Bagaimana Agar Generasi Muslim bisa Cum Laude?

0
86
cum Laude

Cum Laude – Jika membahas tentang Cum Laude, pasti sebagian besar masyarakat ingat akan jenjang perkuliahan. Predikat ini akan diberikan manakala mahasiswa mampu meraih IPK sesuai dengan persyaratan dari kampus masing – masing. Selain membanggakan keluarga, predikat ini juga akan memberikan peluang bagi si mahasiswa untuk melanjutkan ke jenjang PT unggulan maupun pekerjaan yang baik.

Sobat Cahaya Islam, Cum Laude dalam hal akademik tentu merupakan hal yang membanggakan. Tak hanya keluarga, bahkan tetangga maupun sedesa akan merasakan kebahagiaannnya. Terlebih jika predikat tersebut memberikan peluang bagi si mahasiswa untuk menjadi pionir bagi perbaikan bangsa.

Bagaimana Generasi Umat  untuk Mencapai Prestasi Cum Laude?

cum Laude

Sobat Cahaya Islam, untuk meraih prestasi Cum Laude di ranah akademik tentu bukan perkara mudah. Pasalnya, sudah mulai banyak beredar tips dan trik untuk meraih gelar ini. Secara umum, yang dibutuhkan generasi yakni tingkat manajemen waktu yang baik serta pengelolaan emosi dalam diri. Mengapa demikian?

Umat yang tak memiliki manajemen waktu yang baik bisa saja tak dapat menyelesaikan amanah sesuai dengan waktunya. Akibat dari yang demikian, tentu akan ada pihak yang dirugikan. Jika sudah terjadi, maka ternodailah Islam sebagai agama yang sangat menghargai waktu.

Maka dari itu, manajemen waktu yang baik harus dilatih setiap hari. Sebab, hal ini tidak muncul secara kebetulan dalam diri seseorang. Selain manajemen waktu, juga diperlukan seorang umat yang dapat memanajemen emosinya.

Emosi yang tidak stabil menyebabkan umat menjadi tak fokus sehingga akan rentan tida mengerjakan bahkan sampai mengabaikan amanah. Tentu hal tersebut bukanlah hal yang benar dalam Islam. Inilah yang perlu diperhatikan jika ingin meraih gelar terbaik di ranah akademik.

Selain ranah akademik, umat juga perlu menentukan untuk mendapat predikat terbaik sebagai hamba Allah SWT yakni predikat taqwa. Di dalam Islam, yang membedakan umat di hadapan Allah Ta’ala adalah derajat taqwanya, bukan prestasi akademiknya. Sehingga, semua kalangan dapat berlomba – lomba untuk mendapatkan predikat taqwa tersebut.

Gelar taqwa tentu bukanlah hal yang bisa didapatkan dengan mudah. Semua memang butuh proses dan perjuangan yang panjang. Bahkan, akhir dari penentuan keikhlasan taqwanya seorang ummat yakni kematian.

Kematian sendiri merupakan pemisa antara kehidupan dunia dan akhirat. Sehingga di fase akhiratlah ummat akan mengetahui apakah derajat taqwanya rendah atau bahkan tinggi. Sehingga hal ini perlu dijadikan sebagai pengingat pada umat untuk selalu meningkatkan ketaqwaan dalam diri walaupun sudah meraih berbagai prestasi di bidang akademik. Justru pencapaian prestasi di bidang akademik harus dijadikan sebagai wujud rasa syukur kepada Allah SWT yang telah mengabulkan harapan.

Manfaat Umat dengan Predikat Terbaik

cum Laude

Sobat Cahaya Islam, terdapat berbagai manfaat yang akan didapatkan ummat bila mendapatkan prestasi di bidang akademik sekaligus menjadi seseorang yang bertaqwa. Beberapa diantaranya yakni mendapat keberkahan dari Allah ta’ala, dimudahkan menuju Surga serta mendapat kemuliaan di mata manusia.

Hal ini sesuai dengan hadits yang disampaikan oleh Rasulullah SAW yakni :

وَمَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَلْتَمِسُ فِيهِ عِلْمًا سَهَّلَ اللَّهُ لَهُ بِهِ طَرِيقًا إِلَى الْجَنَّةِ

“Siapa yang menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan mudahkan baginya jalan menuju surga.” (HR. Muslim, no. 2699)

Nah Sobat Cahaya Islam, itulah ulasan mengenai kewajiban generasi kaum muslimin meraih predikat Cum Laude baik di bidang akademik maupun akhirat. Tidak hanya membuat bangga orangtua, namun menjadi teladan muslim dengan predikat terbaik dapat menjadikan umat meraih keberkahan dari Allah Ta’ala.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY