Gus Yahya Meminta GKMNU Rancang Gerakan Fasholatan

0
491
Gus Yahya meminta GKMNU

Gus Yahya meminta GKMNU agar segera merancang gerakan Fasholatan di Indonesia. Hal tersebut disampaikan oleh Gus Yahya dalam acara pembukaan Kongres Keluarga Maslahat Nahdlatul Ulama di Hotel Bidakara, Jakarta, pada Jumat (31/1/2025).

Ia menegaskan bahwa gerakan Fasholatan harus sesegera mungkin dibangun dan dikembangkan secara mandiri. Jadi, tidak harus menunggu kerja sama dengan pihak  yang lainnya.

Gus Yahya Minta GKMNU Rancang Gerakan

Gus Yahya juga menyebutkan bahwa gerakan Fasholatan ini selaku berkaitan dengan agenda kemaslahatan NU. Ia meminta bantuan para kyai untuk kelancaran program tersebut dengan mendoakannya.

Berikut ini penjelasan mengenai gus yahya yang meminta Gerakan Keluarga Maslahat Nasihatilah Ulama untuk merancang gerakan sholat dengan baik, antara lain:

1. Mengajak Para Keluarga di Kalangan NU

Ini merupakan bentuk iman yang menyangkut kemaslahatan nahdlatul ulama. Gus Yahya menjelaskan bahwa tujuan dirancangnya gerakan pembinaan Fasholatan ini untuk bisa mengajak para keluarga di kalangan nahdlatul ulama.

Hal ini agar Sobat Cahaya Islami dapat mengerti dan memahami mengenai tuntunan shalat lengkap yang dimulai dari bersuci.   

2. Diikuti oleh 300 Peserta

Sebagai informasi, Kongres Keluarga Maslahat NU ini akan langsung diikuti oleh 300 peserta. Mulai dari unsur PBNU, PWNU se-Indonesia, anggota Satuan Tugas Gerakan Keluarga Maslahat Nahdlatul Ulama (Satgasnas GKMNU), dan undangan kemitraan.  

Pada kesempatan tersebut, juga diluncurkan aplikasi GKMNU yang memuat berbagai macam fitur unggulan. Salah satunya, ada konsultasi keluarga gratis yang menggunakan kecerdasan buatan (AI).

3. Pengabdian atau khidmat NU kepada Masyarakat

GKMNU (Gerakan Keluarga Maslahat Nasihatilah Ulama) merupakan salah satu pengabdian atau khidmat NU kepada Sobat Cahaya Islami. Khidmat ini akan terwujud ke dalam layanan pengasuhan, serta pembinaan keluarga-keluarga.

Gus Yahya meminta GKMNU untuk menjadikan Gerakan Keluarga Maslahat Nahdlatul Ulama (GKMNU) ini sama persis seperti apa yang dilakukan oleh kiai di desa-desa. Hal ini untuk dapat memberikan pendampingan dan edukasi perihal keluarga bagi masyarakat sekitar.

4. Wawasan Strategi Keuangan, Kesehatan, Perekonomian, sampai Pendidikan

Para kader Gerakan Keluarga Maslahat Nasihatilah Ulama tidak hanya memberikan wawasan keagamaan. Namun, juga termasuk wawasan strategi keuangan, kesehatan, perekonomian, sampai pendidikan di Indonesia.

Sementara itu, ada sejumlah program keluarga, Gus Yahya juga akan meluncurkan gerakan persholatan. Hal ini karena bagi dia, segala sesuatu yang menyangkut kemaslahatan hidup harus dimulai dengan shalat.

5. Mengajak Keluarga Memahami Sholat

Gerakan Keluarga Maslahat Nasihatilah Ulama tersebut akan mengajak keluarga untuk mulai mengerti, belajar memahami, serta berbagai macam soal persholatan. Baik itu, mulai thaharah hingga tata cara shalat.

Gerakan pershalatan ini harus dibangun dan dikembangkan pada sendiri. Jadi, tidak perlu menunggu pihak manapun, namun harus segera dirancang dan eksekusi sendiri.

Kongres Keluarga Maslahat NU merupakan salah satu bagian dari rangkaian Hari Lahir (Harlah) NU yang berlangsung sejak 16 Januari hingga 7 Februari 2025. Selain itu, Gus Yahya meminta GKMNU untuk membantu pemuda agar lebih rajin lagi untuk melaksanakan ibadah.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY