Cara Menghindari Perceraian Menurut Islam

0
448
Cara menghindari perceraian menurut Islam

Cara menghindari perceraian menurut Islam ini bisa Sobat Cahaya Islam lakukan dengan melihat kembali tujuan dari pernikahan. Pernikahan bukan hanya sebatas kegiatan transaksional.

Namun, pernikahan terjadi untuk melahirkan kemaslahatan. Jadi, tidak membuat pasangan atau orang lain menjadi standar tunggal dalam memandang pernikahan.

Cara Menghindari Perceraian Menurut Islam

Perceraian merupakan proses hukum yang mengakhiri secara resmi ikatan perkawinan antara suami maupun istri. Alasan dari perceraian bervariasi, termasuk ketidakcocokan, perselisihan yang tidak teratasi, dan perselingkuhan. Bahkan, kekerasan dalam rumah tangga, masalah keuangan, serta perbedaan dalam pandangan maupun tujuan hidup.

Dalam Islam, perceraian bukan suatu yang dilarang selama hal itu menjadi jalan terbaik bagi dua pihak. Namun, Islam juga menganjurkan setiap pasangan berusaha untuk saling menjaga keutuhan dan keharmonisan keluarga. Hal tersebut untuk menghindari risiko perceraian dalam rumah tangga.

1. Melihat Tujuan Pernikahan Bukan Sebatas Transaksional

Cara mencegah perceraian dalam Islam pertama, yakni melihat tujuan pernikahan bukan sebatas kegiatan transaksional. Sebab, baik istri maupun suami merupakan makhluk yang berakal budi serta memiliki hak adil dalam keluarga.

Istri bukan objek seksual serta alat reproduksi suami, dan sebaliknya. Selain itu, menikah juga tidak untuk memuaskan hasrat seksual atau mendapatkan keturunan saja.

Cara menghindari perceraian menurut Islam

Pernikahan tidak harus melunturkan jati diri dari setiap manusia, baik itu laki-laki maupun perempuan. Pernikahan juga bisa mencerdaskan akal budi, menajamkan keimanan, serta tempat untuk memperoleh ketenangan hati, kebahagiaan, dan keberkahan dalam hidup.

Apabila hal tersebut menjadi dasar fondasi rumah tangga, maka berbagai masalah akan segera teratasi dengan baik.

2. Tujuan Menikah Melahirkan Kemaslahatan

Berikutnya, menilik kembali bahwa tujuan menikah untuk melahirkan kemaslahatan bersama. Prinsip tersebut juga akan membantu setiap pasangan saat menemui masalah dalam rumah tangga.

Contohnya saja, ketika mengalami masalah finansial dalam rumah tangga, maka setiap pasangan harus saling memberikan dukungan. Bahkan, juga harus mencari solusi bersama untuk kemaslahatan.

Apabila pendapatan suami sedang macet, maka istri dapat memberikan dukungan dengan bekerja. Hal ini berdasarkan pada prinsip bahwa rumah tangga adalah tim yang solid dan kuat.

Dalam surah an-Nisa’ ayat 34 Allah telah menasehati para suami:

وَٱلَّٰتِي ‌تَخَافُونَ ‌نُشُوزَهُنَّ فَعِظُوهُنَّ وَٱهۡجُرُوهُنَّ فِي ٱلۡمَضَاجِعِ وَٱضۡرِبُوهُنَّۖ فَإِنۡ أَطَعۡنَكُمۡ فَلَا تَبۡغُواْ عَلَيۡهِنَّ سَبِيلًاۗ إِنَّ ٱللَّهَ كَانَ عَلِيّٗا كَبِيرٗا

Perempuan-perempuan yang kamu khawatirkan akan nusyuz, berikanlah mereka nasehat, tinggalkanlah mereka di tempat tidur (pisah ranjang), dan (kalau perlu) pukullah mereka (dengan cara yang tidak menyakitkan). Akan tetapi, jika mereka mentaatimu, janganlah kamu mencari-cari jalan untuk menyusahkan mereka. Sesungguhnya Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.” 1

Pada ayat berikutnya Allah juga mengedukasi sekalian wali:

‌وَإِنۡ ‌خِفۡتُمۡ شِقَاقَ بَيۡنِهِمَا فَٱبۡعَثُواْ حَكَمٗا مِّنۡ أَهۡلِهِۦ وَحَكَمٗا مِّنۡ أَهۡلِهَآ إِن يُرِيدَآ إِصۡلَٰحٗا يُوَفِّقِ ٱللَّهُ بَيۡنَهُمَآۗ إِنَّ ٱللَّهَ كَانَ عَلِيمًا خَبِيرٗا

Jika kamu (para wali) khawatir terjadi persengketaan di antara keduanya, utuslah seorang juru damai dari keluarga laki-laki dan seorang juru damai dari keluarga perempuan. Jika keduanya bermaksud melakukan islah (perdamaian), niscaya Allah memberi taufik kepada keduanya. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Teliti.” 2

3. Persiapan Mental, Finansial dan Intelektual

Cara menghindari perceraian menurut Islam lainnya, yaitu persiapan mental, finansial, serta intelektual. Hal ini sangat penting, bahwa menikah bukan karena desakan umur atau standar sosial yang ada di masyarakat.

Namun, setiap orang harus bisa mempersiapkan mental, finansial, serta intelektual dengan baik. Sebab, apabila tidak dengan persiapan yang baik, maka pernikahan akan rentan terhadap perceraian.

Cara menghindari perceraian menurut Islam

Jadi, penting bagi setiap pasangan untuk bisa belajar bersama mempersiapkan diri untuk saling mengenal keinginan, tujuan, serta rumah tangga seperti apa yang diinginkan. Proses tersebut harus terus terjaga bahkan setelah menikah.

4. Tidak Menjadikan Orang Lain Standar Tunggal

Cara mencegah perceraian terakhir, yaitu tidak menjadikan pasangan atau orang lain sebagai standar tunggal dalam membina rumah tangga. Sobat Cahaya Islam harus paham setiap pasangan atau rumah tangga memiliki keunikan tersendiri. Masalah yang setiap pasangan hadapi juga beragam.

Jadi, jangan pernah menjadikan pasangan lain sebagai standar dalam memandang rumah tangga yang baik. Usahakan untuk selalu membangun komunikasi terbuka dengan pasangan ketika menghadapi suatu masalah.

Belajar juga bagaimana menyampaikan kebutuhan serta keinginan satu sama lain. Selain itu, harus sama-sama saling memperbaiki diri untuk menjadi pribadi yang lebih baik demi pasangan maupun keluarga. Itulah beberapa cara menghindari perceraian menurut Islam yang bisa Sobat Cahaya Islam jadikan referensi.


  1. (QS. An-Nisa’ [4:34]) ↩︎
  2. (QS. An-Nisa’ [4:35]) ↩︎

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY