Syekh Ali Jaber Terkena Covid 19, Apa Saja Hikmah dari Penyakit dalam Islam?

0
237

Syekh Ali Jaber – Dinyatakan positif terkena Covid 19, Syekh Ali Jaber mulai merasakan gejala demam, batuk, hingga sesak nafas. Padahal, Syekh Ali Jaber merupakan salah satu sosok yang menerapkan protokol kesehatan dalam kesehariannya.

Selain Syekh Ali Jaber, masih ada banyak orang yang juga positif covid 19. Bahkan, diantaranya banyak orang yang meninggal dunia dikarenakan penyakit tersebut. Wabah covid 19 membuat angka kematian menjadi naik dan mempengaruhi perekonomian dunia.

Sobat Cahaya Islam, Islam mengajarkan kita untuk selalu sabar atas yang menimpa diri kita, terutama apabila kita mendapatkan ujian dari Allah yang berupa sakit. Penyakit ada bukan hanya untuk menyusahkan kita sebagai umat manusia. Tetapi, juga sebagai tolak ukur sejauh mana kesabaran dan keridhoan kita dalam menerima segala qada’ dan Qadar Allah atas diri kita. Lalu, bagaimana hikmah dari penyakit dalam Islam?

Hikmah Penyakit dalam Islam Seperti yang Dialami Oleh Syekh Ali Jaber

Kita pasti tidak asing dengan nama covid 19. Ya…, Itu adalah wabah penyakit yang sekarang sedang viral dan mendunia. Mengapa? Hal tersebut disebabkan covid 19 mampu membuat kita “terkurung” di dalam rumah, tidak melakukan pekerjaan atau pembelajaran secara tatap muka, dan membuat kita saling menjaga jarak.

Banyak artis, ulama, politikus, serta orang-orang terkenal yang sudah terkena penyakit covid 19. Salah satunya adalah Syekh Ali Jaber. Tidak sedikit orang yang menyalahkan penyakit sebagai salah satu penyebab kehancuran, kemalangan, kesialan, dan penderitaan.

Padahal, Allah memberikan kita suatu penyakit bukan untuk tujuan tersebut. Kita sebagai manusia ditugaskan untuk merenungi apa hikmah dari penyakit tersebut. Lalu, bagaimana hikmah penyakit dalam Islam?

Hikmah dari adanya penyakit diantaranya sebagai berikut:

1. Penghapus Dosa

Penyakit dapat menghapuskan dosa-dosa kita di masa lalu. Semakin berat penyakit kita, semakin besar dosa kita yang berguguran dan dihapuskan.  Betapa Maha Baiknya Allah kepada kita sebagai hamba-Nya yang selalu khilaf dan lalai.

مَا مِنْ مُسْلِمٍ يُصِيبُهُ أَذًى مِنْ مَرَضٍ فَمَا سِوَاهُ إِلَّا حَطَّ اللَّهُ بِهِ سَيِّئَاتِهِ كَمَا تَحُطُّ الشَّجَرَةُ وَرَقَهَا

Artinya: “Tidaklah seorang muslim tertimpa suatu penyakit dan sejenisnya, melainkan Allah akan mengugurkan bersamanya dosa-dosanya seperti pohon yang mengugurkan daun-daunnya”. (HR. Bukhari no. 5660).

2. Memberikan Waktu Untuk Tubuh Agar Beristirahat

Dengan kita diberi penyakit, tubuh kita memerintahkan kita untuk beristirahat sejenak dari segala aktivitas sehari-hari, salah satunya seperti Syekh Ali Jaber yang merupakan salah satu ulama di Indonesia. Hal tersebut dilakukan dengan tujuan agar tubuh kembali bugar dan tidak stress.

3. Penyebab Mati Syahid

Penyakit tidak hanya menghapuskan dosa saja, tetapi juga dapat membuat seseorang mendapatkan mati syahid. Bagaimana hal tersebut dapat terjadi? Apabila seseorang mendapatkan sakit yang parah dan kemudian meninggal dunia, orang yang meninggal tersebut bisa saja mendapatkan mati syahid. Salah satu penyakit yang dimaksud adalah penyakit lambung.

Selain itu, meninggal karena wabah penyakit seperti covid 19 ini juga dapat membuat kita mati syahid. Mengapa? Tertular penyakit dari wabah pasti bukan sesuatu yang kita inginkan. Wabah yang datan ke negara kita ini pasti sudah diijinkan oleh Allah untuk memberikan penyakit kepada manusia.

Hal tersebut dilakukan untuk menguji seberapa jauh keimanan dan kesabaran kita. Adapun jika kita gugur dalam ujian penyakit tersebut, maka Allah memberikan hadiah berupa mati syahid kepada orang tersebut.

Itulah hikmah penyakit dalam Islam seperti yang dialami oleh Syekh Ali Jaber. Semoga beliau lekas diberi kesembuhan dan semoga covid 19 segera berakhir. Amiinn…

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY