Jalan di Nigeria Diblokir Demi Ketenangan, 5 Cara Muslim untuk Meraih Ketenangan dalam Islam

0
25

Jalan di Nigeria – Diblokir oleh sebagian orang, mereka marah dengan seruan presiden yang  meminta ketenangan tetapi tidak bisa mencegah pembunuhan yang menimpa para pengunjuk rasa. Secara tidak langsung, pendemo merasa kecewa dengan presiden.

Seperti halnya Indonesia, belum lama ini yang meminta dibatalkan UU Cipta Kerja, para pedemo turun jalan di Nigeria yang pada mulanya adalah bentuk protes atas kebrutalan polisi. Diperparah lagi pedemo juga protes dengan adanya korupsi dan ekonomi yang bisa dibilang buruk.

Ketenangan, siapa yang tidak menginginkan rasa ini? Siapa pun dia, presiden, pejabat pemerintah, maupun rakyat kelat semua menginginkannya. Apa artinya hidup bergelimpangan harta dan kuasa bila tidak ada ketenangan di dalamnya, mungkin bisa diibaratkan seperti perahu pecah.

Sobat Cahaya Islam, semua aspek kehidupan dengan dimensi dari berbagai alam, termasuk ketenangan telah menjadi topik dalam pembahasan agama. Ketenangan bisa dikategorikan sebagai goal atau tujuan yang diharapkan tercapai.

Oleh karena itu, mari kita bahas bersama terkait ketenangan dalam pandangan agama Islam dan bagaimana caranya meraih ketenangan itu sendiri.

Jalan di Nigeria Bentuk Aksi Terhadap Presiden yang Meminta Ketenangan, 5 Cara Meraih Ketenangan Menurut Islam

Ketenangan hati adalah utamanya, sebagaimana pernyataan bahwa apabila segumpal daging yang bernama hati baik, maka baik pula seluruhnya. Islam bukanlah agama yang membiarkan keributan, kegusaran melanda umatnya.

Akan tetapi, kebahagiaan hati dengan adanya sifat-sifat yang mahmudah (terpuji) yang diajarkan oleh agama Islam.

5 Cara Meraih Ketenangan dalam Islam

Berikut beberapa cara yang bisa diamalkan oleh orang muslim, agar hidupnya tenang.

  1. Mengingat Allah SWT

Allah SWT yang Maha Bijaksana memberikan apa yang diharapkan makhluknya, dengan syarat berusaha meraihnya dan juga berdoa kepada-Nya. Salah satu hasil dari mengingat Allah SWT yakni ketenangan hati.

Sebagaimana dalam Al-Qur’an surah Ar-Ra’du ayat delapan berikut ini.

الَّذِينَ آمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ ۗ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ

(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram. (QS. Ar-Rad : 28)

  1. Menghindari Perbuatan Tercela

Orang yang sering melakukan perbuatan tercela, jelas tidak akan tenang hatinya. Sebab, hati tidak mungkin berbohong, meski lisan berkata biasa saja. Melalui menghindari perilaku tercela, seperti dendam, iri, marah, bohong, riya’, dll. InsyaAllah umat Islam dapat meraih ketenangan.

  1. Hidup Sewajarnya dan Tidak Terlalu Berambisi

Hidup sewajarnya dalam artian tidak terlalu berambisi mau ini mau itu, atau terlalu memandang ke atas terhadap orang-orang yang berlimpah harta yang tidak ada habis-habisnya. Sebab bila mendongakkan kepalanya atas tentu ada langit di atas langit.

  1. Bila Ada Masalah Carilah Solusi tanpa Perlu Berkeluh Kesah

Masalah terus menghampiri selama masih ada kehidupan. Mendapati masalah sebagai muslim sebaiknya mencari solusi terbaik bukan malah berkeluh kesah. Ingat waktu yang terbuang untuk berkeluh kesah bisa jadi sudah setengah jalan pada solusi bila mencarinya.

 

  1. Berlatih Menerima Kenyataan (Qanaah)

Ketetapan Allah SWT yang terbaik, manusia boleh berencana tapi kenyataannya terserah Allah SWT. Menerima kenyataan yang tidak diinginkan memang tidak mudah, tetapi hal itu bisa dilatih perlahan-lahan.

Sobat Cahaya Islam, itu lima cara meraih ketenangan hati dari pandangan Islam. Semoga jalan di Nigeria tidak lagi diblokir dan negaranya dapat memperoleh solusi yang tepat. Semoga kita umat Islam bisa senantiasa mendapat ketenangan hati. Aamiin.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY