Bertaubat sebelum ajal menjemput – Sobat cahaya Islam, setiap makhluk yang bernyawa pasti akan menemui ajalnya. Sedangkan manusia memiliki tanggung jawab yang sangat besar di kehidupan berikutnya. Kita semua tentu saja ingin kembali kepada Allah dalam keadaan terbaik hingga nantinya bisa kembali ke surganya. Tetapi untuk bisa mendapatkan kehidupan yang bahagia di akhirat, sebagai Muslim kita harus melakukan taubat dari segala dosa dan perbuatan yang pernah dilakukan.
5 Keutamaan Bertaubat Sebelum Ajal Menjemput
Sobat cahaya Islam perlu memahami bahwa selama kita masih diberi kesempatan hidup, maka itu adalah waktu terbaik untuk bertaubat. Jangan menunda-nunda bertobat kepada Allah karena kita tidak pernah tahu sampai kapan kita masih bernafas. Banyak orang yang bermaksiat kemudian merasa aman sehingga menunda-nunda bertaubat. Barulah mereka menyesali ketika ternyata sudah tidak ada kesempatan lagi untuk memohon ampun kepada Allah. Ada sebuah doa yang bisa diamalkan oleh setiap muslim agar diberikan kesempatan bertaubat sebelum ajal menjemput.
اللهم ارزقني توبتا نصوحا قبل الموت
Arab Latin: Allahummarzuqni taubatan nasuha qoblal maut
Artinya: “Ya Allah berilah aku rezeki taubat nasuha (atau sebenar-benarnya taubat) sebelum wafat,
Doa tersebut sebaiknya dibaca secara rutin dan konsisten setelah salat. Bacaan doa ini juga bisa dibaca di sujud terakhir setiap salat fardhu. Dengan terus memohon ampun kepada Allah tanpa rasa putus asa, insya Allah pintu ampunan Allah akan terbuka lebar. Terdapat beberapa keutamaan yang akan diberikan oleh Allah kepada setiap orang yang bertaubat sebelum ajal di antaranya:
1. Mendapatkan Ampunan dari Allah
Sudah jelas jika orang yang bertaubat dengan niat untuk mendapatkan ampunan dari Allah maka Allah yang maha pengampun dan penyayang juga akan mengampuninya. Allah telah berfirman:
“Katakanlah: ‘Hai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.'”(QS. Az-Zumar: 53)
Ayat ini menegaskan bahwa Allah akan mengampuni segala dosa bagi siapa saja yang bertaubat dengan sungguh-sungguh.
2. Menjauhkan Diri dari Siksa Neraka
Hamba yang bertaubat kepada Allah selain mendapatkan ampunan insya Allah juga akan dijauhkan dari siksa api neraka. Azab Allah menanti siapa saja orang yang tidak mau memohon ampun kepada Allah dan terus bermaksiat hingga akhir hayatnya.
3. Meningkatkan Kualitas Hidup
Semakin seorang hamba sering memohon ampun kepada Allah, secara otomatis kehidupannya juga lebih tenang dan tentram. Orang yang memohon maaf kepada Allah ketika berbuat dosa, hatinya akan lebih bersih dan terhindar dari rasa bersalah serta penyesalan yang panjang. Muslim yang berusaha menghindari dosa dan selalu mohon ampun kepada Allah juga akan diluaskan rezekinya sehingga hidupnya akan lebih berkualitas.
Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:
“Maka aku katakan kepada mereka: Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun, niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan memperbanyak harta dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan di dalamnya untukmu sungai-sungai.” (QS. Nuh: 10-12)
4. Mendapatkan Cinta dan Ridha Allah
Setiap umat Islam tentu selalu berharap untuk mendapatkan ridho dan cinta Allah. Sesungguhnya Allah sangat menyukai orang-orang yang bertaubat dan mensucikan diri. Seperti yang telah Allah sampaikan dalam Alquran:
“Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dan menyukai orang-orang yang menyucikan diri.” (QS. Al-Baqarah: 222)
Taubat yang sungguh-sungguh adalah bukti bahwa seorang hamba ingin kembali ke jalan yang benar dan berusaha memperbaiki diri. Taubat nasuha akan membuat hamba tersebut dicintai dan diridhai oleh Allah di dunia dan akhirat.
5. Membuka Pintu Kebajikan dan Ibadah
Sobat cahaya Islam, dengan bertaubat sebelum ajal menjemput juga akan membuka pintu kebaikan dan ibadah. Orang yang bertobat adalah orang-orang yang menjaga diri serta memiliki keimanan yang bagus di hadapan Allah. Semakin berkualitas keimanan seseorang, tentu akan membuatnya semakin bersemangat untuk memperbaiki diri dan meningkatkan amal ibadah.
Semoga Allah memberikan kita kesempatan bertaubat sebelum ajal menjemput. Cita-cita yang harus kita tanamkan mulai dari sekarang adalah selalu mendapatkan ridho Allah dan kembali kepadaNya dengan husnul khotimah.































