Abu Bakar Baasyir Dinyatakan Bebas, Inilah Pandangan Islam Terhadap Tindak Terorisme

0
81
Abu Bakar Baasyir

Abu Bakar Baasyir – Tepat pada tanggal 08 Januari 2021, narapidana Abu Bakar Baasyir dibebaskan dari tahanan lapas Gunung Sindur, Bogor. Hukumannya selama 15 tahun sudah usai sedari tahun 2011 silam, karena dikurangi remisis 55 bulan. Baasyir dinyatakan sebagai tindak pidana terorisme karena mendukung aksi teroris Indonesia, baik dalam segi latihan hingga pendanaan. Namun, hal ini tentunya menjadi satu hal yang amat bertentangan dengan ajaran Islam.

Aksi teorisme disebut-sebut sebagai aksi jihad, padahal hal ini amat bertentangan dengan konsep jihad yang diajarkan Islam. Lantas bagaimana konsep jihad yang diajarkan Islam? Yuk simak informasinya!

Pandangan Islam Tehadap Tindak Terorisme

Seperti yang telah disinggung sebelumnya, aksi terorisme kerap dihubungkan dengan aksi jihad di jalan Allah swt. Padahal, faktanya hal tersebut amat bertentangan dengan apa yang diajarkan Islam. Konsep jihad dalam Islam yakni sebagai salah satu penyempurna segenap ibadah yang dilakukan guna sebagai perwujudan dari cinta kasih seorang hamba kepada Allah swt dengan merelakan segenap jiwa, raga serta harta bendanya dalam perjuangan.

Namun, perlu digarisbawahi makna perjuangan yang dimaksud yakni untuk mewujudkan perdamaian, keadilan serta menjunjung kehormatan terhadap nilai-nilai kemanusiaan. Adapun tindak terorisme merupakan kekerasan politik yang amat bertentangan dengan nilai-nilai kemanusiaan. Seperti halnya yang dilakukan Abu Bakar Baasyir merupakan salah satu hal yang amat bertentangan dengan ajaran Islam.

1.   Jihad Tidak Harus Melalui Peperangan

Sobat Cahaya Islam, untuk melakukan jihad tentunya tidak mesti dengan peperangan. Banyak jalan yang bisa dilakukan dengan cara yang benar dan halal. Banyak ungkapan jihad fiisabilillah, lantas apa artinya? Jihad di jalan Allah swt yakni berjuang dalam menegakkan kebenaran dengan penuh kesungguhan. Berjuang dengan sungguh-sungguh bukan berarti harus berperang, melainkan bisa dilakukan dengan mencari nafkah, belajar yang tekun, menuntut ilmu, dan sebagainya.

Abu Bakar Baasyir

2.   Perang Zaman Rasulullah saw. Bukanlah Aksi Terorisme

Selanjutnya, jika perang di zaman Rasulullah saw dijadikan acuan/ pedoman dalam melakukan tindak terorisme, maka salah besar. Peperangan pada masa Rasulullah saw memang masanya dan merupakan suatu media dalam menyampaikan sesuatu. Lain lagi dengan zaman sekarang, berbagai opini, kritik dan saran tidak disuguhkan dalam bentuk perang fisik.

Selain itu, Rasulullah saw juga tidak melulu melakukan perang, melainkan melalui dakwah, diplomasi politik, dan sebagainya. Peperangan yang dilakukan Rasulullah saw pun tidak menentang nilai-nilai kemanusiaan, hal ini dibuktikan dengan melakukan pembangunan berbagai aspek, baik ekonomi, sosial, dan sebagainya.

3.   Konsep Jihad dalam Islam

Agar tidak salah pengertian terkait makna jihad, Sobat Cahaya Islam perlu memahami apa konsep jihad yang diajarkan Islam. Jihad dalam Islam merupakan suatu langkah dengan upaya sungguh-sungguh dalam melaksanakan segala perintah Allah swt tanpa menggunakan cara-cara yang bertentangan dengan nilai-nilai kemanusiaan yang bertujuan untuk kemaslahatan umat manusia.

Adapun terorisme merupakan tindakan yang menghalalkan segala macam cara guna mencapai tujuan tertentu, baik melalui kekerasan maupun cara lainnya. Hal ini tentu amat bertentangan dengan apa yang diajarkan Islam. Di dalam Islam diajarkan untuk tidak membunuh orang yang tidak bersalah. Hal ini mengacu pada Firman Allah swt dalam Al-Quran surat Al-Maidah ayat 32:

مِنْ أَجْلِ ذَٰلِكَ كَتَبْنَا عَلَىٰ بَنِىٓ إِسْرَٰٓءِيلَ أَنَّهُۥ مَن قَتَلَ نَفْسًۢا بِغَيْرِ نَفْسٍ أَوْ فَسَادٍ فِى ٱلْأَرْضِ فَكَأَنَّمَا قَتَلَ ٱلنَّاسَ جَمِيعًا وَمَنْ أَحْيَاهَا فَكَأَنَّمَآ أَحْيَا ٱلنَّاسَ جَمِيعًا ۚ وَلَقَدْ جَآءَتْهُمْ رُسُلُنَا بِٱلْبَيِّنَٰتِ ثُمَّ إِنَّ كَثِيرًا مِّنْهُم بَعْدَ ذَٰلِكَ فِى ٱلْأَرْضِ لَمُسْرِفُونَ 

 Oleh karena itu Kami tetapkan (suatu hukum) bagi Bani Israil, bahwa: barangsiapa yang membunuh seorang manusia, bukan karena orang itu (membunuh) orang lain, atau bukan karena membuat kerusakan dimuka bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya. Dan barangsiapa yang memelihara kehidupan seorang manusia, maka seolah-olah dia telah memelihara kehidupan manusia semuanya. Dan sesungguhnya telah datang kepada mereka rasul-rasul Kami dengan (membawa) keterangan-keterangan yang jelas, kemudian banyak diantara mereka sesudah itu sungguh-sungguh melampaui batas dalam berbuat kerusakan dimuka bumi.

Lantas, bisa Sobat Cahaya Islam simpulkan bahwasanya apa yang dilakukan Abu Bakar Baasyir merupakan suatu tindakan yang bertentangan dengan ajaran Islam. Oleh karena itu, pahami secara benar agar tidak salah dalam menyikapi konsep jihad yang diajarkan dalam agama Islam.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY