Muktamar Al Washliyah Menguatkan Perbaikan Akhlak Bangsa

0
812
Muktamar Al Washliyah

Muktamar Al Washliyah – Penyelenggaraan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) merupakan salah satu agenda besar, sekaligus melaksanakan tuntutan amanah Muktamar Al Washliyah. Hal tersebut ditegaskan Ketua Umum Pengurus Besar Al Jam’iyatul Washliyah (PB Al Washliyah), Dr.H.Masyhuril Khamis, SH,MM.

Sekaligus, didampingi Ketua Panitia Rakernas dan Rapimnas Al Washliyah, Prof.Dr.H.Deding Ishak, SH,MH. Beliau memberi arahan pada rapat panitia SC (Steering Committee) dan OC (Organizing Committee) di ruang rapat Kantor PB Al Washliyah, Jakarta Pusat, pada Senin 6 Januari 2025/6 Rajab 1446 H.

Presiden Prabowo Buka Deklarasi Muktamar Al Washliyah

Menurut Masyhuril Khamis, kegiatan Rakernas II dan Rapimnas dilaksanakan dalam waktu yang bersamaan. Sementara Rakernas sebelumnya sudah dilaksanakan pada tahun 2023 di Kawasan Ancol.

Oleh karena itu, dua kegiatan akbar ini tidak bertentangan dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Al Washliyah.

1. Ormas Islam akan Menjadi Motor

Mengenai tema sentral kegiatan Rakernas II dan Rapimnas ‘Upaya Penguatan Perbaikan Akhlak Bangsa,’ ini sangat tepat, apabila dikaitkan dengan kondisi anak bangsa. Ia berharap bahwa Al Washliyah sebagai ormas Islam akan menjadi motor dalam penguatan perbaikan akhlak bangsa.

Hal ini ditandai dengan suatu deklarasi berupa gerakan nasional. Rakernas dan Rapimnas pada tahun ini, tentu akan lebih fokus terhadap program upaya penguatan perbaikan akhlak bangsa.

2. Fokus terhadap Program Pemerintah

Selain itu, fokus terhadap program pemerintah yang tengah gencar saat ini. Misalnya saja seperti penanganan anak gizi buruk (stunting), makan bergizi gratis (MBG) dan lainnya.

Hal yang dibahas dalam Rapimnas, akan ditindaklanjuti pada pembahasan tingkat Rakernas. Caranya dengan menghadiri narasumber atau pemateri yang berkompeten.

Di sisi lain, pada rapat pimpinan Al Washliyah kali ini tidak lagi hanya menyoroti evaluasi kinerja. Namun, akan diarahkan kepada program pemerintah dan perbaikan akhlak bangsa Indonesia.

3. Panitia Dapat Mempersiapkan Kegiatan

Ketua Umum PB Al Washliyah mengingatkan agar panitia dapat mempersiapkan kegiatan ini dengan lebih baik. Muktamar Al Washliyah berharap Presiden Prabowo Subianto bisa berkenan membuka acara ini di Istana.

Sementara itu, kegiatan Rakernas dan Rapimnas dapat diselenggarakan di hotel Jakarta. Surat permohonan kepada Presiden dan Ketua MPR dan DPR juga disampaikan beberapa Waktu yang lalu.

Kini, hanya tinggal menunggu respon dari Presiden RI dan pejabat negara yang lainnya.

4. Disesuaikan dengan Kesediaan Waktu Presiden

Ketua Panitia Rakernas II dan Rapimnas Al Washliyah, Prof.Dr.H.Deding Ishak, SH,MH mengemukakan bahwa rencana kegiatan tersebut akan dilaksanakan pada 14,15 dan 16 Februari 2025 mendatang.

Namun menurut Prof Deding, waktu yang sudah ditentukan itu, sewaktu-waktu masih bisa berubah.

Hal ini karena akan disesuaikan dengan kesediaan waktu Presiden Prabowo Subianto.

Mengenai peserta, terdiri dari unsur PB Al Washliyah, Dewan Fatwa Al Washliyah, Dewan Pertimbangan, Majelis dan Lembaga, Pimpinan Organisasi Bagian, Pengurus Wilayah Al Washliyah.

5. Menyusun Teknis dan Jadwal Kegiatan

Selain itu, ada Pengurus Daerah Al Washliyah dan Rektor/Ketua Sekolah Tinggi Al Washliyah. Total peserta akan diperkirakan mencapai 353 orang.

Pihak panitia, juga telah menyusun teknis dan jadwal kegiatan, yang diawali Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas). Acara ini dihadiri oleh PB Al Washliyah, Dewan Fatwa, Dewan Pertimbangan dan PW Al Washliyah se-Indonesia.

Setelah itu, akan dilanjutkan Muktamar Al Washliyah II sebagai tindak lanjut pembahasan atau utusan Rapimnas.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY