Pria Tewas Dikeroyok Debt Collector, Tahukah? Ini Adab Menagih Hutang Dalam Islam

0
1499
Pria Tewas Dikeroyok 2

Pria tewas dikeroyok  – Seorang pria tewas setelah dikeroyok oleh debt collector atau penagih hutang. Kejadian ini bermula ketika pemilik hutang didatangi oleh para pelaku karena memiliki tunggakan. Untuk menyelesaikan persoalannya, ia kemudian datang ke kantor bersama korban. Namun saat mencoba negosiasi, ternyata tidak mendapatkan kesepatan. Pemilik hutang dan korban sempat terlibat keributan dengan para pelaku dan melarikan diri.

Pria Tewas Dikeroyok 1

Para pelaku melakukan pengejaran dengan membawa senjata tajam. Sehingga akhirnya sang korban tewas terkena bacok dan dipukuli dengan kursi. Bagaimanapun, tindakan ini jelas tidak dibenarkan. Penganiayaan juga menjadi tindakan yang melanggar hukum. Sementara dalam islam sendiri, ini adalah perbuatan keji karena menghilangkan nyawa orang lain. Bukan hanya memperoleh dosa besar, namun juga balasan pedih dari Allah SWT.

Pria Tewas Dikeroyok Debt Collector, Ini Lho Adab Menagih Hutang Dalam Islam

Pria Tewas Dikeroyok 2

Pria tewas dikeroyok debt collector karena terlibat keributan saat melakukan negosiasi terkait tunggakan pemilik hutang yang tidak lain adalah kakaknya. Memang betul bahwasanya hutang adalah kewajiban yang harus dibayar. Namun bukan berarti karena hutang kemudian menghilangkan nyawa orang lain menjadi tindakan yang benar. Apalagi sebagai manusia, kita tidak memiliki hak untuk menghilangkan nyawa manusia lain yang hakekatnya adalah hak Allah SWT.

Oleh karena itu Kami tetapkan (suatu hukum) bagi Bani Israil, bahwa: barangsiapa yang membunuh seorang manusia, bukan karena orang itu (membunuh) orang lain, atau bukan karena membuat kerusakan dimuka bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya. Dan barangsiapa yang memelihara kehidupan seorang manusia, maka seolah-olah dia telah memelihara kehidupan manusia semuanya.

Ayat ini menjelaskan tentang hukum membunuh menurut perspektif islam. Dimana membunuh adalah perbuatan yang diharamkan dalam islam. Apalagi membunuh bukan dengan alasan karena orang itu membunuh orang lain juga atau karena hal lain yang dibenarkan.

Sobat CahayaIslam, hutang seringkali menjadi perkara yang berujung dengan perselisihan bahkan hingga pembunuhan. Itulah kenapa membayar hutang hukumnya adalah wajib. Lalu bagaimana adab menagih hutang menurut islam?

Menagih Dengan Cara Baik-Baik

Adab dalam menagih hutang adalah dengan sikap yang baik-baik tentu saja. Ini adalah yang diajarkan menurut islam. Meskipun hutang adalah suatu kewajiban yang harus diselesaikan bagi siapapun yang berhutang, namun  bukan berarti menanggalkan adab dan etika dalam menagih hutang. Sebagai seorang muslim, menagih dengan cara baik-baik adalah cerminan sikap muslim.

Mengingatkan Jika Lupa

Sebagai manusia biasa, tidak jarang seseorang lupa bahwa dirinya memiliki hutang. Itulah gunanya kita untuk saling mengingatkan. Bahkan dalam islam sendiri dianjurkan untuk menagih atau mengingatkan hutang. Ini untuk melepaskan pemilik hutang dari dosa besar jika sampai melalaikan hutangnya. Karena ini akan dimintai pertanggung jawaban hingga di akhirat,

Menjaga Tutur Kata atau Lisan

Salah satu adab dalam menagih hutang adalah menjaga tutur kata atau lisan. Ini sangat penting untuk diperhatikan ya sobat CahayaIslam. Jangan sampai lisan kita justru menyakiti orang lain saat mengingatkan atau menagih hutang.

Pria tewas dikeroyok – oleh debt collector. Ini adalah perbuatan yang tidak dibenarkan dalam islam. Terlebih Allah melaknat siapapun yang berbuat keji atau membunuh.


Catatan Kaki:

(1) – Surat Al-Ma’idah Ayat 32

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY