Anak Pukuli Orang Tua Mengaku Khilaf, Ini Yang Harus Dilakukan Seorang Muslim Saat Berbuat Dosa Kepada Orang Tua!

0
29
Anak Pukuli Orang Tua dan Sikap Muslim Saat Berbuat Dosa Kepada Orang Tua

Anak pukuli orang tua – Beberapa waktu lalu video pemukulan yang dilakukan seorang wanita kepada neneknya menjadi viral. Seketika video yang dibagikan di media sosial ini menuai banyak komentar dan hujatan. Hingga akhirnya sang pelaku pemukulan ini diamankan oleh kepolisian. Namun baru-baru ini diketahui bahwa ternyata pelaku pemukulan adalah tidak lain anak dari sang nenek. Motif yang diungkapkan pun adalah karena kekesalan kepada sang Ibu dimana sebelumnya ia dipukuli oleh sepupunya namun sang Ibu tidak membela.

Anak Pukuli Orang Tua dan Sikap Muslim Saat Berbuat Dosa Kepada Orang Tua

Pemukulan terhadap orang tua yang mana diakui sang anak sebagai kekhilafan. Tentu saja dalam islam tidak dibenarkan. Bahkan ini bisa menjadi tindakan durhaka atau dzalim kepada orang tua. Padahal orang tua adalah makhluk yang Allah muliakan derajatnya. Jika seorang anak menyakiti hati orang tua, maka berdosa besarlah tindakan sang anak. Lalu apa yang harus dilakukan seorang muslim saat berbuat dosa kepada orang tua?

Anak Pukuli Orang Tua Mengaku Khilaf, Ini Yang Harus Dilakukan Seorang Muslim Jika Berbuat Dosa Kepada Orang Tua

Anak Pukuli Orang Tua Mengaku Khilaf

Anak pukuli orang tua bukanlah sikap seorang muslim. Orang tua adalah kaum yang dimuliakan oleh Allah SWT. Ini karena orang tua memiliki peran yang cukup besar bagi kehidupan seseorang, yaitu anak. Itulah kenapa dalam islam tidak diperbolehkan bagi kaum muslimin untuk berbuat dzalim kepada orang tua. Bahkan untuk sekedar berbicara kepada orang tua juga harus dengan ucapan yang lembut dan tidak menyakiti. Karena saat kita menyakiti hati orang tua kita, terutama seorang Ibu. Maka ini bisa jadi murkanya Allah SWT.

وَقَضَىٰ رَبُّكَ أَلَّا تَعْبُدُوا إِلَّا إِيَّاهُ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا ۚ إِمَّا يَبْلُغَنَّ عِنْدَكَ الْكِبَرَ أَحَدُهُمَا أَوْ كِلَاهُمَا فَلَا تَقُلْ لَهُمَا أُفٍّ وَلَا تَنْهَرْهُمَا وَقُلْ لَهُمَا قَوْلًا كَرِيمًا

Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia.

Dari ayat diatas ditegaskan bahwasanya Allah memerintahkan kaum muslimin untuk berbuat baik kepada orang tua. Namun tidak dapat dipungkiri, terkadang seorang anak mungkin membuat kesalahan yang menyakiti hati orang tua. Sehingga ini menjadi dosa besar baginya. Dan beberapa hal harus dilakukan jika kita berbuat dosa kepada orang tua.

Meminta Maaf Sungguh-Sungguh Kepada Orang Tua

Anak Pukuli Orang Tua Mengaku Khilaf dan Begini Sikap Muslim

Jika berbuat dosa kepada orang tua, tentu untuk mendapatkan ampunanNya adalah dengan mendapatkan maaf dari orang tua. Selama orang tua atau seorang Ibu belum ridho atau memaafkan, maka sepanjang itu kita menanggung dosa. Itulah kenapa, jika terlanjur berbuat kesalahan yang menyakiti hati orang tua maka meminta maaf adalah sikap yang paling tepat Minta maaflah dengan sungguh-sungguh dan tidak mengulanginya lagi. Dengan begitu, kita bisa mendapatkan ridho dan ampunan Allah juga.

Segera Bertaubat dan Menyesali Kesalahan

Hal yang harus dilakukan kaum muslimin ketika berbuat dosa kepada orang tua adalah segera bertaubat. Durhaka adalah termasuk dosa besar. Maka dari itu, untuk mendapatkan ampunan dari dosa kepada orang tua ini. Kita harus bertaubat dan menyesali kesalahan, jangan lupa untuk meminta maaf juga.

Anak pukuli orang tua – yang mengaku bahwa ini adalah kekhilafan tentu juga bukan tindakan yang bisa dibenarkan. Bagaimanapun, menyakiti orang tua adalah perbuatan dosa. Itulah sebabnya sobat CahayaIslam, minta maaf dan bertaubatlah ketika kita melakukan kesalahan kepada orang tua.


Catatan Kaki:

(1) – Surat Al-Isra’ Ayat 23

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY