Orang ADHD Suka Menunda-Nunda, Padahal Termasuk Perbuatan Merugi dalam Islam

0
301
orang ADHD suka menunda-nunda

Orang ADHD suka menunda-nunda – Belakangan ini, kondisi penyakit ADHD menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat Indonesia. Salah satu hal yang menarik perhatian yaitu fakta bahwa orang ADHD suka menunda-nunda.

Lantas benarkah jika seorang pengidap ADHD suka menunda-nunda? Untuk fakta selengkapnya Sobat bisa simak informasi berikut ini.

Apakah Benar Orang ADHD Suka Menunda-Nunda?

Menunda suatu tugas atau prokrastinasi merupakan hal yang umum dilakukan oleh orang-orang. Kendati demikian, penundaan tersebut hanya bersifat terkadang atau tergolong jarang.

Tetapi  bagi orang dengan ADHD, prokrastinasi merupakan perilaku umum. Ini dapat menjadi hambatan yang begitu menantang.

Banyak sekali penyebab yang membuat orang ADHD suka menunda-nunda. Salah satunya yaitu mereka mungkin merasa kesulitan dalam memulai proyek baru.

Selain itu, orang ADHD juga mungkin menunda-nunda saat mengerjakan tugas sehari-hari. Seperti mencuci pakaian. Perilaku itu timbul bukan karena malas atau justru menyepelekan tugas.

Hal ini ternyata berkaitan dengan kondisi medis yang dialami oleh pengidap ADHD. Biasanya, orang ADHD akan merasa kewalahan karena tugas-tugas yang harus mereka lakukan.

Tidak jarang mereka mungkin tak tahu harus memulai darimana atau cara mengalokasikan waktu dengan baik. Ini dapat menyebabkan orang ADHD menunda-nunda atau justru tidak bisa menyelesaikan tugas tersebut tepat waktu.

Menunda-nunda dalam Islam

Sobat Cahaya Islam, memang orang ADHD suka menunda-nunda merupakan kondisi medis. Kendati demikian, tidak ada salahnya bagi pengidap ADHD untuk mengatasi masalah tersebut.

Pasalnya menunda-nunda pekerjaan bukanlah hal yang buruk. Apalagi jika orang yang sering menunda pekerjaan tidak memiliki masalah kesehatan seperti ADHD ataupun lainnya.

Biasanya, orang yang kerap menunda pekerjaan menganggap ada hari esok untuk melakukan pekerjaannya tersebut. Padahal islam mengajarkan agar umatnya tidak menunda apapun termasuk urusan kebaikan.

Jika memungkinkan, hendaknya menyegerakan pekerjaan atau hal apapun itu tanpa menunggu hari esok. Dengan demikian, pekerjaan akan selesai tepat pada waktunya dan tidak ada kata terlambat karena hal yang tak jelas.

Pandangan Islam Terhadap Orang yang Suka Menunda-nunda

Sobat Cahaya Islam, berikut ada pembahasan tentang pandangan islam terhadap orang yang suka menunda-nunda hal apapun:

1.       Menunda-nunda Adalah Dasar orang yang Bangkrut

Perkataan sejenis nanti sajalah terutama dalam menunda kebaikan merupakan tentara iblis. Itu merupakan perkataan dari sebagian ulama salaf. Adapun menunda kebaikan dan hanya berangan-angan tanpa realisasi merupakan dasar dari kekayaan orang yang bangkrut.

orang ADHD suka menunda-nunda

Hal ini tertuang dalam:

 إن المنى رأس أموال المفاليس

“Sekedar berangan-angan (tanpa realisasi) itu adalah dasar dari harta orang-orang yang bangkrut.”[Madarijus Salikin, Ibnul Qayyim, 1/456]

2.       Tidak Ada Jaminan Akan Datang Hari Esok

Umumnya orang menunda pekerjaan dan menganggap bisa mengerjakannya esok hari. Padahal tidak ada jaminan bahwa orang itu akan hidup sampai besok.

Rahasia umur dan nasib manusia berada di tangan Allah SWT. Ini sejalan dengan:

Al Hasan Al Bashri berkata, “Hati-hati dengan sikap menunda-nunda. Engkau sekarang berada di hari ini dan bukan berada di hari besok. Jika besok tiba, engkau berada di hari tersebut dan sekarang engkau masih berada di hari ini. Jika besok tidak menghampirimu, maka janganlah engkau sesali atas apa yang luput darimu di hari ini.”[Dinukil dari Ma’alim fii Thoriq Tholabil ‘Ilmi, Dr. ‘Abdul ‘Aziz bin Muhammad bin ‘Abdillah As Sadhaan, 30] 

3.       Termasuk Akhlak yang Buruk

Menunda pekerjaan juga termasuk akhlak buruk dan tak akan bermanfaat apapun. Perbuatan ini pun termasuk dalam memperpanjang waktu dalam kejelekan dan mempersingkat waktu dalam kebaikan.

orang ADHD suka menunda-nunda

Allah SWT berfirman:

 “Dan jangan sekali-kali kamu mengatakan tentang sesuatu, ‘Sesungguhnya aku akan mengerjakan ini besok pagi, kecuali (dengan menyebut) ‘Insya Allah.’ Dan ingatlah kepada Tuhanmu jika kamu lupa dan katakanlah, ‘Mudah-mudahan Tuhanku akan memberiku petunjuk kepada yang lebih dekat kebenarannya dari pada ini.’” (Qs. Al-Kahfi [18]: 23-24).

Sobat Cahaya Islam, demikian beberapa pandangan islam terhadap orang yang suka menunda-nunda. Semoga Sobat tidak termasuk orang seperti itu, dan mari kita doakan agar ada solusi bagi orang ADHD suka menunda-nunda.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY