Timnas U-16 Kalah Melawan UEA, Ini Cara Sikapi Kekalahan Menurut Islam!

0
24
Timnas U-16 Kalah Melawan UEA

Timnas U-16 kalah – Pada pertandingan uji coba di Stadion Federasi sepak bola UEA, Dubai ini Timnas U-16 Indonesia kembali berhasil dikalahkan oleh Uni Emirat Arab (UEA). Pada uji coba yang kedua ini Indonesia kalah skor 0-4, sementara beberapa waktu lalu juga mengalami kekalahan pertama dengan skor 2-3. Namun meskipun begitu, Bima Sakti mengatakan bahwa performa dari para pemainnya kini mengalami kemajuan dan membaik. Hanya ada beberapa hal yang perlu dilakukan evaluasi.

Timnas U-16 Kalah Melawan UEA

Dalam pertandingan atau kompetisi, kalah dan menang adalah hal yang biasa. Sehingga wajar saja jika dalam suatu pertandingan mengalami kekalahan. Seperti yang terjadi pada timnas U-16 pada uji coba melawan UEA dan mengalami dua kali kekalahan. Namun ini justru menjadi bahan untuk evaluasi, dan bagaimanapun para pemain telah berusaha sebaik mungkin. Dalam islam sendiri, kalah atau menang bukan satu-satunya ukuran untuk kehebatan suatu kelompok. Yang terpenting adalah bagaimana menyikapi kekalahan dengan tepat.

Timnas U-16 Kalah Melawan UEA, Bagaimana Menyikapi Kekalahan Menurut Islam?

Timnas U-16 Kalah Melawan UEA dan Ini Sikap Muslim

Timnas U-16 kalah melawan UEA bukanlah alasan untuk terpuruk bagi Bima Sakti. Justru ada beberapa evaluasi yang bisa dilakukan untuk kemajuan performa para pemain di laga yang selanjutnya. Dalam islam sendiri, sikap putus asa adalah sikap yang tidak dianjurkan. Itu sebabnya, kekalahan jangan sampai menjadi penghambat untuk mengembangkan diri. Melainkan ada beberapa hikmah yang justru bisa diambil dari kekalahan yang dialami.

وَلَا تَيْأَسُوا مِنْ رَوْحِ اللَّهِ ۖ إِنَّهُ لَا يَيْأَسُ مِنْ رَوْحِ اللَّهِ إِلَّا الْقَوْمُ الْكَافِرُونَ

dan jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah, melainkan kaum yang kafir”.(1)

Dalam ayat diatas dijelaskan dengan tegas bahwasanya Allah melarang kaum muslimin untuk berputus asa. Dan bahkan barangsiapa yang berputus asa maka ia termasuk kaum yang kafir. Itu sebabnya, saat mendapatkan kekalahan pun kita tidak diperbolehkan untuk berputus asa. Lalu bagaimana menyikapi kekalahan menurut islam?

Mengambil Hikmah Dari Kekalahan

Timnas U-16 Kalah Melawan UEA dan Sikap Muslim Menghadapi Kekalahan

Saat mengalami kekalahan, sikap yang utama untuk dilakukan oleh kaum muslimin tentu saja tidak putus asa. Caranya adalah dengan mengambil hikmah dari kekalahan yang diterima. Saat mengalami situasi yang tidak sesuai dengan harapan, maka jangan justru membuat diri kita patah semangat, putus asa ataupun menyalahkan diri. Ambil hikmah dari kekalahan dan kembali melakukan hal-hal yang bermanfaat untuk mengembangkan diri.

Menerima Sebagai Ketetapan Allah SWT

Ketika menyikapi kekalahan sebagai seorang muslim adalah menerima dengan ikhlas. Ini artinya menyadari bahwa segala hal adalah ketetapanNya. Sehingga tidak perlu mengatakan seandainya ataupun menyesali yang terjadi. Justru sebagai seorang muslim, kekalahan harus diterima dengan ikhlas dan menjadi evaluasi dan pembelajaran lebih baik lagi.

Timnas U-16 kalah – saat laga melawan Unit Emirat Arab (UEA) tentu adalah hal yang biasa dalam sebuah pertandingan. Yang terpenting adalah bagaimana menyikapi kekalahan dengan tepat ya sobat CahayaIslam. Sehingga sikap-sikap yang diambil sesuai dengan ajaran agama islam. Jangan sampai berputus asa karena kekalahan, dan jadikan semua hal sebagai pembelajaran untuk lebih baik.


Catatan Kaki:

(1) – Surat Yusuf Ayat 87

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY