Akhlak Hasanah – Islam memberi perhatian besar pada akhlak atau budi pekerti setiap mukmin. Akhlak memiliki pengertian kumpulan sifat seseorang yang melahirkan perbuatan baik atau buruk. Setiap umat muslim wajib memiliki akhlak hasanah. Bagi seorang muslim, contoh akhlak terbaik ada pada diri Nabi Muhammad SAW.
Pengertian dan Dalil Akhlak Hasanah
Islam mengenal akhlak terpuji atau disebut juga sebagai akhlak karimah. Hasanah dalam Islam mengandung makna perilaku manusia yang disenangi setiap individu maupun sosial. Perilaku terpuji tersebut sesuai dengan ajaran agama Islam dan bersumber dari Allah. Menurut Imam Ghazali mengartikan akhlak terpuji sesuai dengan akal dan syara’.
Selain itu, akhlak terpuji juga dinilai berdasarkan tingkah laku dari yang dicontohkan rasul. Sedangkan salah satu kriteria akhlak hasanah adalah akal sebagai penentunya. Akhlak yang baik merupakan tanda dari kebahagiaan seseorang di dunia dan akhirat.
Sebab, kebaikan-kebaikan yang Sobat Cahaya Islam yang didapatkan di dunia dan akhirat bersumber dari akhlak yang baik. Sedangkan keburukan-keburukan dapat ditolak kecuali umat Islam memiliki akhlak terpuji. Dapat disimpulkan bahwa kedudukan akhlak dalam agama Islam sangat tinggi.
Bahkan akhlak terpuji akan membantu umat Islam masuk surga. Dalil akhlak hasanah terdapat pada HR Tirmidzi nomor 1162 yang berbunyi:
أَكْمَلُ المُؤْمِنِينَ إِيمَانًا أَحْسَنُهُمْ خُلُقًا
Pada hadis tersebut menyebutkan bahwa orang mukmin yang paling sempurna imannya memiliki akhlak yang baik. Pada HT Tirmidzi nomor 1941 juga menjadi dalil akhlak terpuji yang berbunyi:
إِنَّ مِنْ أَحَبِّكُمْ إِلَيَّ وَأَقْرَبِكُمْ مِنِّي مَجْلِسًا يَوْمَ القِيَامَةِ أَحَاسِنَكُمْ أَخْلَاقًا
Rasulullah bersabda bahwa yang sesungguhnya yang paling dekat tempat duduknya saat kiamat adalah umat yang memiliki akhlak paling bagus.
Contoh Akhlak Terpuji
Sebagai umat Islam, perbuatan dan sikap Rasulullah menjadi panutan. Agar lebih memahami dan menerapkannya dengan benar, berikut beberapa contoh akhlak karimah yang bisa Sobat Cahaya Islam pelajari:
1. Mentauhidkan Allah SWT
Dalam Islam, tauhid memiliki makna bahwa tiada Tuhan selain Allah dan seorang muslim wajib mengimaninya. Hal tersebut terdapat dalam surat Az Zumar ayat 2 hingga 3.


2. Bertaubat
Manusia sering berbuat kesalahan dan Allah akan memberi ampunan akan perbuatan dosa tersebut. Namun, untuk mendapatkan ampunan Sobat Cahaya Islam harus bertobat. Bertaubat juga merupakan salah satu akhlak hasanah. Tobat memiliki arti sikap menyesali perbuatan dosa dan berniat kembali ke jalan yang benar sesuai tuntunan Al Quran dan hadis.
3. Dzikrullah
Dzikrullah memiliki makna selalu mengingat Allah. Salah satu akhlak hasanah ini merupakan bentuk ibadah yang ringan, namun memiliki hikmah dan pahala besar.
4. Ikhlas
Perbuatan ikhlas sering dikaitkan dengan tindakan yang semata-mata hanya untuk Allah tanpa mengharap imbalan. Tindakan ikhlas memiliki niat bersih, suci dan terbebas dari unsur-unsur dunia, seperti pamrih atau riya’.
5. Syukur
Syukur memiliki makna sikap hati yang penuh berterima kasih dan mengakui semua nikmat dari Allah. Melalui sikap bersyukur, maka Allah akan menambah nikmat untuk setiap umatnya. Oleh karena itu sikap syukur selalu ditekankan setiap saat.


6. Jujur
Jujur merupakan sikap yang benar atau tidak akan menyembunyikan fakta. Seseorang yang selalu mengedepankan kejujuran selalu berusaha untuk menyampaikan informasi yang tepat.
Memahami akhlak hasanah menghadirkan berbagai kebaikan bagi kaum muslim. Tidak hanya hidup menjadi tenang, melainkan juga akan mendapatkan pahala. Mengedepankan akhlak terpuji juga menjadi pondasi bagaimana umat Islam harus bersikap.
Sumber Hadits:
Sumber:































