Keistimewaan Hari Tasyrik, Apa Saja?

0
45
Hari tasyrik

Keistimewaan Hari TasyrikSobat Cahaya Islam Hari Tasyrik merupakan hari dimana kaum muslim dilarang untuk berpuasa. Pada penanggalan Hijriyah, Hari Tasyrik tepat  pada tanggal 11, 12, 13 Dzulhijjah. Sementara itu, menurut penanggalan Masehi jatuh pada tanggal 21, 22, 23 Juli 2021.

Haram Berpuasa di Hari Tasyrik, Kenapa?

Pada tanggal tersebut kaum muslim haram melaksanakan puasa, baik itu puasa sunah maupun puasa Qadha. Sebab pada tanggal tersebut kaum muslim dianjurkan untuk mensyukuri nikmat Allah berupa makanan dan minuman. Selain itu, sunnah hukumnya bagi kaum muslim untuk menyembelih hewan kurban, seperti kambing, sapi, atau unta.

Sedangkan hukum berkurban adalah Sunnah Muakad bagi kaum muslim yang memiliki harta lebih. Perlu Sobat ketahui hewan kurban yang digunakan adalah hewan yang sehat, gemuk, berkualitas unggul, dan tidak untuk membajak sawah atau lebih singkatnya adalah hewan yang tidak sakit dan tidak cacat.

Berkurban dapat dilakukan di halaman masjid ataupun mushola setelah selesai sholat idul Adha. Penyembelihan hewan kurban dapat dilakukan hingga berakhir, yaitu 13 Dzulhijjah sebelum adzan Maghrib.

Keistimewaan Hari Tasyrik

Setelah mengetahui secara singkat tentang hari tasyrik, berikut ini terdapat keistimewaan hari tasyrik yang dapat Sobat Cahaya Islam pahami bersama. Simak di bawah ini:

1. Memperbanyak Syukur Nikmat

Apapun yang terjadi pada Hari Tasyrik harus kita syukuri. Menerima semua ketentuan Allah SWT dan melaksanakan perintah dari-Nya sebagai salah satu amalan yang patut kita tingkatkan.

2. Meningkatkan Taat dan Takwa

Hari Tasyrik merupakan rangkaian dari Yaumul Qadhiyah, dan kita sebaiknya meningkatkan ketaatan dan ketakwaan pada Allah SWT.

3. Perbanyak doa dan Dzikir

Hari Tasyrik merupakan waktu mustajabah untuk berdoa. Oleh karena itu, perbanyaklah doa dan dzikir kepada Allah SWT. Doa dan Dzikir juga dapat kita lakukan kapan saja dan dimana saja. Dengan berdzikir kita akan selalu ingat pada Allah SWT.

Salah satu amalan dzikir di waktu istimewa ini adalah mengumandangkan takbir saat berangkat sholat idul adha dan saat akan menyembelih hewan kurban, serta perbanyaklah doa sapu jagat untuk memohon keselamatan dunia dan akhirat.

4. Silaturahmi

Selain poin-poin di atas, kita juga disarankan untuk mengunjungi sanak kerabat, guna mempererat tali kekeluargaan. Perintah silaturahmi jua termaktub dalam Al Quran Ar Ra’d ayat ke-21 berbunyi :

“Dan orang orang yan menghubungkan apa yang di perintahkan Allah agar Di hubungkan dan mereka takut kepada Tuhannya dan takut pada Hisab yang buruk”.(Q.S. Ar-Ra’d ayat 21)

5. Menyembelih Hewan Kurban

Hari tasyrik

Dengan berkurban berarti kita telah berbagi kenikmatan dengan orang lain. Berkurban sangat dianjurkan bagi umat islam yang mampu.

Seperti yang telah dijelaskan pada paragraf terdahulu bahwa hewan yang dianjurkan berkurban adalah hewan yang sehat, gemuk, tidak cacat dan tidak untuk membajak sawah.

6. Hari untuk Menikmati Makanan dan Minuman

Hari tasyrik

Umat Islam sebaiknya menikmati jamuan atau olahan daging kurban pada Hari Tasyrik. Daging kurban lebih bernilai berkah dari pada daging biasa, karena itu Nabi melarang kita berpuasa sebab waktu ini adalah waktu makan dan minum bagi umat Islam.

Ulama jumhur juga menyatakan bahwa kesunahan takbiran di Hari Tasyrik ba’da sholat fardhu hukumnya adalah sunnah muakadah, karena itu adalah bagian dari amal sholih, takbiran dimulai dari terbenamnya matahari tanggal 9 Dzulhijjah hingga tanggal 13 Dzulhijjah sebelum terbenam matahari.

Sobat Cahaya Islam yang dirahmati Allah, demikian penjelasan tentang makna dan keistimewaannya. Semoga kita bisa menjadi pribadi yang lebih baik dan dapat menerapkan amalan-amalannya.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY