Peringatan Hari Anak Sedunia 2023 dan Kedudukan Anak Menurut Islam

0
282
Hari Anak Sedunia

Hari Anak Sedunia – Anak adalah harta berharga bagi orang tua yang ada di seluruh dunia. Karena itulah, keberadaan anak sangat penting di mata kedua orangtuanya. Tak heran jika kemudian ada peringatan Hari Anak Sedunia 2023 yang diselenggarakan rutin setiap tahunnya.

Hari Anak Sedunia rutin dirayakan pada tanggal 20 November setiap tahunnya. Perayaan tersebut sudah diselenggarakan oleh PBB sejak tahun 1954 silam. Sejak dahulu, Hari Anak Sedunia hadir untuk mempromosikan serta merayakan hak asasi anak.

Peringatan Hari Anak Sedunia 2023

Peringatan Hari Anak Sedunia 2023 mengambil tema untuk semua anak, semua hak. Perayaan Hari Anak Sedunia juga memberikan ruang bagi anak serta remaja di seluruh dunia untuk menyuarakan isu penting. Kalangan anak-anak pun memiliki izin bersuara serta memikirkan masa depan yang akan mereka gapai.

Melansir laman UNICEF, tema Hari Anak Sedunia tahun ini memiliki arti yang cukup luas. Sebagai contoh, ada hak anak untuk hidup damai. Artinya setiap anak yang hidup di seluruh dunia berak hidup di dunia yang tentram dan aman.

Bukan itu saja, anak-anak juga berhak atas bumi yang sangat nyaman untuk hidup. Mereka berhak terbebas dari polusi dan bermacam masalah kerusakan alam apapun.

Anak dalam Pandangan Islam

Sobat Cahaya Islam, Hari Anak Sedunia 2023 merupakan salah satu wujud dari berharganya anak dalam sebuah keluarga. Perlu Sobat pahami, islam adalah agama yang datang membawa rahmat untuk semua alam, termasuk anak-anak.

Bahkan islam juga menyatakan anak-anak adalah makhluk yang perlu mendapat perlindungan. Ini karena belum adanya kemampuan memenuhi kebutuhan hidup dan melindungi dirinya sendiri bagi anak-anak.

Hari Anak Sedunia

Oleh karena itu, islam menghimbau agar semua orang memenuhi semua hal yang berkaitan dengan anak-anak. Dalam perspektif islam, perlindungan anak berarti pemenuhan terhadap hak-hak anak. Dengan begitu, terbentuklah anak yang soleh atau solehah serta berguna bagi nusa dan bangsa.

Anak juga bisa membawa orang tuanya ke surga Allah SWT selama ia mendapat pendidikan dunia dan akhirat yang memadai. Itulah yang menjadikan alasan pentingnya anak bagi orangtua dan seluruh dunia.

Kedudukan Anak Menurut Islam

Sobat Cahaya Islam, ternyata islam memandang kedudukan anak dengan sedikit berbeda. Begitu pentingnya kedudukan anak yang sejatinya menjadi pengingat orang tua agar tidak menyia-nyiakannya. Kedudukan anak menurut pandangan islam di antaranya,

1. Anugerah dari Allah SWT

Sobat, anak adalah anugerah dan nikmat dari Allah SWT untuk hamba-Nya. Keberadaan anak bisa memberikan kebahagiaan bagi kedua orang tuanya. Hal ini sebagaimana firman Allah SWT dalam Al Qur’an,

 لِلّٰهِ مُلْكُ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۗ يَخْلُقُ مَا يَشَاۤءُ ۗيَهَبُ لِمَنْ يَّشَاۤءُ اِنَاثًا وَّيَهَبُ لِمَنْ يَّشَاۤءُ الذُّكُوْرَ ۙ – ٤٩ اَوْ يُزَوِّجُهُمْ ذُكْرَانًا وَّاِنَاثًا ۚوَيَجْعَلُ مَنْ يَّشَاۤءُ عَقِيْمًا ۗاِنَّهٗ عَلِيْمٌ قَدِيْرٌ – ٥٠

Artinya: “Milik Allah-lah kerajaan langit dan bumi; Dia menciptakan apa yang Dia kehendaki, memberikan anak perempuan kepada siapa yang Dia kehendaki dan memberikan anak laki-laki kepada siapa yang Dia kehendaki, atau Dia menganugerahkan jenis laki-laki dan perempuan, dan menjadikan mandul siapa yang Dia kehendaki. Dia Maha Mengetahui, Mahakuasa.” (QS. asy-Syura: 49-50)

2. Cobaan dan Ujian

Tidak melulu menjadi anugerah, anak juga merupakan ujian dan cobaan untuk orang tuanya dari Allah SWT. Misalnya saja, sifat buruk anak yang sulit diubah merupakan ujian untuk menguji kesabaran orang tua. Allah SWT pun menegaskan hal ini dalam,

اِنَّمَآ اَمْوَالُكُمْ وَاَوْلَادُكُمْ فِتْنَةٌ ۗوَاللّٰهُ عِنْدَهٗٓ اَجْرٌ عَظِيْمٌ – ١٥

Artinya: “Sesungguhnya hartamu dan anak-anakmu hanyalah cobaan (bagimu), dan di sisi Allah pahala yang besar.” (QS. At-Taghabun: 15)

3. Penerus Keturunan

Hari Anak Sedunia

Anak adalah keturunan orang tua yang menjadi penerus cita-cita hidup serta garis keturunan dari kedua orangtuanya. Maka dari itu, sangat penting orang tua mendidik anak sebaik mungkin. Allah SWT berfirman,

اَمْ كُنْتُمْ شُهَدَاۤءَ اِذْ حَضَرَ يَعْقُوْبَ الْمَوْتُۙ اِذْ قَالَ لِبَنِيْهِ مَا تَعْبُدُوْنَ مِنْۢ بَعْدِيْۗ قَالُوْا نَعْبُدُ اِلٰهَكَ وَاِلٰهَ اٰبَاۤىِٕكَ اِبْرٰهٖمَ وَاِسْمٰعِيْلَ وَاِسْحٰقَ اِلٰهًا وَّاحِدًاۚ وَنَحْنُ لَهٗ مُسْلِمُوْنَ – ١٣٣

Artinya: “Apakah kamu menjadi saksi saat maut akan menjemput Yakub, ketika dia berkata kepada anak-anaknya, “Apa yang kamu sembah sepeninggalku?” Mereka menjawab, “Kami akan menyembah Tuhanmu dan Tuhan nenek moyangmu yaitu Ibrahim, Ismail dan Ishak, (yaitu) Tuhan Yang Maha Esa dan kami (hanya) berserah diri kepada-Nya.” (QS. Al Baqarah: 133)

Sobat Cahaya Islam, begitu berartinya kedudukan seorang anak di mata islam. Semoga saja, Hari Anak Sedunia 2023 menyadarkan semua orangtua akan pentingnya mendidik anak sebaik mungkin. 

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY