Puasa Ayyamul Bidh, Ketahui Hukum dan Hikmah Menjalankannya

0
41

Puasa Ayyamul Bidh – Puasanya yang dilakukan setiap tanggal 13,14,15 bulan Hijriyah atau bisa disebut puasa di pertengahan bulan Hijriyah.

Adapun nama puasa Ayyamul Bidh ini, yang berarti puasa hari putih menurut beberapa sumber dikarenakan pada pertengahan bulan, bulan pada malam hari sedang terang-terangnya putih yakni bulan purnama.

Sedangkan menurut riwayat lain, penamaan puasa ini berdasarkan kisah Nabi Adam As yang ketika turun ke bumi tubuhnya terbakar karena matahari, sehingga Allah SWT memerintahkan Nabi Adam As untuk puasa pada tanggal 13,14,15 bulan Hijriyah.

Akhirnya Nabi Adam As, dan tubuhnya yang mulanya gosong terbakar pada hari pertama puasa berubah menjadi putih sepertiga bagian tubuhnya, hari kedua sepertiga bagian menjadi putih, dan pada hari ketiga akhirnya seluruh tubuhnya telah menjadi putih.

Sobat Cahaya Islam, untuk lebih tahu tentang puasa ini, mari kita bahas bagaimana hukumnya puasa ini dan apa hikmah yang diperoleh bagi yang menjalankannya.

Hukum Puasa Ayyamul Bidh dan Hikmah yang Menjalankannya

Berdasarkan beberapa hadis masyhur puasa pertengahan bulan Hijriyah ini hukumnya sunah atau dianjurkan untuk melakukannya. Sebab sunah berarti mengikuti apa yang dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW, yang mana orang yang melakukan mendapatkan pahala.

Selain mendapatkan pahala karena mengikuti langkah Nabi Muhammad SAW ada beberapa hikmah lainya.

Hikmah Menjalankan Puasa di Pertengahan Bulan Hijriyah

Berikut ini hikmah menjalankan puasa sunah ini yang dapat kalian peroleh bila melaksanakannya.

  1. Mendapatkan Pahala seperti Puasa Sepanjang Tahun

Begitu murah kasih sayang Allah SWT yang mengganjar suatu kebaikan dengan berlipat ganda. Coba bayangkan, tentu tidak mungkin ada orang yang bisa menjalankan puasa sepanjang tahun, namun dengan puasa ini secara rutin setiap bulannya muslim bisa memperoleh ganjaran seperti puasa sepanjang tahun.

Hal terkait ganjaran yang didapat dapat kita lihat berdasarkan hadis riwayat Bukhari di bawah ini.

صَوْمُ ثَلاَثَةِ أَيَّامٍ صَوْمُ الدَّهْرِ كُلِّهِ

“Puasa pada tiga hari setiap bulannya adalah seperti puasa sepanjang tahun.” (HR Bukhari nomor 1979).

  1. Tubuh Menjadi Sehat

Muslim yang berpuasa tubuhnya akan mengalami peristirahatan dalam mengolah makanan, otomatis akan berdampak positif terhadap tubuh. Sehingga tubuh menjadi lebih sehat dibandingkan orang yang tidak pernah berpuasa.

  1. Doanya Mustajab

Doa orang yang berpuasa termasuk dalam golongan orang yang doanya mustajab. Maka dari itu dianjurkan untuk berdoa ketika sebelum beranjak berbuka puasa, InsyaAllah akan dikabulkan semua hajat yang diharapkan.

  1. Mencegah Perilaku Tercela

Puasa berarti menahan diri untuk melakukan hal-hal yang dilarang atau membatalkan dari terbit fajar hingga terbenam matahari. Intinya puasa juga bisa untuk melatih diri mencegah perbuatan tercela seperti: berbohong, iri, marah, menggunjing, adu domba maupun lainnya.

Perbuatan tercela yang dilakukan saat puasa bisa menjadi puasanya sia-sia. Alias merusak pahala dalam berpuasa.

  1. Bisa Merasakan Penderitaan Orang Lain

Di luar sana tentu ada orang yang tidak bisa makan barang sesuap hingga beberapa hari. Melalui berpuasa setidaknya bisa merasakan seperti orang tersebut dan tumbuhlah kasih sayang terhadap sesama agar saling berbagi.

Sobat Cahaya Islam, penjelasan di atas mengenai hukum dan hikmah bagi yang menjalankan puasa Ayyamul Bidh semoga dapat bermanfaat dan mendorong untuk melakukannya. Aamiin.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY