Peran Naftali Bennett Bagi Israel dan Sikap Muslim

0
77
Naftali Bennett

Naftali Bennett – Para penduduk Israel tengah bergembira setelah dilantiknya Naftali Bennett menggantikan Benjamin Netanyahu.  Penggantian tersebut juga didukung penuh oleh Joe Biden, selaku pemimpin negara adidaya Amerika Serikat, Joe Biden. Sedangkan di mata umat muslim, sebagian berpendapat bahwa pelantikannya merupakan pertanda kehancuran Palestina.

Sobat Cahaya Islam, seperti yang diketahui bahwa jejak Naftali Bennett lumayan dikenal sebagai pihak yang tidak senang dengan keberadaan Palestina dan konsep two – state solution. Jika ia menggantikan Benjamin, maka tidak mustahil akan terdapat beberapa kebijakan yang dapat merugikan Palestina.

Bagaimana Respon Umat terhadap Pelantikan Naftali Bennett?

Sebagai umat muslim, tentu dapat memahami bahwa pergantian yang dilakukan oleh Israel yakni sebab ingin menguatkan posisinya sebagai negara kuat. Maka dari itu, umat pun perlu bersiap – siap agar tak lengah dengan serangan mendadak maupun kebijakan yang hanya mendzalimi umat.

Kemungkinan lainnya pelantikan tersebut menandakan bahwa zionis berusaha menyusun strategi baru untuk melemahkan Palestina. Kemungkinan – kemungkinan tersebut dapat terkumpul sebab rekam jejak Naftali telah membuktikan bahwa ia begitu tidak menyukai Palestina.

Bagaimana Agar Umat Mengetahui Konflik Zionis dan Palestina?

Konflik antara Palestina dan Zionis tak akan pernah usai bila umat Islam masih belum menguatkan diri dari sisi militer dan strategi politik. Jangankan kedua hal ini, persatuan dalam negara pun tampaknya belum terlihat. Konflik ini masih dipandang sebatas perseteruan internal yakni antara si penumpang dan pemilik rumah.

Adanya konsep intervensi alias campur tangan menjadikan negeri – negeri yang masyarakatnya mayoritas muslim hanya sekedar memberi bantuan dan mengecam. Selebihnya, maka akan melanggar hukum batas teritorial negara.

Sehingga sebagai umat muslim, alangkah baiknya mewujudkan rasa persaudaraan dengan menunjukkan pada dunia sikap kaum muslimin. Terdapat beberapa cara yang bisa menjadi strategi untuk membela umat Islam di Palestina. Berikut strategi yang bisa dilakukan :

1.      Berkoar Lewat Sosial Media

Naftali Bennett

Sosial media sekarang menjadi komponen penting dalam kehidupan untuk menyampaikan informasi bahkan kondisi terkini. Negara yang sedang mengalami krisis saat penanganan pandemi pun dapat segera menyebar ke seluruh dunia dalam hitungan menit.

Oleh karena itu, penting bagi umat untuk memanfaatkan sosial media sebagai pusat penyebaran informasi terkait kondisi terkini Palestina. Semakin infonya tersebar, maka semakin banyak umat awam yang mengetahui bahwa ada negeri Islam yang sedang dijajah secara fisik maupun pemikiran. Hal ini sesuai dengan Hadits Rasulullah SAW yakni :

الجماعة ما وافق الحق وإن كنت وحدك

“Yang disebut jama’ah adalah jika mengikuti kebenaran, walau ia seorang diri.” (Dikeluarkan oleh Al Lalikai dalam Syarh I’tiqod Ahlis Sunnah wal Jama’ah 160 dan Ibnu ‘Asakir dalam Tarikh Dimasyq 2/ 322/ 13).

2.      Menyampaikan Lewat Tulisan Fisik

Naftali Bennett

Walaupun teknologi sudah semakin canggih, umat dapat lebih menunjukkan konflik keduanya melalui tulisan fisik seperti buku, novel bahkan tulisan ilmiah. Novel sendiri dapt berisikan tokoh fiksi namun tetap dengan latar belakang konflik Palestina tersebut. Agar riset dapat lebih terperinci dan valid datanya, anda juga dapat menjadikan beberapa jurnal sebagai referensi.

Nah Sobat Cahaya Islam, demikianlah ulasan mengenai Naftali Bennett dalam pandangan Islam sebagai perwakilan dari kaum Zionis. Semoga Palestina segera dimenangkan oleh Allah Ta’ala untuk menjadi negara Islam yang merdeka dan sesuai dengan penerapan syariat Islam.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY