Ciri-Ciri Ruqyah Syirik yang Wajib Dihindari agar Tak Berkubang Dosa

0
387
ciri-ciri ruqyah syirik

Ciri-ciri ruqyah syirik – Era modern sekarang ini masih banyak masyarakat yang tertipu dengan ruqyah syirik. Perlu mengenali ciri-ciri ruqyah syirik karena memiliki kemiripan dengan ruqyah syariah yang disunahkan. Sebab, jika terjebak pada praktik-praktik kesyirikan, maka jaminannya adalah neraka. 

Mengenal Ciri-ciri Ruqyah Syirik

Pada dasarnya ruqyah merupakan metode pengobatan Islami dengan membacakan ayat-ayat Al Qur’an beserta doa-doa pilihan sesuai ajaran Rasulullah. Metode pengobatan ini sesuai anjuran Rasulullah kepada sahabatnya ketika mengalami sakit, sebagaimana ayat:

“Dan Kami turunkan dari Al-Quran suatu yang menjadi penawar/penyembuh dan rahmat bagi orang-orang yang beriman dan Al-Quran itu tidaklah menambah kepada orang orang yang zalim selain kerugian.” 1

Namun di era modern seperti sekarang ini banyak praktisi pengobatan mengatasnamakan ruqyah. Untuk menghindari perbuatan syirik, hendaknya Sobat dapat membedakan antara praktik ruqyah syar’i dan syirik. Ruqyah syirik diartikan sebagai metode pengobatan yang mengandung unsur kemusyrikan.

Kerap kali orang yang membuka praktik ruqyah syirik bekerja sama dengan jin. Biasanya jenis ruqyah ini dilakukan oleh orang pintar atau dukun dan bahkan ada yang mengaku sebagai kyai. Dalam doanya, ruqyah terlarang ini meminta doa kepada selain Allah. Ada juga yang menggunakan doa yang orang susah memahaminya. 

Berikut ini ciri-ciri ruqyah syirik yang harus Sobat hindari demi tak memikul dosa kemusyrikan:

  • Adanya persengkojolkan dengan jin. 
  • Bacaan doa mengandung kesyirikan.
  • Menggunakan benda-benda yang memiliki kekuatan gaib.
  • Meminta syarat-syarat yang tidak sesuai dengan syariat dan tak rasional.
  • Bacaan tidak terdengar jelas.
  • Menggunakan perhitungan tak rasional.
  • Melakukan terapi di tempat-tempat keramat.
  • Mengaku pengobatan menggunakan karomah para wali.
  • Mengaku memperoleh kemampuan tersebut karena melakukan ritual yang aneh dan bahkan melanggar syariat Islam. 
  • Bisa menunjukkan jin dan memasukkannya ke dalam botol dan hal-hal tak masuk akal lainnya.

Lebih Baik Ruqyah yang Syar’i

Cara melakukan ruqyah umumnya menggunakan bacaan-bacaan ruqyah kepada orang yang sakit. Pada dasarnya, metode ruqyah tidak identik dengan kesurupan karena bisa juga untuk menyembuhkan penyakit badan atau yang tak nampak. Hukum ruqyah dalam Islam boleh dengan memenuhi syarat berikut ini:

  • Menggunakan bacaan yang memiliki makna jelas dan tidak menggunakan rapal mantra yang samar.
  • Bacaan tidak mengandung perkara yang bertentangan dengan syariat sebagaimana ciri-ciri ruqyah syirik.
  • Hati tidak tergantung pada ruqyah dan hanya meyakini bahwa kesembuhan datang dari Allah.
ciri-ciri ruqyah syirik

Ketika seluruh syata terpenuhi, maka ruqyah boleh Sobat lakukan seperti hadits berikut:

Tidak mengapa melakukan ruqyah selama tidak mengandung kesyirikan.” 2

Berikut ini ciri-ciri ruqyah syar’i yang awalnya menghembuskan bacaan kepala pasien atau membacakan di air:

  • Bacaan Sobat lafalkan dengan kalam Allah sebagai amalan sebagaimana yang Rasulullah ajarkan.
  • Membaca doa yang jelas maknanya, berbeda dengan ciri-ciri ruqyah syirik. 
  • Yakin dengan takdir Allah dan memahami bahwa ruqyah tidak dengan sendirinya bisa mempengaruhi kecuali atas izin Allah.
  • Tidak meminta pertolongan kepada selain Allah.
  • Melepaskan benda-benda yang akan membuat kesyirikan.
  • Penanganan pasien lawan jenis harus sesuai dengan cara-cara atau nilai-nilai syar’i. 
  • Peruqyah wajib memiliki sifat atau akhlak terpuji.

Pentingnya memahami terapi ruqyah yang sesuai dengan syariat Islam agar tujuan ikhtiar pengobatan mendapatkan rahmat dari Allah. Mengenali ciri-ciri ruqyah syirik terkadang tidak berbeda jauh dengan yang syar’i. Namun, akibatnya sangat fatal karena menyekutukan Allah, sehingga harus menerima siksa pedih dari sang Khalik.


  1. (Al Isra’ ayat 82) ↩︎
  2. (HR. Muslim no.2200) ↩︎

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY