Kematian Datang Tiba-Tiba! Bagaimana Muslim Mempersiapkannya?

0
78
Kematian dan Bagaimana Muslim Mempersiapkannya

Kematian – Baru-baru ini seorang pekerja proyek di Semarang diberitakan tewas dikarenakan tertimpa bangunan. Bangunan yang mana dirobohkan dengan pertimbangan akan roboh ke bagian barat. Namun ternyata justru jatuh kebawah dan menimpa salah seorang pekerja proyek. Seketika peristiwa ini merenggut nyawa korban karena robohnya bangunan Apotek Aira, Ngaliyan Semarang, Jawa Tengah. Fenomena ini menunjukkan pada kita semua bahwa musibah atau maut bisa datang begitu tiba-tiba.

Kematian Pekerja Proyek Tertimpa Bangunan

Musibah atau ajal tidak pernah kita ketahui kapan datangnya. Bahkan sesuatu yang sudah direncanakan dengan baik, bertujuan untuk mengamankan diri atau menjaga diri. Ini sangat mungkin meleset dari perkiraan dikarenakan Allah SWT sudah menggariskan untuk datangnya musibah atau maut. Hal ini pun bukan hanya rahasia Allah, namun juga sesuatu yang tidak bisa kita tolak atau hindari kedatangannya. Lalu apa yang harus dilakukan seorang muslim untuk menyikapi ini?

Kematian Tidak Bisa Diprediksi, Namun Muslim Bisa Mempersiapkan Diri

Kematian dan Persiapan Muslim Menghadapinya

Kematian adalah ketakutan bagi setiap orang, hal ini dikarenakan kurangnya persiapan diri. Sehingga banyak ketidaksiapan yang menjadikan kita takut pada maut. Sedangkan ini merupakan salah satu perjalanaan hidup yang akan menghampiri siapa saja yang bernyawa dan hidup. Namun ajal atau maut adalah takdir yang mana tidak satu orangpun mengetahui kapan datangnya. Itulah sebabnya mengingat kematian ini sangat penting untuk senantiasa mengingat banyak hal yang harus kita perbaiki.

كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ الْمَوْتِ ۗ وَإِنَّمَا تُوَفَّوْنَ أُجُورَكُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ ۖ فَمَنْ زُحْزِحَ عَنِ النَّارِ وَأُدْخِلَ الْجَنَّةَ فَقَدْ فَازَ ۗ وَمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلَّا مَتَاعُ الْغُرُورِ

Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan.(1)

Pada ayat ini dijelaskan bahwa kematian akan menghampiri setiap makhluk. Sehingga yang bisa dilakukan bukanlah menghindari atau merasa takut. Bagaimanapun maut adalah sesuatu yang akan dan pasti kita temui. Maka yang paling baik sebagai seorang muslim, adalah dengan mempersiapkan diri dan memperbaiki diri. Anda bisa melakukan banyak kebaikan, memperbanyak amalan, dan apapun yang mampu melindungi kita dari panasnya api neraka. Bagi yang masih banyak bermaksiat, anda masih punya waktu untuk bertaubat.

Kita Dianjurkan Untuk Senantiasa Mengingat Mati Sebagai Motivasi Perbaiki Diri

Perbanyak Mengingat Kematian

Dalam agama islam, kita dianjurkan untuk senantiasa mengingat mati. Sehingga kita tidak hidup dalam kelalaian. Ini juga menjadi pendorong untuk kita tidak lelah memperbaiki diri. Jika kita hanya memikirkan kesenangan dunia, maka kita akan lupa untuk mempersiapkan diri kita untuk maut atau ajal yang akan menghampiri. Ini hanya akan membuat kita tersesat dan bahkan terjerumus dalam kemaksiatan. Sehingga tidak ada yang bisa menyelamatkan dari panasnya api neraka. Kecuali amal dan ibadah kita sendiri.

Kematian – merupakan rahasia Allah yang bukan untuk ditakuti namun sebagai pengingat untuk mempersiapkan diri. Sehingga kita terus terdorong untuk memperbaiki diri dan menjauhi segala hal yang tidak dianjurkan dalam agama. Semoga kita termasuk dalam orang yang selamat dan juga tidak lupa bahwa kita semua akan kembali pada-Nya. Yuk persiapkan diri untuk menjadi muslim yang baik dan taat. Sebelum nantinya dipertemukan oleh maut.


Catatan Kaki:

(1) – Surat Al – Imran Ayat 185

TIDAK ADA KOMENTAR

Ikut Berkomentar Yuk!