Video Viral TikTok Tidak Punya Malu, Ketahui Keutamaan Sifat Malu Menurut Islam

0
43

Video viral TikTok – Video Tiktok merajalela di berbagai jejaring sosial. Tidak tua, muda, bahkan anak-anak sekalipun tengah beramai-ramai menggunakan TikTok sebagai sarana hiburan. Bahkan untuk akhwat yang berjilbab atau bercadar tidak kalah eksis bermain aplikasi yang tengah trending ini.

TikTok seolah disengaja untuk mengajak seluruh dunia menikmati dunia. Tidak terkecuali orang-orang yang beragama islam. Semua pengguna TikTok rasa malunya seolah terkikis secara perlahan-lahan, bahkan menghilangkan akhlak seorang wanita yang seharusnya pemalu menjadi terang-terangan menampakkan diri.

Bahkan, dapat sobat cahaya islam saksikan sendiri bagaimana orang yang bermain TikTok tanpa rasa malu memarkan aurat, menggerakan tubuh yang mampu membangkitkan syahwat. Generasi ini seolah diambang kehancuran. Islam telah menjelaskan keutamaan rasa malu yang harus dimiliki oleh setiap muslim. Untuk menjaga harga diri dan martabatnya sendiri.

Alasan Video Viral TikTok Tidak Punya Malu

Seolah menjadi sarang kemaksiatan, TikTok menampung ragam jenis kemaksiatan. Mulai dari mampu melalaikan diri terhadap ibadah, berkurangnya rasa malu karena lebih mementingkan video viral TikTok dengan melakukan berbagai cara.

Tidak peduli di jalanan umum, di sekolah, di depan selokan sekalipun membuat TikTok dan banyak orang yang beranggap hal ini adalah trend yang harus diikuti. Hal-hal yang melalaikan terhadap ibadah, dapat dihukumi sebagai haram. Termasuk TikTok ini.

Keutamaan Sifat Malu Menurut Islam

Malu dalam islam mempunyai kedudukan yang sangat penting. Bahkan disebutkan sebagian dari iman. Malu memiliki arti rasa enggan melakukan sesuatu, karena ada rasa hormat atau segan. Bahkan dalam sebuah hadits, Rasulullah bersabda;

العَنْ أَبِي مَسْعُوْدٍ عُقْبَةَ بِنْ عَمْرٍو الأَنْصَارِي الْبَدْرِي رَضِيَ الله عَنْهُ قَالَ : قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : إِنَّ مِمَّا أَدْرَكَ النَّاسُ مِنْ كَلاَمِ النُّبُوَّةِ الأُوْلَى، إِذَا لَمْ تَسْتَحِ فَاصْنَعْ مَا شِئْتَ.  رواه البخاري

Dari Abu Mas’ûd ‘Uqbah bin ‘Amr al-Anshârî al-Badri radhiyallâhu ‘anhu ia berkata, “Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Sesungguhnya salah satu perkara  yang telah diketahui oleh manusia dari kalimat kenabian terdahulu adalah, ‘Jika engkau tidak malu, berbuatlah sesukamu.’” (HR. Al-Bukhâri nomor 3483, 3484, 6120)

Dapat sobat cahaya islam ketahui, rasa malu akan mendatangkan kebaikan. Selain itu,  saat menjaga rasa malu orang akan lebih segan, hormat, dan banyak kebaikan lainnya. Rasa malu sendiri terbaik kepada tiga bagian:

  1. Malu kepada Allah. Seorang hamba yang mempunyai rasa malu kepada Allah akan mengerjakan segala perintah-Nya dan menjahui segala yang dilarang-Nya. Malu seperti ini dapat menghadirkan keimanan serta meningkatnya ketaqwaan.
  2. Malu kepada manusia. Jika seseorang mempunyai rasa malu kepada sesama, ia akan menundukkan pandangannya dari yang tidak halal untuk dipandangi.
  3. Malu kepada diri sendiri. Orang yang malu terhadap diri sendiri, tidak akan melakukan perbuatan dosa meski saat sendirian. Dia malu untuk melakukan perbuataan tidak terpuji, karena menyadari Allah Maha Melihat.

Rasa malu sangat perlu dimiliki setiap muslim. Sebagai bukti rasa cinta kepada Allah dan menghargai apa yang telah diamanahkan. Selain meningkatkan kecintaan, orang yang menonjolkan rasa malu keimanannya akan bertambah. Tidak hanya di hadapan Allah, di hadapan makhluk pun akan lebih dihargai.

Untuk itu menjaga sifat malu sangat dianjurkan. Terutama untuk perempuan yang menggunakan TikTok. Kejahatan dapat terjadi kapan saja, serta video viral TikTok itu bisa menjadi salah satu sumber dosa jariyah.

TIDAK ADA KOMENTAR

Ikut Berkomentar Yuk!