3 Tips Membangun Karakter Rabbaniyah bagi Generasi Muslim

0
1349
karakter Rabbaniyah

Karakter Rabbaniyah – Menjadi seseorang yang memiliki karakter rabbaniyah bukanlah hal yang mudah. Apalagi di zaman serba penuh cobaan seperti sekarang. Hanya umat mukmin yang penuh dengan kesabaran dan ketekunan lah yang mampu mencapai level sebagai seseorang yang berkarakter rabbaniyah.

Sobat Cahaya Islam, karakter rabbaniyah tidak semata – mata hadir dalam diri hamba hanya karena keturunan. Malahan karakter ini terbentuk dan dibangun melalui pondasi aqidah dan keilmuan Islam yang matang. Lantas bagaimana agar generasi dapat menjadi seseorang yang berkarakter rabbaniyah?

Apa itu Karakter Rabbaniyah?

Di dalam Islam sendiri, karakter Rabbaniyah didefinisikan sebagai sebuah karakter yang mengimani kehadiran Pencipta dan agama sebagai keyakinan. Adanya keyakinan tersebut mengharuskan para umat muslim untuk totalitas dalam mengimani Islam sebagai agama.

Menjadi seseorang yang berkarakter Rabbaniyah bukanlah hal yang mudah. Tentu dibutuhkan beberapa tips dan trik agar umat muslim dapat menerapkan karakter tersebut dalam kehidupannya.

Tips Menjadi Generasi Berkarakter Rabbaniyah

Generasi di masa depan adalah para agen perubahan utamanya bagi umat muslim. Tidak ada sekalipun perubahan yang tidak ada seorang pemudanya.

Maka sangat penting untuk menghadirkan generasi menjadi seseorang yang memiliki karakter Rabbaniyah. Lantas, bagaimana tips untuk menjadi generasi berkarakter mulia tersebut?

1.    Senantiasa Meng-Esakan Allah

Hal pertama yang perlu dilakukan yakni menjadi seseorang yang meng­-Esakan Allah.

Sobat Cahaya Islam, mengimani Allah saja lah sebagai Pencipta bukanlah hal yang mudah. Sebab ada banyak hal yang dapat menyebabkan umat muslim tidak mengimani Allah secara totalitas.

 karakter rabbaniyah

Misal, memiliki seorang idola. Pada dasarnya, mengagumi seseorang itu adalah hal yang lumrah. Namun akan menjadi bahaya bahkan terkategorikan syirik apabila yang dikagumi malah menjadikan seorang umat tersebut jauh dari Allah dan bahkan berlepas dari keyakinanNya. Sungguh bahaya bukan?

2.    Belajar Sungguh – Sungguh

Satu – satunya hal yang menjadikan para umat muslim tetap mengimani Allah Ta’ala yakni dengan mempelajari Islam dengan segala keilmuannya.

Luasnya khazanah Islam tidak akan pernah bisa diraih selama hidup. Sebab teramat banyak hal yang harus dipelajari. Hal ini sebagaimana firman Allah Ta’ala yakni di surat At Taubah ayat 122 :

۞ وَمَا كَانَ الْمُؤْمِنُوْنَ لِيَنْفِرُوْا كَاۤفَّةًۗ فَلَوْلَا نَفَرَ مِنْ كُلِّ فِرْقَةٍ مِّنْهُمْ طَاۤىِٕفَةٌ لِّيَتَفَقَّهُوْا فِى الدِّيْنِ وَلِيُنْذِرُوْا قَوْمَهُمْ اِذَا رَجَعُوْٓا اِلَيْهِمْ لَعَلَّهُمْ يَحْذَرُوْنَ ࣖ

Artinya : Dan tidak sepatutnya orang-orang mukmin itu semuanya pergi (ke medan perang). Mengapa sebagian dari setiap golongan di antara mereka tidak pergi untuk memperdalam pengetahuan agama mereka dan untuk memberi peringatan kepada kaumnya apabila mereka telah kembali, agar mereka dapat menjaga dirinya.

karakter Rabbaniyah

Maka dari itu, Allah Ta’ala menilai seseorang dari proses dan cara mereka bertahan dengan ketaqwaan. Sebab bila dinilai dari capaian keilmuan saja, tentu karakater Rabbaniyah takkan terbangun dalam hati. Alih – alih tumbuh di jiwa, malah yang ada menimbulkan arogansi.

3.    Mencari Lingkungan yang Sholih

Langkah selanjutnya yakni dengan membiasakan diri di lingkungan sholih. Lingkungan akan sangat mempengaruhi perilaku seseorang. Maka dari itu, pilihlah lingkungaan yang mengajarkan keimanan secara totalitas, bukan sekedar di permukaan saja. hal ini sebagaimana firman Allah Ta’ala yakni dalam surat Ali Imran ayat 101 yakni :

  • وَمِمَّنْ حَوْلَكُمْ مِّنَ الْاَعْرَابِ مُنٰفِقُوْنَ ۗوَمِنْ اَهْلِ الْمَدِيْنَةِ مَرَدُوْا عَلَى النِّفَاقِۗ لَا تَعْلَمُهُمْۗ نَحْنُ نَعْلَمُهُمْۗ سَنُعَذِّبُهُمْ مَّرَّتَيْنِ ثُمَّ يُرَدُّوْنَ اِلٰى عَذَابٍ عَظِيْمٍ ۚ

Artinya : Dan di antara orang-orang Arab Badui yang (tinggal) di sekitarmu, ada orang-orang munafik. Dan di antara penduduk Madinah (ada juga orang-orang munafik), mereka keterlaluan dalam kemunafikannya. Engkau (Muhammad) tidak mengetahui mereka, tetapi Kami mengetahuinya. Nanti mereka akan Kami siksa dua kali, kemudian mereka akan dikembalikan kepada azab yang besar.

Jika generasi malah bersikap arogan, lantas bagaimana umat menjalani kehidupan? Sebab generasi memiliki peran penting dalam peningkatan karakter Rabbaniyah dalam diri seseorang.

Nah Sobat Cahaya Islam,demikianlah ulasan berkaitan dengan karakter Rabbaniyah serta tips meningkatkan karakter tersebut dalam diri. Semoga ulasan ini bermanfaat dan memberikan inspirasi bagi para umat.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY