Pentingnya Pendidikan bagi Pemuda dari Sudut Pandang Islam

0
996
Pentingnya Pendidikan bagi Para Pemuda Muslim

Pentingnya Pendidikan bagi Pemuda – Bagi kawula muda muslim, pendidikan punya peranan penting dalam pembentukan karakter yang beriman, berilmu, dan juga beradab. Oleh karena itu, kita harus menyadari bahwa nasib bangsa ini di masa mendatang ada di tangan para pemuda. Namun, merealisasikan pemuda yang berpendidikan bukan hal yang mudah meski sekolah dan universitas ada di mana-mana. Bahkan, sangat miris melihat kenakalan remaja yang kian meraja lela.

Pentingnya Pendidikan bagi Pemuda Muslim

Dalam sebuah kesempatan, Rasulullah pernah memberitahukan kepada umat Islam bahwa ada 7 golongan yang akan mendapat naungan dari Allah pada hari kiamat. Dari ketujuh golongan tersebut, salah satunya adalah:

 وَشَابٌّ نَشَأَ فِي عِبَادَةِ رَبِّهِ

“Pemuda yang tumbuh dalam perilaku ibadah kepada Allah.” (1)

Maksudnya adalah pemuda yang mendapatkan pendidikan agama Islam sehingga hidup sesuai syariat Islam. Ini menjadi bukti bahwa Rasulullah begitu memperhatikan para pemuda pada awal-awal Islam. Sebagai bukti, orang kedua yang masuk Islam adalah seorang pemuda berumur 10 tahun, Ali bin Abi Thalib.

Kenapa Harus Mulai dari Pemuda?

Dalam Tafsir Ibnu Katsir pada juz 5 hal 127, Imam Ibnu Katsir menegaskan bahwa:

فَذَكَرَ تَعَالَى أَنَّهُمْ فِتْيَةٌ وَهُمُ الشَّبَابُ، وَهُمْ أَقْبَلُ لِلْحَقِّ وَأَهْدَى لِلسَّبِيلِ مِنَ الشُّيُوْخِ الَّذِيْنَ قَدْ عَتَوْا وَانْغَمَسُوا فِي دِينِ الْبَاطِلِ

“Allah menyebutkan bahwa Ashabul Kahfi adalah para pemuda. Pemuda ialah generasi yang lebih gampang menerima kebenaran & petunjuk dibanding generasi tua yang sudah terdoktrin ajaran menyimpang.”

Maka, jelas bahwa pendidikan harus mulai dari usia muda. Itulah kenapa para orangtua dan guru harus mengoptimalkan pendidikan kepada para generasi penerus bangsa, terlebih pendidikan agama agar mereka juga punya akhlak yang bagus di samping pola pikir yang maju.

Tantangan Berat dalam Mendidik Pemuda

Tantangan berat menanti kita semua dalam mendidik serta mengarahkan para pemuda yang masih labil agar tidak terjerumus ke dalam pergaulan yang salah. Dalam hal ini, Rasulullah pernah bersabda:

وَنَحْنُ فِتْيَانٌ حَزَاوِرَةٌ فَتَعَلَّمْنَا الإِيمَانَ قَبْلَ أَنْ نَتَعَلَّمَ الْقُرْآنَ ثُمَّ تَعَلَّمْنَا الْقُرْآنَ فَازْدَدْنَا بِهِ إِيمَانًا 

“Kami di usia pemuda yang kuat. Kami belajar iman sebelum mempelajari Al-Qur’an, lalu mempelajari Al-Qur’an. Kamu merasakan agama & perilaku kami makin baik dengan pola pendidikan tersebut.” (2)

Selain itu, kita juga harus memberi ruang & kesempatan bagi para pemuda untuk mengambil peranan dalam sosial masyarakat. Akhirnya, mari kita beri perhatian & pengawasan lebih kepada pemuda sebagai calon penerus bangsa supaya tidak masuk ke dalam jurang perilaku negative yang bisa merugikan mereka sendiri dan juga kita semua.


Referensi:

(1) Sahih al-Bukhari 660

(2) Sunan Ibn Majah 61

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY