Pengertian Syu’abul Iman dan Macam-macam Syu’abul Iman

0
39646
pengertian syu’abul iman

Pengertian syu’abul iman – Sobat Cahaya Islam, tahukah kalian pengertian syu’abul iman? Apa kalian sudah familiar dengan istilah tersebut, ulasan kali ini kami akan membahas mengenai definisi syu’abul iman serta macam-macamnya.

Pengertian Syu’abul Iman

Sebelum mengetahui macam-macam syu’abul iman, terlebih dahulu perlu kita ketahui pengertian syu’abul iman. Dalam bahasa Indonesia, syu’abul iman diartikan sebagai cabang-cabang iman.

Istilah tersebut diambil dari HR. Bukhari dan Muslim dari sabda Rasulullah SAW yang berbunyi:

“Iman memiliki tujuh puluh lebih cabang, dan yang paling tinggi adalah kalimat laa ilaaha illallaah, sedangkan yang paling rendah adalah menyingkirkan gangguan dari jalan. Malu adalah bagian dari iman.’’ (HR. Al Bukhari dan Muslim).

Rukun iman yang jumlahnya ada 6 kemudian dijabarkan menjadi beberapa perlaku sebagai tanda iman seseorang yang bisa menambah pahala seorang muslim dan jika ditinggalkan akan mengurangi amal.

pengertian syu’abul iman

Syu’abul iman yang diamalkan terdiri dari 77 cabang. Dimana setiap cabang memiliki amalan yang harus dilakukan oleh seorang mukmin. Bilamana 77 amalan dilakukan seluruhnya, maka sempurnalah iman seseorang. Namun jika ditinggalkan imannya ada yang berkurang.

Macam-macam Syu’abul Iman

Setelah pembahasan mengenai pengertian syu’abul iman selanjutnya kami akan membahas tentang dimensi keimanan yang dibahas menjadi 3 bagian yakni meyakini dengan hati, mengamalkan dengan perbuatam, diucapkan dengan lisan.

1.      Ma’rifatun bil qalbi

Ma’rifatun bil qalbi artinya meyakini dengan hati. Syu’abul iman yang masuk dalam niat, akidah dan hati terdiri dari 30 cabang diantaranya:

  1. Iman kepada Allah
  2. Iman kepada malaikat Allah
  3. Iman kepada kitab-kitab Allah
  4. Iman kepada rasul-rasul Allah
  5. Iman kepada qadha dan qadar
  6. Iman kepada hari akhir
  7. Iman kepada kebangkitan setelah kematian
  8. Iman bahwa manusia akan dikumpulkan di yaumul mahshar
  9. Iman bahwa mukmin akan tinggal di surge sedangkan kafir akan tinggal di neraka
  10. Mencintai Allah
  11. Mencintai dan membenci karena Allah
  12. Mencintai Rasulullah dan memuliakan
  13. Ikhlas, menjauhi sifat munafik dan riya
  14. Bertaubat dan menyesali perbuatan dosa serta berjanji tidak akan mengulang
  15. Selalu mengharap rahmat Allah
  16. Takut kepada Allah SWT
  17. Tidak berputus asa
  18. Syukur nikmat
  19. Menjalankan amanah
  20. Sabar
  21. Menghormati orang yang lebih tua (tawadhu’)
  22. Mencintai anak-anak kecil
  23. Ridha dengan takdir Allah
  24. Tawakkal
  25. Meninggalkan sifat takabur
  26. Tidak iri dengki
  27. Mempunyai rasa maul
  28. Tidak mudah marah
  29. Tidak menipu dan tidak suudzon
  30. Meninggalkan kecintaan kepada dunia
pengertian syu’abul iman

2.      Iqrarun bil lisan

Maksud dari Iqrarun bil lisan yaitu diucapkan dengan lisan. Cabang iman ini terdiri atas 7 perbuatan.

  1. Membaca kalimat thayyibah
  2. Membaca Al-Qur’an
  3. Belajar serta menuntut ilmu
  4. Memberikan ilmu kepada orang lain
  5. Berdoa
  6. Menghindari bacaan yang sia-sia
  7. Zikir kepada Allah termasuk istighfar

3.      ‘Amalun bil arkhan

‘Amalun bil arkhan yaitu mengamalkan dengan melakukan perbuatan. Cabang iman ini terdiri dari 40 perbuatan diantaranya:

  1. Bersuci
  2. Menjalankan shalat fardhu dengan baik
  3. Bersedekah
  4. Menjalankan puasa wajib dan Sunnah
  5. Melaksanakan haji bagi yang mampu
  6. Beri’tikaf
  7. Menjaga agama
  8. Menunaikan nazar
  9. Menunaikan sumpah
  10. Menunaikan kafarat
  11. Menutup aurat
  12. Melaksanakan qurban
  13. Mengurus jenazah
  14. Membayar hutang
  15. Menghindari riba
  16. Menjadi saksi yang adil
  17. Berbakti kepada orang tua
  18. Menikah
  19. Menunaikan hak keluarga
  20. Mendidik anak
  21. Menjalin silaturahmi
  22. Taat pada orang tua
  23. Menegakkan pemerintahan yang adil
  24. Mendukung kebenaran
  25. Menolong orang lain
  26. Memperbaiki hubungan muamalah
  27. Menaati hakim
  28. Menolong orang
  29. Amar ma’rug nahi munkar
  30. Menegakkan hukum islam
  31. Berjihad
  32. Menunaikan amanah
  33. Membayar hutang
  34. Memberi hak tetangga
  35. Mencari harta dengan cara halal
  36. Menyedekahkan harta
  37. Memberi salam
  38. Mendoakan orang bersin
  39. Menghindari perbuatan yang menyusahkan orang
  40. Menghindari permainan

Demikianlah ulasan mengenai pengertian syu’abul iman dan macam-macamnya. Semoga iman kita selalu meningkat setiap hari dan mendapatkan ridha Allah swt. Selain itu, selalu menggunakan waktu dengan hal-hal yang positif

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY