Rimbun Air – Masyarakat Papua dikagetkan degan berita terjatuhnya Rimbun Air. Peristiwa tersebut terjadi beberapa hari yang lalu. Kronologis dari jatuhnya pesawat rimbun air adalah berawal dari hilangnya kontak pesawat dengan pos pantauan radar udara.
Hal itu dibenarkan oleh kepala kantor unit penyelenggara bandar udara (UPBU) Muhammad Navik. Namun pihak nya masih menyelidiki terkait hilang kontaknya pesawat tersebut.
Hingga saat ini masih dilakukan pencarian disekitar hilang nya kontak pesawat. Para pemuda Papua juga telah dikerahkan oleh Pemerintah Papua untuk mencari keberadaan pesawat terbut. Dalam pencarian itu dipimpin oleh satu anggota DPRD setempat.
Sobat Cahaya Islam, rimbun air merupakan pesawat perintis milik maskapai rimbun air. Meskipun pesawat tersebut tidak memiliki awak, namun didalamnya menngangkut berbagai sembako untuk daerah papua. Hal ini menyebabkan pasokan sembako untuk saudara yang ada di papua mengalami hambatan.
Dalam setiap kejadian pasti akan ada suatu hikmah. Musibah bisa berupa cobaan dan ujian. Perbedaannya adalah jika cobaan adalah sebagai pengingat karena diri penuh dosa dan harus segera dengan Allah yang maha kuasa.
Sedangkan ujian adalah, sebagai suatu tangga untuk melangkah lebih tinggi derajat yang akan diangkat oleh Allah. Oleh sebab itu sebagai hamba-Nya selalu bertawakal dengan segala bentuk musibah yang telah menimpa, jangan pernah lupa untuk selalu memperbaiki diri.
Mengapa Ujian Didatangkan oleh Allah?


Sobat Cahaya Islam, Allah mendatangkan sebuah musibah tidak lain adalah mempunyai maksud dan tujuan. Selah satu tujuan Allah adalah untuk menguji keimanan seorang hamba.
Akan bertambah keimanan seorang hamba ketika ujian tersebut dapat dilewati dengan bertawakal kepada Allah. Namun sebaliknya akan jatuh di lubang kenistaan ketika ujian tersebut tidak dibarengi dengan tawakal kepada-Nya. Naudzubillah
Ketika Allah sedang menguji hambanya maka akan ada sebuah kenikmatan setelah itu. Karenanya sebagai hamba-Nya umat harus selalu bersabar dan berprasangka yang baik kepada Allah. Karena sesungguhnya Allah menyiapkan hadiah yang terbaik.
Dalam Alquran tertulis janji Allah, ”Apakah manusia itu mengira bahwa mereka akan dibiarkan (saja) mengatakan: Kami telah beriman, lantas tidak diuji lagi? Sungguh Kami telah menguji orang-orang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan mengetahui orang-orang yang dusta” (QS Al Ankabut: 2-3).
Dari kejadian rimbun air ini pasti menyisakan kesedihan bagi saudara yang ada di Papua. Allah menguji dalam hal harta, maka setelah kejadian ini percaya Allah akan memberikan harta yang berlipat ganda dan berkah. Menyangkut perut adalah hal yang tidak mudah, apalagi di papua akses masih minim maka saudara di Papua perlu menambah kesabaran untuk menerima ujian dengan ikhlas.
Sobat Cahaya Islam, ujian paling berat telah Allah timpakan kepada Nabi Rosul. Bahkan ujian-ujian mereka jika dinalar oleh manusia sekarang tidak akan sanggup dan mampu melaksanakannya. Setelah itu ujian terberat kedua Allah timpakan kepad orang-orang yang shaleh dan ulama. Berurutan hingga sampai kepada orang awam atau manusia biasa.
Apa Yang Akan Diperoleh Setelah Ujian Rimbun Air dari Allah S.W.T
Sobat Cahaya islam, ujian dari Allah sama halnya dengan ujian yang ada dikehidupan sehari hari. Misalnya setelah ujian atau ulangan sekolah maka siswa akan mendapatkan nilai yang sesuai dengan usahanya.
Nah disini sama dengan ujian dari Allah. Allah memberikan ujian tidak semata-mata memberikan saja tanpa memberikan hadiah setelahnya. Yakin bahwa Allah akan memberikan hadiah yang tidak disangka-sangka.


Contohnya Allah mencabut kenikmatan duniawi harta benda, jika dengan sabar menerima ujian dari Allah maka akan diganti dengan harta yang lebih banyak dan barokah. Sebagai manusia biasa hanya dapat bertafakur, jangan-jangan harta yang selama ini dikumpulkan tidak berkah makanya Allah mengambilnya.
Sobat Cahaya Islam, dari peristiwa rimbun air semoga dapat mempertebal keimanan umat. Dan selalu berhusnudzon kepada Allah. Karena setiap yang Allah kehendaki mengandung unsur kebaikan didalamnya.






























