Wajib Tahu, 3 Taubat yang Tidak Diterima Allah

0
49
Taubat yang tidak diterima Allah

Taubat yang tidak diterima Allah – Manusia memang seringkali melakukan kesalahan dan akhirnya menyebabkan terjerumus pada dosa. Apabila Sobat Cahaya Islam melakukan perbuatan dosa sebaiknya segera memohon ampunan Allah dengan bertaubat. Sebab ternyata ada tobat yang tidak diterima oleh Allah subhanahu wa ta’ala. Sebagai umat muslim umat perlu juga tahu bahwa ada tiga Taubat yang tidak diterima oleh Allah.

3 Taubat yang Tidak Diterima Allah

Kita sebagai umat muslim tentu meyakini bahwa Allah maha pengampun dan maha menerima taubat. Akan tetapi, kita juga harus tahu bahwa ternyata ada beberapa jenis Taubat yang tidak diterima oleh Allah. Allah SWT berfirman dalam surah At Taubah ayat 104,

أَلَمْ يَعْلَمُوٓا۟ أَنَّ ٱللَّهَ هُوَ يَقْبَلُ ٱلتَّوْبَةَ عَنْ عِبَادِهِۦ وَيَأْخُذُ ٱلصَّدَقَٰتِ وَأَنَّ ٱللَّهَ هُوَ ٱلتَّوَّابُ ٱلرَّحِيمُ

Artinya: “Tidaklah mereka mengetahui, bahwasanya Allah menerima taubat dari hamba-hamba-Nya dan menerima zakat dan bahwasanya Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang?”[At Taubah ayat 104]

Sebelum mengetahui atau jenis taubat yang tidak diterima oleh Allah, anda perlu tahu bahwa taubat memiliki arti kembali secara bahasa. Jadi, orang yang bertaubat adalah orang yang kembali menuju Allah dari perbuatan dosa atau maksiat menuju ke ketaatan. Berikut ini adalah tiga taubat yang tidak diterima Allah dan kita perlu menghindari tobat yang seperti ini:

1. Taubat saat Ajal Menjelang

Taubat yang tidak diterima Allah

Perlu Sobat Cahaya Islam pahami taubat pertama yang tidak diterima oleh Allah adalah tobat saat ajal sudah menjemput atau saat nyawa sudah berada di kerongkongan. Jika seorang manusia menyadari bahwa yang dilakukannya adalah perbuatan dosa Lalu ingin bertaubat karena dia merasa ajalnya telah tiba, maka ini termasuk tobat yang tidak diterima oleh Allah.

Ada pelajaran yang bisa kita ambil dari kisah Firaun yang bertaubat namun tidak diterima Allah. Ketika itu Firaun tenggelam di laut bersama dengan para tentaranya dan dia menyadari bahwa ajal telah tiba dan mengakui keesaan Allah. Saat tenggelam dan dia bertaubat, Allah tidak menerima taubat Firaun.

Allah SWT berfirman dalam surah Yunus ayat 90:

۞ وَجَٰوَزْنَا بِبَنِىٓ إِسْرَٰٓءِيلَ ٱلْبَحْرَ فَأَتْبَعَهُمْ فِرْعَوْنُ وَجُنُودُهُۥ بَغْيًا وَعَدْوًا ۖ حَتَّىٰٓ إِذَآ أَدْرَكَهُ ٱلْغَرَقُ قَالَ ءَامَنتُ أَنَّهُۥ لَآ إِلَٰهَ إِلَّا ٱلَّذِىٓ ءَامَنَتْ بِهِۦ بَنُوٓا۟ إِسْرَٰٓءِيلَ وَأَنَا۠ مِنَ ٱلْمُسْلِمِينَ

Artinya: “Dan Kami memungkinkan Bani Israil melintasi laut, lalu mereka diikuti oleh Fir’aun dan bala tentaranya, karena hendak menganiaya dan menindas (mereka); hingga bila Fir’aun itu telah hampir tenggelam berkatalah dia: “Saya percaya bahwa tidak ada Tuhan melainkan Tuhan yang dipercayai oleh Bani Israil, dan saya termasuk orang-orang yang berserah diri (kepada Allah).”[Q.S Yunus ayat 90]

Jadi, ketika seseorang bertaubat namun ajal sudah sangat dekat, maka tobat tersebut tidak akan diterima oleh Allah. Jadi kita harus banyak berdoa, memohon kepada Allah dan bertaubat sebelum ajal menjemput agar terhindar dari perbuatan maksiat terutama di akhir-akhir hidup kita nanti.

2. Taubat dari Perbuatan Syirik

Tobat yang tidak diterima oleh Allah berikutnya adalah tobat dari dosa besar yaitu syirik. Dosa yang berkaitan dengan perbuatan syirik sangat amat dibenci oleh Allah sehingga sulit diampuni olehnya karena mempersekutukan Allah dengan yang lain. Allah bahkan telah berfirman dalam AlQuran surat An Nisa ayat 48:

إِنَّ ٱللَّهَ لَا يَغْفِرُ أَن يُشْرَكَ بِهِۦ وَيَغْفِرُ مَا دُونَ ذَٰلِكَ لِمَن يَشَآءُ ۚ وَمَن يُشْرِكْ بِٱللَّهِ فَقَدِ ٱفْتَرَىٰٓ إِثْمًا عَظِيمًا

Artinya: “Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan Allah, maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar.”[Q.S An Nisa ayat 48]

Jadi, Sobat Cahaya Islam tidak boleh bermain-main dengan kesyirikan baik itu syirik kecil apalagi syirik besar. Kita harus memohon perlindungan kepada Allah agar selalu dijaga keimanan dan ketakwaannya. Betapa banyak orang yang saat ini tidak menyadari bahwa perbuatan yang dilakukannya merupakan perbuatan syirik misalnya saja percaya dengan ramalan, zodiak, dan lain sebagainya.

3. Taubat Saat Matahari Sudah Terbit dari Barat

Sobat cahaya Islam juga perlu tahu bahwa Taubat yang tidak diterima oleh Allah adalah taubatnya orang-orang yang sudah melihat matahari terbit dari sebelah barat. Pada waktu itu, semua manusia beriman kepada Allah namun imannya sia-sia karena itu merupakan batas terakhir masa ampunan Allah kepada orang yang berbuat maksiat di dunia.

Allah SWT berfirman:

هَلْ يَنظُرُونَ إِلَّآ أَن تَأْتِيَهُمُ ٱلْمَلَٰٓئِكَةُ أَوْ يَأْتِىَ رَبُّكَ أَوْ يَأْتِىَ بَعْضُ ءَايَٰتِ رَبِّكَ ۗ يَوْمَ يَأْتِى بَعْضُ ءَايَٰتِ رَبِّكَ لَا يَنفَعُ نَفْسًا إِيمَٰنُهَا لَمْ تَكُنْ ءَامَنَتْ مِن قَبْلُ أَوْ كَسَبَتْ فِىٓ إِيمَٰنِهَا خَيْرًا ۗ قُلِ ٱنتَظِرُوٓا۟ إِنَّا مُنتَظِرُونَ

Artinya: “Yang mereka nanti-nanti tidak lain hanyalah kedatangan malaikat kepada mereka (untuk mencabut nyawa mereka) atau kedatangan (siksa) Tuhanmu atau kedatangan beberapa ayat Tuhanmu. Pada hari datangnya ayat dari Tuhanmu, tidaklah bermanfaat lagi iman seseorang kepada dirinya sendiri yang belum beriman sebelum itu, atau dia (belum) mengusahakan kebaikan dalam masa imannya. Katakanlah: “Tunggulah olehmu sesungguhnya Kami pun menunggu (pula).”[Q.S. Al-An’am ayat 158]

Sekarang Sobat Cahaya Islam sudah tahu kan taubat yang tidak diterima oleh Allah. Jadi, sebisa mungkin kita menghindari hal tersebut terutama perbuatan dosa yang mengundang murka Allah serta dosa-dosa yang tidak diampuni Allah seperti dosa syirik. Selagi masih terbuka lebar pintu ampunan Allah, jangan pernah menunda-nunda bertaubat setelah melakukan perbuatan dosa.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY