Sergino Dest Pamer Keahlian, Apakah Ini Termasuk Riya’ Dalam Islam?

0
40

Sergino Dest – Memamerkan skillnya dalam permainan bola dalam sesi pamer juggling bola. Akan tetapi, dalam aksi tersebut terdapat adegan yang gagal sehingga ada beberapa orang yang yang menyebutnya lebih buruk dari pada saat sesi perkenalan Martin Braithwaite.

Meskipun demikian Sergino Dest tidak menyerah dan tetap memamerkan skillnya. Walaupun demikian, baik buruknya kualitas seorang pemain bola dilihat dari permainannya pada saat pertandingan. Lalu, apakah pamer yang dilakukan oleh Sergino Dest ini termasuk riya’ dalam Islam?

Sobat Cahaya Islam, Islam mengajarkan bahwa kita tidak diperbolehkan sombong atau pamer hanya dikarenakan sesuatu atau kelebihan yang kita miliki, salah satunya dalam urusan agama. Mengapa demikian? Hal tersebut dikarenakan riya’ merupakan sesuatu sifat yang dilarang oleh Rasulullah kepada umatnya.

Hal tersebut sebagaimana ayat yang berbunyi:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تُبْطِلُوا صَدَقَاتِكُمْ بِالْمَنِّ وَالْأَذَىٰ كَالَّذِي يُنْفِقُ مَالَهُ رِئَاءَ النَّاسِ وَلَا يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ ۖ فَمَثَلُهُ كَمَثَلِ صَفْوَانٍ عَلَيْهِ تُرَابٌ فَأَصَابَهُ وَابِلٌ فَتَرَكَهُ صَلْدًا ۖ لَا يَقْدِرُونَ عَلَىٰ شَيْءٍ مِمَّا كَسَبُوا ۗ وَاللَّهُ لَا يَهْدِي الْقَوْمَ الْكَافِرِينَ

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menghilangkan (pahala) sedekahmu dengan menyebut-nyebutnya dan menyakiti (perasaan si penerima), seperti orang yang menafkahkan hartanya karena riya kepada manusia dan dia tidak beriman kepada Allah dan hari kemudian. Maka perumpamaan orang itu seperti batu licin yang di atasnya ada tanah, kemudian batu itu ditimpa hujan lebat, lalu menjadilah dia bersih (tidak bertanah). Mereka tidak menguasai sesuatupun dari apa yang mereka usahakan dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang kafir.”(Q.S. Al-Baqarah: 264).

Riya’ Dalam Islam Seperti Pamer Keahlian yang Dilakukan Oleh Sergino Dest

Dalam kehidupan sehari-hari, kita sangat mudah menjumpai seseorang yang suka berbuat hal yang terpuji. Akan tetapi, kita tidak tahu apa yang diniatkan orang tersebut. Hanya Allah yang maha mengetahui atas setiap niat yang dimiliki oleh hamba-Nya.

Jika kita berbuat sesuatu kebaikan dengan ikhlas, maka Allah yang akan memberinya ganjaran berupa surga yang seluas langit Dan bumi. Akan tetapi, jika seseorang tersebut berbuat baik dengan niat tidak ikhlas dan mengharapkan suatu imbalan dari orang lain seperti dipuji atau untuk memperbagus citranya di mata masyarakat. Maka, hal tersebut disebut dengan riya’.

Ada banyak jenis riya’ yang disebutkan dalam Islam, di antaranya adalah sebagai berikut:

  1. Riya’ Dalam Melakukan Niatnya

Pria jenis ini ialah seseorang yang melakukan suatu perbuatan yang baik kepada orang lain atau kepada dirinya sendiri seperti dengan rajin salat di masjid atau menjenguk orang yang sakit dengan niat yang tidak ikhlas dan mengharapkan sesuatu dari orang lain sebagai balasan dari apa yang dia lakukan.

  1. Riya’ Dalam Melakukan Perbuatannya

Ada tiga jenis riya’ dalam hal ini, yaitu riya’ badan, riya’ dalam berpakaian, dan riya’ dalam ucapannya. Contoh riya’ dalam berpakaian adalah seseorang menggunakan pakaian yang agamis agar dia dikenal orang sebagai orang Islam yang taat dan sopan dalam berpakaian nya.

Sedangkan contoh dari riya’ badan adalah ketika seseorang tersebut memamerkan kekudusan tubuhnya karena suka berpuasa atau memamerkan kelebihan fisik seperti skill yang digunakan untuk bermain bola.

Contoh riya’ dalam ucapannya yaitu seseorang memperbagus bacaan alqurannya agar mendapatkan kekaguman dan pujian dari orang banyak. Dia membaca Alquran tidak untuk beribadah kepada Allah, akan tetapi agar mendapatkan perhatian dari orang lain.

Akan tetapi, tidak semua orang bisa menyadari bahwa dirinya sedang melakukan perbuatan riya’. Hal tersebut dikarenakan riya’ merupakan sesuatu yang hanya bisa diketahui oleh hati dan terselubung. Oleh karena itu, pelaku riya’ biasanya tidak benar-benar merasakan bahwa dia telah berbuat riya’.

Lalu, apakah yang diperbuat oleh Sergino Dest dengan memamerkan kemampuan skill sepak bolanya adalah termasuk riya’? Jawabannya adalah apa yang dilakukan Sergino Dest termasuk riya’. Termasuk dalam kategori manakah? Apa yang dilakukan oleh Sergino Dest dapat digolongkan termasuk riya’ dalam perbuatan.

Mengapa? Karena sebagaimana yang telah tertulis diatas mengenai jenis-jenis riya’, pamer kelebihan seperti skill dalam bermain bola agar mendapatkan pengakuan dari orang lain itu juga termasuk dalam kategori riya’ dalam perbuatannya.

Itulah riya’ dalam Islam seperti pamer keahlian yang dilakukan oleh Sergino Dest. Semoga kita dijauhkan dari berbuat riya’. Agar apa yang kita lakukan di hadapan Allah nantinya tidak akan sia-sia.

TIDAK ADA KOMENTAR

Ikut Berkomentar Yuk!