cahayaislam.id – Bacaan doa nisfu sya’ban beberapa hari terakhir menjadi satu hal yang paling dicari oleh banyak orang, terutama umat Muslim.
Sya’ban merupakan bulan yang dianggap mulia. Kerap kali bulan ini disebut sebagai pintu menuju bulan suci Ramadhan. Bahkan dijelaskan pula bagi siapa yang berupaya dengan sungguh-sungguh melakukan ibadah di bulan ini, maka dia akan memperoleh keberkahan di bulan Ramadhan nanti.
Dalam bulan Sya’ban, ada banyak jalan kebaikan yang bisa kita tapaki. Terlebih lagi banyak sekali peristiwa yang sangat baik terjadi di bulan ini dan dianjurkan bagi umat Muslim untuk memperhatikannya.
Oleh sebab itu, umat Muslim dianjurkan melakukan banyak amalan-amalan, salah satunya adalah melafalkan doa nisfu Sya’ban. Diharapkan pula nantinya saat bulan Ramadhan kita sudah terbiasa beribadah dengan baik.
Nah, Sobat Cahaya Islam, tahukah Sobat seperti apa bacaan doa nisfu sya’ban?
Bacaan Doa Nisfu Sya’ban Beserta Artinya
اَللّٰهُمَّ يَا ذَا الْمَنِّ وَلَا يُمَنُّ عَلَيْكَ يَا ذَا الْجَلَالِ وَالإِكْرَامِ يَا ذَا الطَوْلِ وَالإِنْعَامِ لَا إِلٰهَ إِلَّا أَنْتَ ظَهْرَ اللَّاجِيْنَ وَجَارَ المُسْتَجِيْرِيْنَ وَمَأْمَنَ الخَائِفِيْنَ
اللّٰهُمَّ إِنْ كُنْتَ كَتَبْتَنِيْ عِنْدَكَ فِيْ أُمِّ الكِتَابِ شَقِيًّا أَوْ مَحْرُومًا أَوْ مُقْتَرًّا عَلَيَّ فِي الرِزْقِ، فَامْحُ اللّٰهُمَّ فِي أُمِّ الكِتَابِ شَقَاوَتِي وَحِرْمَانِي وَاقْتِتَارَ رِزْقِيْ، وَاكْتُبْنِيْ عِنْدَكَ سَعِيْدًا مَرْزُوْقًا مُوَفَّقًا لِلْخَيْرَاتِ فَإِنَّكَ قُلْتَ وَقَوْلُكَ الْحَقُّ فِيْ كِتَابِكَ المُنْزَلِ عَلَى لِسَانِ نَبِيِّكَ المُرْسَلِ “يَمْحُو اللهُ مَا يَشَاءُ وَيُثْبِتُ وَعِنْدَهُ أُمُّ الكِتَابِ” وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمـَّدٍ وَعَلَى اٰلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ العَــالَمِيْنَ
Artinya:
“Wahai Tuhanku yang maha pemberi, engkau tidak diberi. Wahai Tuhan pemilik kebesaran dan kemuliaan. Wahai Tuhan pemberi segala kekayaan dan segala nikmat. Tiada tuhan selain Engkau, kekuatan orang-orang yang meminta pertolongan, lindungan orang-orang yang mencari perlindungan, dan tempat aman orang-orang yang takut.
Tuhanku, jika Kau mencatatku di sisi-Mu pada Lauh Mahfuzh sebagai orang celaka, sial, atau orang yang sempit rezeki, maka hapuskanlah di Lauh Mahfuzh kecelakaan, kesialan, dan kesempitan rezekiku.
Catatlah aku di sisi-Mu sebagai orang yang mujur, murah rezeki, dan taufiq untuk berbuat kebaikan karena Engkau telah berkata–sementara perkataan-Mu adalah benar–di kitabmu yang diturunkan melalui ucapan Rasul utusan-Mu, ‘Allah menghapus dan menetapkan apa yang Ia kehendaki. Di sisi-Nya Lauh Mahfuzh.’ Semoga Allah memberikan shalawat kepada Sayyidina Muhammad SAW dan keluarga beserta para sahabatnya. Segala puji bagi Allah SWT.”
Keutamaan Malam Nisfu Sya’ban
Setelah mengetahui bacaan doa Nisfu Sya’ban sangat dianjurkan pula bagi kita seluruh umat Muslim untuk memahami apa saja keutamaannya.
Mendapatkan Ampunan Dosa
Malam Nisfu Sya’ban juga disebut sebagai malam pengampunan dan pembebasan bagi seluruh dosa-dosa yang pernah kita lakukan selama hidup. Oleh sebab itu, umat Muslim dianjurkan untuk memperbanyak amalan sunnah agar memperoleh rahmat dan juga berkah dari Allah SWT.
Pada malam Nisfu Sya’ban, Allah turun ke dunia untuk mengampuni dosa-dosa hambanya kecuali bagi mereka yang menyekutukanNya. Bahkan Allah SWT juga mengampuni lebih banyak dari jumlah bulu yang dimiliki oleh kambing.
Diijabah Doanya
Tidak hanya itu, pada malam Nisfu Sya’ban segala urusan umat Muslim akan diberi kemudahan oleh Allah Ta’ala. Bila mereka menengadahkan tangan ke atas yakni berdoa kepadaNya maka Allah akan mengijabah segala doanya.


Disebutkan pula bahwa ada lima malam yang mana doanya tidak pernah ditolak Allah pada malam-malam tersebut. Antara lain: malam pertama bulan Rajab, malam Nisfu Sya’ban, malam Jumat, malam Idul Fitri dan juga malam Idul Adha.
Memperoleh Pahala yang Berlimpah
Keutamaan malam Nisfu Sya’ban selanjutnya adalah memperoleh pahala yang berlimpah bagi umat Muslim yang melaksanakan berbagai amalan baik. Mulai dari berpuasa, berdzikir, membaca Alquran, bersedekah dan sholat sunnah.
Dalam Kitab Sunan Ibn Majah juz 1 halaman 444, hadits nomor 1388:
حَدَّثَنَا الْحَسَنُ بْنُ عَلِيٍّ الْخَلَّالُ ثنا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَنْبَأَنَا ابْنُ أَبِيْ سَبْرَةَ عَنْ إِبْرَاهِيْمَ بْنِ مُحَمَّدٍ عَنْ مُعَاوِيَةَ بْنِ عَبْدِ اللهِ بْنِ جَعْفَرٍ عَنْ أَبِيْهِ عَنْ عَلِيِّ بْنِ أَبِيْ طَالِبٍ قَالَ قَالَ رَسُوْل اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ ( إِذَا كَانَتْ لَيْلَةُ النِّصْفِ مِنْ شَعْبَانَ فَقُوْمُوْا لَيْلَهَا وَصُوْمُوْا نَهَارَهَا . فَإِنَّ اللهَ يَنْزِلُ فِيْهَا لِغُرُوْبِ الشَّمْسِ إِلَى سَمَاءِ الدُّنْيَا . فَيَقُوْلُ أَلَا مِنْ مُسْتَغْفِرٍ لِيْ فَأَغْفِرَ لَهُ أَلَا مِنْ مُسْتَرْزِقٍ فَأَرْزُقَهُ أَلَا مُبْتَلًى فَأُعَافِيَهُ أَلَا كَذَا أَلَا كَذَا حَتَّى يَطْلُعَ الْفَجْرُ )
“Dari Ali bin Abu Thalib, beliau berkata: Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam bersabda:Apabila telah datang malam Nisfu Syaban, maka ber qiyamullaillah pada malam harinya dan berpuasalah pada siang harinya, sesungguhnya (rahmat) Allah turun pada malam itu ke langit yang paling bawah ketika terbenamnya matahari, kemudian Allah menyeru “Adakah orang yang meminta maaf kepadaku, maka akan Aku ampuni. Adakah yang meminta rizqi, maka Aku akan melimpahkan rizqi kepadanya. Adakah orang yang sakit, maka akan Aku sembuhkan”. Dan hal-hal yang lain sampai terbitnya fajar”.
Diringankan Penderitaannya
Selain itu, pada malam Nisfu Sya’ban setiap umat Muslim yang menderita dan merasa dalam keadaan sulit maka akan mendapatkan keringanan dari Allah SWT. Hidup akan terhindar dari kesusahan sebab Allah telah menyelamatkannya.


Oleh sebab itu, pada malam tersebut kita dianjurkan untuk memperbanyak ibadah agar semakin dekat dalam penjagaanNya. Sehingga tidak ada satu kesukaran hidup yang akan menjamah kita tanpa seizinNya.
Namun ada yang perlu diketahui juga, ada dosa-dosa yang apabila masih dilakukan pada malam Nisfu Sya’ban maka bisa menghilangkan segala keutamaannya. Yakni mereka yang berbuat syirik dan memutus tali silaturahmi.
Sobat, demikian di atas ulasan mengenai bacaan doa Nisfu Sya’ban beserta artinya dan juga penjelasan tentang keutamaan apa saja yang ada di malam Nisfu Sya’ban. Semoga artikel ini bermanfaat.






























