikan pengajaran bagi generasi peradaban.

2. Mengkaji Ilmu Munakahat

Sebelum menikah, seharusnya diri sudah membiasakan diri untuk meningkatkan kualitas seputar dunia pernikahan. Bukan hanya pintar memasak dan mengurus rumah saja, namun juga mempelajari psikologi antar pasangan agar ketika terjadi masalah dapat segera diselesaikan.

Akan menjadi hal yang runyam, bila ummat cenderung egois menghadapi masalah dalam pernikahan. Alih – alih hubungan kembali menjadi harmonis malah bisa mendekatkan pada rusaknya hubungan.

Nah Sobat Cahaya Islam, itulah ulasan mengenai pernikahan Citra Monica yang membahagiakan bagi umat muslim. Semoga setelah membaca ulasan ini, umat dapat lebih memahami esensi menikah bukan hanya sekedar penyatuan dua umat saja, namun menjadi wasilah lahirnya generasi pencetak peradaban.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY