Alasan Desta Cerai, Bagaimana Islam Menanggapinya?

0
777
Alasan Desta Cerai

Alasan Desta Cerai – Kabar yang tengah ramai belakangan ini, Desta Mahendra yang katanya menggugat cerai istrinya, yakni Natasha Rizki. Lantas apa alasan desta cerai sebenarnya?

Pengacara Desta, Hendra K Siregar pun akhirnya mengungkap alasan Desta melayangkan gugatan cerai pada istrinya tersebut.

Di mana sebenarnya, perceraian keduanya merupakan kesepakatan antara Desta dengan Natasha. Mereka memang selama ini butuh waktu lama untuk memutuskan bercerai.

Selain itu, baik Desta maupun Natasha Rizki juga sudah tak memiliki kesamaan visi dan misi dalam menjalani bahtera rumah tangga.

Itulah alasan Desta melayangkan gugatan cerai talak ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan pada 11 Mei 2023.

Desta pribadi membantah jika ada tuduhan alasan keduanya bercerai lantaran muncul orang ketiga dan masalah ekonomi.

Sampai saat ini, Natasha Rizki belum mau bicara mengenai hal perceraiannya.

Nah, Sobat Cahaya Islam, dari paparan di atas bagaimana Islam menanggapinya? Demikian ulasannya!

Alasan Desta Cerai, Bagaimana Islam Menanggapi?

Umumnya, perceraian sama sekali tidaklah baik, terlebih lagi dalam pandangan Islam. Bahkan, dibenci dan tidak kita anjurkan. Kecuali adanya alasan yang dibenarkan.

Sobat, Apakah alasan desta cerai juga termasuk boleh dalam Islam?

Sebab, perceraian bagaimanapun, tidak boleh kita anggap sebagai pintu tertutup. Yang mana, ada beberapa kasus nyata sehingga perceraian menjadi satu-satunya pilihan yang tersedia.

Berikut ini merupakan beberapa alasan perceraian yang Islam perbolehkan:

1.   Karena Penganiayaan atau Penyiksaan

Alasan paling sering adalah karena perceraian pasangan suami istri yang selalu bertengkar.

Alasan Desta Cerai

Di saat salah satu pasangan menjadi kasar dan melakukan penyiksaan. Baik fisik, mental, atau emosional. Lalu tidak mau melakukan perubahan maka itu adalah alasan yang sah untuk meminta perceraian,

2.   Karena Gagal untuk Memenuhi Maksud dan Tujuan dari Pernikahan

Tentu, hal ini bisa menjadi ketidakcocokan total di antara kedua belah pihak, yang mungkin menunjukkan ekspresi tersebut melalui perbedaan temperamen, kesukaan, dan ketidaksukaan mereka yang kemudian tidak dapat berdamai dalam kurun waktu yang lama.

3.   Perselingkuhan

Paling sering terjadi, alasan ketiga Ini bisa menjadi penyebab utama bubarnya bangunan pernikahan.

Sebab pernikahan harus suami dan istri bangun di atas kepercayaan dan keyakinan. Tujuan utamanya yakni untuk menjaga kesucian dan kesopanan mereka yang terlibat.

Alasan Desta Cerai

Namun, ketika fondasi ini terkikis dan rusak maka tidak akan ada kesempatan untuk memulihkannya. Satu-satunya jalan maka perceraian adalah cara yang harus ditempuh.

4.   Suami Gagal untuk Memberi Nafkah

Ketika laki-laki, yang kita anggap sebagai pemberi nafkah dan pemelihara keluarga, dia gagal untuk memikul tanggung jawabnya.

Kemudian istri memutuskan bahwa suaminya tidak dapat memperbaiki kelalaiannya dari tanggung jawab, maka seperti ini juga bisa menjadi alasan untuk perceraian.

Salah satu dari alasan yang kita sebutkan di atas dapat dianggap sebagai dasar yang sah untuk perceraian dalam Islam.

Nah, Sobat, perlu kita kaji, yakni apabila dalam perkara yang sah di mana istri menuntut talak seorang suami sedangkan dia menolak menceraikan.

Maka secara syariat Islam dia harus mendatangi pejabat-pejabat hukum yang berwenang untuk meminta cerai: Putusan talak yang dijatuhkan oleh penguasa-penguasa tersebut dapat dianggap sah dalam Islam.

Adapun dalil Alquran tentang perceraian dimuat dalam QS. At-Talaq:1,

يٰٓاَيُّهَا النَّبِيُّ اِذَا طَلَّقْتُمُ النِّسَاۤءَ فَطَلِّقُوْهُنَّ لِعِدَّتِهِنَّ وَاَحْصُوا الْعِدَّةَۚ وَاتَّقُوا اللّٰهَ رَبَّكُمْۚ لَا تُخْرِجُوْهُنَّ مِنْۢ بُيُوْتِهِنَّ وَلَا يَخْرُجْنَ اِلَّآ اَنْ يَّأْتِيْنَ بِفَاحِشَةٍ مُّبَيِّنَةٍۗ وَتِلْكَ حُدُوْدُ اللّٰهِ ۗوَمَنْ يَّتَعَدَّ حُدُوْدَ اللّٰهِ فَقَدْ ظَلَمَ نَفْسَهٗ ۗ لَا تَدْرِيْ لَعَلَّ اللّٰهَ يُحْدِثُ بَعْدَ ذٰلِكَ اَمْرًا – ١

Artinya: Wahai Nabi! Apabila kamu menceraikan istri-istrimu maka hendaklah kamu ceraikan mereka pada waktu mereka dapat (menghadapi) idahnya (yang wajar), dan hitunglah waktu idah itu, serta bertakwalah kepada Allah Tuhanmu.

Janganlah kamu keluarkan mereka dari rumahnya dan janganlah (diizinkan) keluar kecuali jika mereka mengerjakan perbuatan keji yang jelas.

Itulah hukum-hukum Allah, dan barangsiapa melanggar hukum-hukum Allah, maka sungguh, dia telah berbuat zalim terhadap dirinya sendiri.

Kamu tidak mengetahui barangkali setelah itu Allah mengadakan suatu ketentuan yang baru

Demikian di atas merupakan ulasan mengenai alasan Desta cerai serta tanggapan Islam mengenai perihal tersebut.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY