Vaksin Gratis Untuk Rakyat, Haruskah Muslim Memakainya?

0
110

Vaksin Gratis – Dicanangkan pemerintah untuk diberikan kepada masyarakat secara cuma-cuma, ya seperti yang dikatakan oleh Presiden Indonesia Jokowi pada Rabu, 16 Desember 2020 lalu melalui pemberitaan secara virtual.

Adanya vaksin gratis diharapkan bisa memutuskan rantai penyebaran virus Corona dan pandemi segera kunjungi reda. Jika vaksin sudah diputuskan dengan gratis, itu berarti masyarakat tidak mempunyai alasan untuk tidak divaksin hanya karena kendala biaya.

Lantas, apakah divaksin itu wajib? Jika di Jakarta merunut peraturan daerah yang mana menetapkan bahwa masyarakat diwajibkan untuk divaksin apabila menolaknya akan dikenai denda berupa uang mencapai senilai lima juta.

Sobat Cahaya Islam, meninjau peraturan daerah yang ditetapkan di Jakarta itu, muslim tentu tahu seakan menjadi divaksin atas dasar keterpaksaan. Padahal, agama saja hadir dengan kasih sayang tanpa paksaan.

Tidak hanya itu konsekuensi dari keterpaksaan bisa menimbulkan hal yang tidak diinginkan, seperti semacam ketakutan bahkan depresi bagi yang memang memiliki phobia dengan jarum suntik, atau justru keadaan tubuh yang tidak bisa mendukung.

Muslim, bagaimana menanggapi program pemerintah dengan adanya vaksin gratis? Apakah harus menaatinya, sebagaimana perintah agama untuk mengikuti nabi, ulama, dan umara (pemimpin)? Jawabannya yakni tergantung pilihan masing-masing, yakin divaksin atau tidak?

Hal yang mengikuti keyakinan itu sesuai dengan perintah agama juga dalam sebuah hadis yang menganjurkan untuk meninggalkan keraguan.

Berdasarkan hadis di atas jelas, bilamana  ditekankan untuk meninggalkan keraguan melaksanakan apa-apa yang diyakini.

Oleh karena itu, muslim apabila yakin untuk divaksin, maka divaksinlah, untuk lebih meyakinkan bahwa divaksin itu diperbolehkan oleh agama Islam, berikut penjelasannya.

Adanya Vaksin Gratis, Ketahui Perihal Divaksin Menurut Pandangan Agama Islam

Pembahasan terkait vaksin banyak pendapat, berikut ada beberapa alasan vaksin Covid-19 diperbolehkan.

  • Telah Diuji Kehalalannya

Pihak MUI yang diketuai oleh KH Miftachul Akhyar, telah mengetahui hasil dari Bahtsul Masail terkait kehalalan vaksin buatan Sinovac, Cina bahwa vaksin Covid-19 ini halal, hanya saja berdasarkan laman viva.co.id belum diketahui apakah vaksin ini thoyyib (baik) tidak maka perlu pengujian lebih lanjut.

Pengujian tentang dari sisi thoyyib (baik) perlu diketahui karena tidak semua yang halal itu baik, sehingga dapat menghindari hal yang tidak diinginkan terjadi kelak. Sembari menunggu waktu vaksinasi di tahun 2021, muslim perlu tahu baik tidaknya setelah ada keterangan dari MUI.

  • Berhubungan dengan Kemaslahat Umat

Pemberian vaksin secara gratis bila didukung keyakinan setiap muslim, Insya Allah akan berhasil untuk mengatasi pandemi virus Corona. Sebab ini berhubungan dengan kemaslahatan umat atau demi kepentingan bersama.

  • Mencegah Lebih Baik

Mencegah lebih baik daripada mengobati, pepatah yang sudah keluar masuk telinga dan familiar di kalangan masyarakat. Berhubungan dengan ini, mengikuti vaksinasi adalah sebuah langkah pencegahan yang bisa dilakukan.

Mengingat pula biaya pengobatan dan perawatan Covid-19 yang tidaklah murah dan mudah. Maka dari itu pencegahan dengan vaksin semoga terlaksana dibarengi dengan berjalanya protokol kesehatan yang ditetapkan oleh pemerintah di ranah masyarakat.

Telah menceritakan kepada kami Harun bin Ma’ruf dan Abu Ath Thahir serta Ahmad bin ‘Isa mereka berkata; Telah menceritakan kepada kami Ibnu Wahb; Telah mengabarkan kepadaku ‘Amru, yaitu Ibnu al-Harits dari ‘Abdu Rabbih bin Sa’id dari Abu Az Zubair dari Jabir dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, beliau bersabda: “Setiap penyakit ada obatnya. Apabila ditemukan obat yang tepat untuk suatu penyakit, akan sembuhlah penyakit itu dengan izin Allah ‘azza wajalla.” (HR Muslim).

Sobat Cahaya Islam, itu sekilas pembahasan tentang haruskah muslim divaksin dengan beberapa alasan pendukung yang bisa semakin meyakinkan. Semoga pandemi virus Corona akan segera berakhir dengan lantaran tersedianya vaksin gratis untuk masyarakat. Aamiin.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY